Siswoyo Siswoyo
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta, Jl. Pemuda No. 10 Rawamangun, Jakarta Timur 13220

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATA PELAJARAN FISIKA ANTARA YANG MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E DAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI SMA Putri Sukaesih; Siswoyo Siswoyo; I Made Astra
PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) Vol 4 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL FISIKA (E-JOURNAL) SNF2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.801 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah model pembelajaran yang lebih baik untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada mata pelajaran fisika antara model Learning Cycle 7E dan model Problem Based Learning. Penelitian dilaksanakan di SMAN 31 Jakarta pada bulan April-Mei 2015. Sampel diperoleh dengan teknik Purposive Random Sampling. Metode pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan proses sains berbentuk pilihan ganda beralasan. Rata-rata nilai pretest dan posttest keterampilan proses sains pada kelas eksperimen I berturut-turut yaitu 52,64 dan 68,65, sedangkan rata-rata nilai pretest dan posttest keterampilan proses sains pada kelas eksperimen II berturut-turut yaitu 51,60 dan 62,03. Hasil perhitungan normalitas baik data pretest maupun posttest di kedua kelas eksperimen dengan menggunakan uji Chi Kuadrat diperoleh bahwa data berdistribusi normal. Hasil perhitungan homogenitas kedua kelas menggunakan uji-F berdasarkan data pretest menunjukkan data yang homogen, namun berdasarkan data posttest menunjukkan data tidak homogen. Dengan begitu untuk melakukan uji hipotesis menggunakan Uji-T dengan data tidak homogen. Dari hasil perhitungan didapatkan harga . Selanjutnya dibandingkan dengan harga dengan ketentuan , dan kesalahan yang ditetapkan sebesar 5%, maka harga yaitu . Karena harga harga maka diperoleh kesimpulan bahwa model Learning Cycle 7E dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa lebih tinggi dibandingkan model Problem Based Learning di SMA. Sehingga, model Learning Cycle 7E merupakan model yang lebih baik digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada mata pelajaran fisika di kelas dibanding model Problem Based Learning. Keywords: Science Process Skills, Learning Cycle 7E, Problem Based Learning.