Abstrak Elektronik modul atau E-Modul merupakan bahan ajar yang dapat menampilkan gambar, video, animasi dan simulasi, sehingga dapat menjelaskan materi fisika yang bersifat abstrak. Ketersedian e-modul fisika di beberapa sekolah masih terbatas. Android merupakan sistem operasi yang dapat digunakan dalam pembelajaran fisika. Penggunaan teknologi menjadi maksimal diperlukan juga model pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam fisika adalah Hybrid-PBL. Model ini gabungan dari metode ceramah dan problem based learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan bahan ajar di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan angket dengan responden 14 guru fisika yang tersebar dibeberapa daerah di Indonesia. Berdasarkan hasil angket analisis kebutuhan, guru membutuhkan e-modul berbasis android dengan model Hybrid-PBL pada materi gelombang bunyi. Kata-kata kunci: e-modul, android, hybrid-PBL. Abstract Electronic modules or E-Modules are teaching materials that can display images, videos, animations, and simulations to explain abstract physics material. The availability of physics e-modules in some schools is still limited. Android is an operating system that can be used in learning physics. To maximize the use of technology, the teacher also needs a learning model. One of the learning models that can be applied in physics is Hybrid-PBL. This model combines the lecture method and problem-based learning (PBL). This study aims to determine the need for teaching materials in schools. This research uses a descriptive way. Data were collected using a questionnaire with 14 physics teachers as respondents spread across several regions in Indonesia. Based on the needs analysis questionnaire results, teachers need an Android-based e-module with the Hybrid-PBL model on sound wave material. Keywords: e-modules, android, hybrid-PBL.