p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Matlamat Minda
Asruari Misda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SUSUR GALUR STUDI ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT MELAYU DESA KELAPAPATI KABUPATEN BENGKALIS Prayugo yugo; Asruari Misda; Desi Pajrianti
Matlamat Minda Vol 2, No 1 (2022): VOL. 2 NO. 1 JULI 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.768 KB) | DOI: 10.56633/jdki.v2i1.391

Abstract

Islam sebagai agama yang universal (rahmatan lil’alamin) memiliki sifat mudah beradaptasi untuk tumbuh di segala tempat dan waktu, salah satunya dalam perkawinan. Bagi suku bangsa yang memiliki adat dan budaya, perkawinan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi manusia dalam kehidupan yang dilaksanakan dalam suatu upacara yang terhormat serta mengandung unsur sakral di dalamnya termasuk adat perkawinan Masyarakat Melayu. Perkawinan adalah sebuah institusi sosiobudaya dalam Adat Melayu, yang berfungsi utama untuk melanjutkan generasi Masyarakat Melayu agar berkembang dan mengikuti sunatullah. Ini juga sejalan dengan konsep Tidak Melayu hilang di Bumi. Begitu pentingnya perkawinan ini dalam Adat- Istiadat Melayu, sehingga upacaranya sendiri memiliki tahapan-tahapan yang begitu rinci, unik, menarik, dan eksotik. Tujuan dari studi Adat perkawinan Masyarakat Melayu ini adalah untuk mengetahui prosesi adat perkawinan malayu di Desa Kelapapati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif diskriptif, yaitu peneliti melakukan wawancara kepada masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama yang mengetahui tentang adat istiadat perkawinan melayu. Hasil penelitian menununjukan bahwa dalam Adat Perkawinan Masyarakat Melayu terdapat tiga tahapan yaitu tahap sebelum perkawian, Prosesi Adat Persiapan Perkawinan dan tahap setelah perkawinan.
SUSUR GALUR STUDI ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT MELAYU DESA KELAPAPATI KABUPATEN BENGKALIS Prayugo yugo; Asruari Misda; Desi Pajrianti
Jurnal Matlamat Minda : Manajemen Dakwah Vol 2 No 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Juli 2022
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jdki.v2i1.391

Abstract

Islam sebagai agama yang universal (rahmatan lil’alamin) memiliki sifat mudah beradaptasi untuk tumbuh di segala tempat dan waktu, salah satunya dalam perkawinan. Bagi suku bangsa yang memiliki adat dan budaya, perkawinan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi manusia dalam kehidupan yang dilaksanakan dalam suatu upacara yang terhormat serta mengandung unsur sakral di dalamnya termasuk adat perkawinan Masyarakat Melayu. Perkawinan adalah sebuah institusi sosiobudaya dalam Adat Melayu, yang berfungsi utama untuk melanjutkan generasi Masyarakat Melayu agar berkembang dan mengikuti sunatullah. Ini juga sejalan dengan konsep Tidak Melayu hilang di Bumi. Begitu pentingnya perkawinan ini dalam Adat- Istiadat Melayu, sehingga upacaranya sendiri memiliki tahapan-tahapan yang begitu rinci, unik, menarik, dan eksotik. Tujuan dari studi Adat perkawinan Masyarakat Melayu ini adalah untuk mengetahui prosesi adat perkawinan malayu di Desa Kelapapati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif diskriptif, yaitu peneliti melakukan wawancara kepada masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama yang mengetahui tentang adat istiadat perkawinan melayu. Hasil penelitian menununjukan bahwa dalam Adat Perkawinan Masyarakat Melayu terdapat tiga tahapan yaitu tahap sebelum perkawian, Prosesi Adat Persiapan Perkawinan dan tahap setelah perkawinan.