Dwi Purnamawati Widiastuti
Assessment Institute for Agricultural Technology of West Kalimantan, Jl. Budi Utomo No 45

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AKSELERASI ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI MELALUI DEMFARM VARIETAS UNGGUL BARU PADI DI KABUPATEN LANDAK KALIMANTAN BARAT Tietyk Kartinaty; Rustan Massinai; Dwi Purnamawati Widiastuti; Alisius Alisius
Journal TABARO Agriculture Science Vol 5, No 2: DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tabaro.v5i2.1018

Abstract

Demonstrasi Farming merupakan salah satu metode penyampaian hasil-hasil penelitian dan pengguna kepada petani dan pengguna lainnya melalui peragaan teknologi untuk mempercepat adopsi teknologi. Tujuan kegiatan mendiseminasikan inovasi teknologi varietas unggul baru padi melalui Demonstrasi Farming dalam rangka mempercepat adopsi teknologi. Kegiatan dilaksanakan di Kelompok Tani Nek Sama, Desa Aur Sampuk, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak dengan waktu pelaksanaan dimulai bulan Juni sampai dengan Oktober 2021.  Paket teknologi budidaya padi dilakukan dengan pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Variabel yang diamati meliputi : 1). Implementasi Inovasi Teknologi Demfarm Padi, 2). Produktivitas Padi dan 3). Penyebaran dan peluang Adopsi Teknologi. Hasil kegiatan Demfarm menunjukkan introduksi Varietas Unggul Baru (VUB) yang  dikombinasikan dengan pendekatan PTT mampu meningkatkan produktivitas padi untuk Varietas Inpari 32 sebesar 39,00 % dan Varietas Inpari 37 sebesar 33,33 % dibandingkan produktivitas teknologi eksisting petani.  Inovasi teknologi Demfarm Padi yang berpeluang untuk diadopsi meliputi; penggunaan varietas unggul (91,67 %), penggunaan benih bermutu/bersertifikat dan perlakuan benih (88,33 %), pengendalian hama terpadu sesuai OPT sasaran dengan pendekatan PHT (91,67 %), sistem olah tanah sempurna (81,67 %) dan sistem tanam bibit 2 – 3 batang per rumpun (76,67 %). Diseminasi teknologi melalui Demfarm Padi dan Temu Lapang memberikan respon yang baik kepada petani kooperator maupun petani lainnya baik di wilayah lokasi pelaksanaan maupun di luar wilayah pelaksanaan melalui keunggulan teknologi yang didemonstrasikan sehingga dapat dijadikan contoh dan media bagi pengguna teknololgi