Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Oceanography

SEBARAN KANDUNGAN TOTAL FOSFAT DAN KARBON ORGANIK DI PERAIRAN MUARA SUNGAI BANJIR KANAL TIMUR, SEMARANG Jayanti Wahyuning Diyat; Sri Yulina Wulandari; Muslim Muslim
Journal of Oceanography Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aliran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) merupakan salah satu jalur bagi masukan limbah domestik dan industri yang berpengaruh terhadap kondisi kualitas perairan pesisir Semarang Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran dari konsentrasi total fosfat dalam air dan total karbon organik dalam air dan sedimen dengan menggunakan metode kuantitatif melalui teknik analisa deskriptif. Hasil analisis menemukan bahwa sebaran konsentrasi total fosfat berfluktuatif, dengan konsentrasi berkisar 0,08 mg/l – 0,805 mg/l. Rata-rata konsentrasi fosfat anorganik dan fosfat organik berkisar 0,188 mg/l dan 0,142 mg/l. Sebaran karbon organik total dalam air semakin meningkat ke arah laut dan menurun di daerah sekitar muara. Adapun untuk konsentrasi tertinggi karbon organik dalam sedimen berada pada bagian muara sungai. Kisaran konsentrasi karbon organic total dalam air yakni 69,52 mg/l – 218,04 mg/l, sedangkan konsentrasi total karbon organik dalam sedimen berkisar 10% – 35%.
STUDI KANDUNGAN SENG DI AIR DAN SEDIMEN DI PERAIRAN MOROSARI, KECAMATAN SAYUNG, KABUPATEN DEMAK Iqbal Aditya Putra; Muslim Muslim; Sri Yulina Wulandari
Journal of Oceanography Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.896 KB)

Abstract

Perairan Morosari merupakan muara dari Sungai Sayung yang merupakan lintasan pembuangan limbah dari kawasan industri sepanjang Jl. Raya Semarang-Demak. Wilayah Perairan Morosari terletak dekat dengan pemukiman penduduk membuat wilayah perairan ini ramai akan aktivitas nelayan. Seng merupakan salah satu mikronutrien yang terdapat di laut yang memiliki peran penting bagi kehidupan ekosistem perairan laut. Metode yang digunakan adalah dengan metode deskriptif yang bertujuan membuat gambaran faktual, tentang obyek yang dikaji. Nilai konsentrasi seng terlarut berkisar 0,004 - 0,011 ppm saat surut dan saat pasang konsentrasi seng terlarut berkisar 0.003 - 0.008 ppm. Kandungan seng terlarut dengan konsentrasi tinggi terjadi pada stasiun 1, dan 2 baik dalam kondisi pasang maupun surut. Tingginya konsentrasi seng terlarut pada stasiun 7 saat surut dikarenakan daerah tersebut menjadi daerah pencarian kerang yang dilakukan dengan cara mengeruk sedimen sehingga terjadi resuspensi sedimen pada daerah tersebut. Nilai konsentrasi seng di sedimen berkisar 156,5-175,3 ppm. Kandungan seng di sedimen  tertinggi terdapat di daerah estuari (stasiun 1 dan 2). Konsentrasi seng di Perairan Morosari baik yang terlarut maupun di sedimen masih berada di bawah baku mutu yang ada.