Claim Missing Document
Check
Articles

PENDEKATAN REGRESI LINIER MULTIVARIAT UNTUK PEMODELAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DAN PERSENTASE PENDUDUK MISKIN DI JAWA TENGAH Abdul Hoyyi; Diah Safitri; Sugito Sugito; Alan Prahutama
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.622 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.6.2.2018.%p

Abstract

Model regresi multivariat merupakan model regresi yang dibangun dari beberapa variabel independen dan mempunyai variabel dependen lebih dari satu dengan setiap variabel dependen saling berkorelasi. Pada penelitian ini variabel dependennya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan jumlah penduduk miskin, sedangkan variabel independennya adalah upah minimum regional dan kepadatan penduduk. Data yangdigunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistika (BPS) Propinsi Jawa Tengah. Parameter pada model diestimasi dengan metode kuadrat terkecil. Berdasarkan hasil dan pembahasan, pada taraf signifikansi 5 % diperoleh hasil bahwa  variabel IPM  dan persentase penduduk miskin berdistribusi normal multivariat.Pengujian parameter model diperoleh bahwa koefisien variabel upah minimum regional dan kepadatan penduduk signifikan terhadap model. Pengujian asumsi normalitas, homoskedastisitas dan nonautokorelasi memberikan kesimpulan eror berdistribusi normal multivariate, tidak terjadi autokorelasi dan varian dari eror homogen. Hasil akhir memberikan kesimpulan bahwa variabel upah minimum regional dan kepadatanpenduduk dapat menjelaskan Indeks Pembangunan Manusia dan persentase penduduk miskin sebesar 70,11 %.  Kata kunci : Regresi multivariat, IPM, BPS.
PEMODELAN INFLASI DAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN MENGGUNAKAN REGRESI NONPARAMETRIK BIRESPON SPLINE TRUNCATED DENGAN PEMBOBOT INVERS MATRIKS VARIANSI-KOVARIANSI ERROR RESPON Rizky Dwi Rahmawati; Suparti Suparti; Alan Prahutama
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.217 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.7.1.2019.%p

Abstract

Bagi sebuah negara berkembang seperti Indonesia, kemajuan perekonomian menjadi isu terpenting yang selalu mendapatkan perhatian besar dari pemerintah negaranya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menjadikan negaranya sebagai negara maju yang mensyaratkan adanya kemajuan di bidang ekonomi. Kemajuan di bidang ekonomi dapat ditandai dengan adanya pasar modal yang tumbuh dan berkembang dengan baik yang dicerminkan melalui IHSG, serta tinggi-rendah dan stabilnya inflasi yang merupakan indikator stabilitas perekonomian. Pergerakan inflasi dan IHSG dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jumlah uang beredar dan kurs. Pemodelan inflasi dan IHSG dilakukan dengan pendekatan regresi nonparametrik birespon spline truncated dengan pembobot invers matriks variansi-kovariansi error respon. Pendekatan ini dilakukan karena antara inflasi dengan IHSG terdapat adanya korelasi, baik secara logika maupun matematis serta pola data yang diperoleh tidak menunjukkan pola hubungan tertentu. Model birespon spline truncated terbaik sangat bergantung pada penentuan orde dan titik knot optimal yang memiliki nilai MSE minimum. Model regresi birespon spline truncated terbaik pada penelitian ini terletak pada orde 2 untuk respon 1 dan respon 2 dengan 4 titik knot untuk masing-masing variabel prediktor dan nilai MSE sebesar 4781,697. Prediksi terhadap data out sample menghasilkan nilai MAPE sebesar 43,446%, sehingga model tersebut memiliki kemampuan yang cukup baik dalam peramalan.
ESTIMASI PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL BLACKLITTERMAN PADA DATA HARGA SAHAM DI JAKARTA 1,2 ISLAMIC INDEX PERIODE 2009-2013 Alan Prahutama; - Sugito
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.711 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.3.1.2015.%p

Abstract

Pembentukan portofolio merupakan salah satu cara meminimalkan risiko investasi.Salah satu metode untuk membentuk portofolio dari saham menggunakan Capital Asset Pricing Model (CAPM). Selanjutnya dari kombinasi portofolio yang terbentukmenggunakan analisis CAPM, perlu diketahui portolio yang mana yang akanmenghasilkan return yang optimal dengan resiko rendah. Salah satu metode untukmengetahui portofolio optimal adalah menggunakan model Black-Litterman. ModelBlack-Litterman merupakan metode yang mengoptimalkan keuntungan investor melalui pemberian proporsi modal yang berbeda pada masing-masing saham portofolio. Metode ini menggabungkan unsur data historis dan pandangan investor untuk membentuk prediksi baru tentang return portofolio sebagai dasar penyusunan model pembobot aset. Sedangkan salah satu metode untuk menghitung kinerja portofolio dengan menggunakan Indeks Jansen. Berdasarkan hasil yang didapat, portofolio optimal adalah portofolio dari SMGR, INTP, PTBA, ANTM, ITMG, KLBF. Estimasi Interval yang terbentuk sebesar 0.0018 <µ <0.0599
MODEL STOKHASTIK ANTRIAN NON POISSON PADA PELAYANAN PERBANKAN Sugito -; Alan Prahutama; Budi Warsito; Moch Abdul Mukid; Nia Puspita Sari
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.005 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.5.1.2017.%p

Abstract

Suatu proses secara umum terpisahkan menjadi dua jenis yaitu proses deterministik dan proses stokhastik. Pada proses stokastik bisa digolongkan menjadi 4 macam yaitu proses stokhastik dengan waktu diskrit dan ruang state diskrit, proses stokastik dengan waktu diskrit dan ruang state kontinu, proses stokastik dengan waktu kontinu dan ruang state kontinu serta proses stokastik dengan waktu kontinu dan ruang state diskrit. Proses stokhastik dengan ruang state diskrit dan waktu kontinu merupakan model matematik yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Secara matematik bentuk proses stokhastik yang seperti ini di antaranya adalah proses poisson. Dalam tulisan ini akan dibahas proses poisson antrian yaitu secara spesifik proses stokhastik antrian non poisson. Proses stokhastik antrian non poisson adalah merupakan model antrian (a,b,c)/(d,e,f) dimana notasi a dan b nya tidak berdistribusi poisson ataupun  tidak berdistribusi eksponensial. Secara spesifik  pada tulisan ini model antrian non poissonnya adalah  model antrian (M/G/c) : (GD/ dan Model antrian (G/G/c) : (GD/∞/∞). Untuk aplikasi model antrian non poisson ini diterapkan pada antrian teller di suatu bank di jawa barat. Sehingga diperoleh dua model antrian non poisson yaitu model antrian (M/G/3) : (GD/   dan model (G/G/c) : (GD/ .Kata Kunci : Stokhastik, Antrian, Non Poisson, Teller
ANALISIS ANTREAN DAN KINERJA SISTEM PELAYANAN GARDU TOL OTOMATIS GERBANG TOL MUKTIHARJO Erna Fransisca Angela Sihotang; Sugito Sugito; Moch. Abdul Mukid; Alan Prahutama
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.046 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.8.1.2020.%p

Abstract

Queue process is a process related to the arrival of customers in a service facility, waiting in line queue if it cannot be served, get service and finally leaves the facility after being served. Research on the queue process can be seen directly through the queue system at the automatic toll booth Muktiharjo. Queue models and their distribution were obtained using the Sigma Magic program. The model of the vehicle queue system at the Muktiharjo Automatic Toll Gate is (GAMM/ GAMM/ 4): (GD/ ∞/ ∞). Based on the values of the queue system performance measures obtained through the MATLAB GUI program as a whole it can be concluded that the queue of vehicles at the Muktiharjo Automatic Toll Gate has a condition where the average number of vehicles estimated in the system every 15 minutes is 25,5646 vehicles. The average number of vehicles in the queue system every 15 minutes is 24,5639 vehicles. The waiting time in the system is estimated to be around 7,99332 seconds. The estimated waiting time in line is around 7,68042 seconds. The queue system has a busy opportunity of 63.2849% and the remaining 36.7106% is a chance the queue system is not busy. The simulation of the vehicle queue system at the Automatic Toll Gate of Muktiharjo Toll Gate by using ARENA is optimal with the number of service points as many as 4 automatic toll booths.
RELIABILITAS SISTEM TIGA KOMPONEN TERSUSUN SERI TERHADAP PARALEL Sudarno Sudarno; Alan Prahutama; Fathimatuzzahra Syahrozad Nuroqi
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.728 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.6.1.2018.%p

Abstract

Reliabilitas merupakan peluang suatu unit atau komponen akan beroperasi dengan baik dalam jangka waktu tertentu di bawah kondisi pemakaian yang sesuai prosedur tanpa kegagalan. Reliabilitas komponen merupakan peluang komponen mampu hidup atau baru mati setelah waktu tertentu. Reliabilitas komponen dapat dipergunakan untukmenghitung reliabilitas sistem. Perhitunan reliabilitas sistem bergantung pada susunan komponen yang membentuk sistem tersebut. Susunan sistem dalam penelitian ini menggunakan seri terhadap paralel. Komponen elektronika berupa satu resistor dan dua LED yang membentuk lampu PCB. Data yang diambil merupakan waktu kegagalan komponen dan berupa data bangkitan. Untuk masalah ini diambil sebanyak 50 data dari masing-masing komponen. Uji kecocokan distribusi menggunakan metode AndersonDarling, sedangkan taksiran parameter distribusi menggunakan metode median rank regression estimation (MRRE) dan maximum likelihood estimation (MLE). Hasil yang didapat bahwa waktu kegagalan resistor berdistribusi Weibull, waktu kegalan LED1 berdistribusi normal dan waktu kegagalan LED2 berdistribusi lognormal. Estimasiparameter distribusi Weibull menggunakan MRRE didapat gˆ = 15,57 dan qˆ = 42999,12, estimasi parameter distribusi normal menggunakan MLE didapat mˆ = 40068,62 dan sˆ = 451,17 dan estimasi parameter distribusi lognormal menggunakan MLE didapat mˆl  = 10,60 dan sˆl  = 0,01. Secara umum dapat dikatakan bahwa baik untuk reliabilitas komponen maupun   reliabilitas   sistem   dengan   bertambahnya   waktu kegagalan berimplikasi menurunnya nilai reliabilitas.Kata kunci : Reliabilitas, Sistem seri terhadap paralel, Anderson-Darling.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGKA KEMATIAN BAYI DI JAWA TENGAH MENGGUNAKAN REGRESI GENERALIZED POISSON DAN BINOMIAL NEGATIF Alan Prahutama; Sudarno Sudarno; Suparti Suparti; Moch. Abdul Mukid
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.884 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.5.2.2017.%p

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) adalah banyaknya kematian bayi berusia dibawah satutahun, per 1000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu. Banyak faktor-faktor yangmempengaruhi angka kematian bayi antara lain karakteristik orang tua dam faktorlingkungan. Pada penelitian ini mengkaji faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhiangka kematian bayi. Metode yang digunakan adalah pemodelan regresi poisson,generalized poisson dan binomial negatif. Regresi generalized poisson dan binomialnegatif digunakan untuk mengatasi overdispesi dalam regresi Poisson. Pada pemodelan AKB dengan regresi poisson terjadi overdispersi sebesar 15.919. Variabel yang signifikan untuk pemodelan AKB menggunakan ketiga metode antara lain jumlah sarana kesehatan (RS dan Puskesmas) (X1); prosentase berperilaku hidup bersih dan sehat (X6); rata-rata lama pemberian ASI  (X9). Model terbaik adalah binomial negatif dengan nilai AIC sebesar 375.7. Kata kunci: Angka Kematian Bayi, Regresi Poisson, Generalized Poisson, BinomialNegatif
ANALISIS KEMENANGAN PEMILIHAN GUBERNUR (PILGUB) JAWA TENGAH 2013 DENGAN AUTOKORELASI SPASIAL Alan Prahutama
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.675 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.2.1.2014.%p

Abstract

Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokrasi, dimana sistem pemilihan kepala daerah dilakukan secara demokrasi. Oleh karena itu setiap calon gubernur dan wakil gubernur berlomba-lomba untuk menarik simpati masyarakat dalam pemilihan gubernur (Pilgub). Pilgub Jawa Tengah 2013 diikuti oleh 3 calon gubernur dan wakil gubernur yaitu Hadi-Don, Bibit-Sudijono, dan Ganjar-Heru. Terkadang aspek suatu wilayah pelu diperhitungkan untuk melihat karaketristik pemilih berdasarkan wilayah. Autokorelasi spasial mengkaji tentang hubungan antara lokasi yang dipengaruhi oleh lokasi disekitarnya. Metode pengujian autokorelasi spasial menggunakan metode Moran’s I, Moran’s scatterplot, dan LISA. Pada Pilgub Jawa Tengah 2013 hasil analisis indeks Moran’s dan LISA menunjukan bahwa setiap pasangan calon mempunyai autokorelasi spasial. Daerah yang mempunyai autokorelasi spasial untuk ketiga pasangan calon tersebut antara lain wilayah Wonogiri, Sukoharjo, Kota Surakarta, Klaten, Karanganyar.
PEMODELAN HARGA CABAI DI KOTA SEMARANG TERHADAP HARGA INFLASI MENGGUNAKAN REGRESI SEMIPARAMETRIK POLINOMIAL LOKAL Alan Prahutama; Suparti -
Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Department Statistics, Faculty Mathematics and Natural Science, UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.877 KB) | DOI: 10.26714/jsunimus.5.1.2017.%p

Abstract

Semarang merupakan ibu kota provinsi Jawa Tengah yang mengalami perkembangan perekonomian dan infrastruktur. Salah satu patokan atau tolak ukur perkembanganekonomi dan infrastruktur adalah nilai laju inflasi di kota Semarang. Nilai laju inflasi sangat mempengaruhi investor dalam menanamkan  modal atau investasinya. Nilai lajuinflasi sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor dan perkembangannya tergantung waktu. Misalnya meningkatnya harga cabai bisa menjadi penyebab naiknya laju inflasi, ketika bulan Ramadhan harga daging meningkat menyebabkan kenaikan laju inflasi. Hal yang menarik dalam hal ini adalah perkembangan harga cabai dalam  mempengaruhilaju inflasi. Oleh karena itu dikaji pemodelan harga cabai yang dipengaruhi oleh harga cabai sebelumnya dan nilai laju inflasi pada periode sebelumnya. Pemodelan yang dilakukan menggunakan pendekatan regresi semiparametrik, yang merupakan gabungan pemodelan parametrik (bentuk kurva diketahui) dengan nonparametrik (bentuk kurva tidak diketahui). Metode yang digunakan adalah polinomial lokal dengan fungsi kernel yang digunakan adalah Gaussian. Hasil yang didapat pemodelan regresi semiparametrik dengan komponen parametriknya linier, dengan badwidth 0.17 dan v 0 = 3.5 menghasilkan nilai R-square 51.61%.Kata Kunci: Harga Cabai, Inflasi, Regresi Semiparametrik, Polinomial Lokal
MANAJEMEN PRODUKSI PENGOLAHAN IKAN BANDENG DI KABUPATEN PATI UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK EKSPOR Sugito -; Alan Prahutama; Abdul Hoyyi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.871 KB)

Abstract

Central Java as one of the regions in Indonesia which has various food preparations. One typical souvenirs Semarang, which is the capital of Central Java province is milkfish presto, milkfish brains, chips and shredded milkfish milkfish. Aquaculture fish of the largest in Central Java is located in Pati regency. One of the famous places that serve as souvenirs of milkfish is Juwana area, Pati. Many SMEs (Small and Medium Enterprises) in Pati engaged in the processing of aquaculture fish, one of which is milkfish presto. In this paper, the researchers took two of SMEs as a form of field studies engaged in the processing of fish. SMEs are SMEs milkfish Presto twin source of fortune and SMEs banding without thorns excellent. Both of us empower SMEs for the development of export products. In the first year field study outcome shows that the manufacture of standard operating procedures (SOP) and product diversification is the first step the product criteria ekspor. Also marketing techniques is an important factor in the expansion of the market.Keywords: Processed milkfish; Diversification of products; marketing Management; SOP; SME in Pati.