Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DEVELOPMENT OF POP UP BOOK MEDIA LEARNING GEOGRAPHY IN PRINGSEWU SENIOR HIGH SCHOOL Pargito Pargito; Zulkarnain Zulkarnain; Dedy Miswar; Nani Suwarni; Eni Ayu Lestari
Journal Learning Geography Vol 2, No 1 (2021): Journal Learning Geography (JLG)
Publisher : Journal Learning Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to develop Pop Up Book learning media in learning geography in high school. The research method used is Research and Development (RD) research with Borg Gall development procedures with seven steps that have been modified by researchers, namely: Research and information, Planning, Developing Preliminary From of Product, Preliminary Field Testing, Main Product Revison, Main Field Product Revision Testing and Operations. The results of this study to assess the feasibility of instructional media materials experts at 81 , 76 %, 93.3% of media experts, linguists 95%. Validation in a broader context teachers get a score of 93.18% and students get a score of 92.67% presentation results exceed 80% in the learning media category feasible to use. In the T-test calculation, the value of sig (2-tailed) is 0,000, which means the value of 0,000 is smaller than 0.005. Thus there is the influence of understanding the concept after using Pop Up Book learning media and before using.Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran Pop Up Book dalam pembelajaran geografi di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (RD) dengan prosedur pengembangan Borg Gall dengan tujuh langkah yang telah dimodifikasi oleh peneliti yaitu: Research and information, Planning, Develop Preliminary From of Product, Preliminary Field Testing, Main Product Revison, Main Field Testing dan Operational Product Revision. Hasil penelitian ini menilai kelayakan media pembelajaran dari ahli materi sebesar 81,76%, ahli media 93,3%, ahli bahasa 95%. Validasi dalam konteks yang lebih luas guru mendapatkan skor 93,18% dan siswa mendapatkan skor 92,67% hasil presentasi melebihi 80% di kategorigan media pembelajaran layak digunakan. Pada perhitungan T-test didapakan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya nilai 0,000 lebih kecil dari pada 0,005. Dengan demikian terdapat pengaruh pemahaman konsep setelah menggunakan media pembelajaran Pop Up Book dan sebelum menggunakan.
Utilization of CANVA as a Learning Media for Social Studies Ilah Armilah; Dedy Miswar; Mona Adha, Muhammad
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v2i4.1691

Abstract

The aim of this study is to explain the utilization of Canva which can be used as a learning media in Social Studies (IPS) subjects along with the stages of its creation. The research method used is a literature study. Library or library research can be interpreted as a series of activities relating to methods of collecting library data, reading and taking notes and processing research materials. Canva is a web-based graphic design tool that allows users to create digital and print images by customizing social media pages, enhancing blog posts, and creating printable materials. With the various templates provided by Canva or by designing your own, Canva can be used as a learning medium and make teaching and learning activities in class more interesting.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PELAYANAN KELURAHAN KOTA KARANG BERBASIS WEB Evania Intiha; Dedy Miswar; Angga Ramadhan Prasetyo
Jurnal Sumbangsih Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Sumbangsih
Publisher : LPPM Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era pandemi COVID-19 saat ini, pelayanan masyarakat menjadi suatu hal yang tidak dapat dihentikan. Kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh kantor-kantor pelayanan masyarakat harus mendatangi tempat secara langsung. Salah satunya yaitu kantor Kelurahan Kota Karang yang terletak di Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung. Dalam pelayanan pada kantor - kantor di Provinsi Lampung belum menggunakan sistem sehingga proses pelayanan tersebut masih dilakukan secara manual dan dilakukan secara langsung. Pelayanan yang dilakukan secara manual dalam bentuk arsip-arsip, seringkali terjadi kesalahan bahkan ada arsip data yang hilang atau rusak karena terlalu banyaknya arsip yang ada. Jika ada arsip yang diperlukan, pencarian arsip membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga dapat menghambat pekerjaan lain. Pelayanan yang dilakukan secara langsung juga dapat menimbulkan kemungkinan terbentuknya cluster COVID-19 yang baru. Belum adanya sistem informasi pelayanan pada Kantor Kelurahan Kota Karang, menjadikan pencatatan dan penyimpanan data pelayanan menjadi kurang efisien. Berdasarkan pemaparan diatas, maka permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan melakukan rancang bangun sistem informasi pelayanan Kelurahan Kota Karang berbasis Website.