Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemetaan SMA dan SMK Berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan, Proses, Pembiayaan Pendidikan, dan Penilaian Pendidikan Menggunakan Analisis Biplot di Kabupaten Minahasa Tenggara Melky Sepang; Djoni Hatidja; Yohanes Langi
d\'Cartesian: Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol. 4 No. 2 (2015): September 2015
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/dc.4.2.2015.10122

Abstract

Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara belum memiliki data tentang standar nasional pendidikan, maka penelitian mengenai standar nasional pendidikan perlu dilakukan.  Tujuan penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan mutu SMA/SMK di Kabupaten Minahasa Tenggara berdasarkan indikator standar nasional pendidikan, yaitu: Standar Kompetensi Lulusan,Standar Proses, Standar Pembiayaan Pendidikan dan Standar Penilaian Pendidikan (Standar Nasional Pendidikan); 2) melakukan pemetaan keunggulan dan kekurangan masing-masing SMA/SMK di Kabupaten Minahasa Tenggara berdasarkan indikator standar Nasional Pendidikan dengan menggunakan analisis Biplot.  Analisis Biplot merupakan penyajian grafik dua dimensi yang menampilkan secara simultan objek pengamatan (SMA/SMK) dan peubah (indikator Standar Nasional Pendidikan).  Gambaran umum SMA/SMK berdasarkan peubah-peubah standar pendidikan diharapkan dapat memberikan informasi tentang mutu masing-asing SMA/SMK di Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini akan dilaksanakan dengan mengambil data primer di 15 SMA/SMK yang berada di Kabupaten Minahasa Tenggara dan data sekunder di Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Minahasa Tenggara. Peubah-peubah yang diamati adalah Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan Pendidikan dan Standar Penilaian Pendidikan. Data akan dianlisis dengan menggunakan perangkat Komputer. Hasilnya, menunjukan bahwa SMA/SMK di kabupaten Minahasa Tenggara sudah mempunyai kualitas yang cukup baik SMK 1 Ratahan memiliki siswa terbanyak dari sekolah-sekolah lain dengan jumlah 684 siswa sedangkan SMK Muhamadyah Ratatotok memiliki siswa paling sedikit yaitu 16 siswa dikarenakan sekolah ini baru dibuka dan baru mempunyai siswa kelas X.Hampir Semua sekolah di kabupaten Minahasa Tenggara memiliki biaya pendidikan berasal dari dana bos, bosda dan komite. Kecuali SMK Muhamadyah yang memiliki biaya pendidikan berasal dari muhamadyah. Kata kunci: Analisis Biplot, Standar Nasional Pendidikan
Penggunaan Analisis Biplot Untuk Memetakkan Sekolah Dasar Di Kabupaten Minahasa Tenggara Berdasarkan Indikator Stándar Nasional Pendidikan Djoni Hatidja; Lidya Momuat
d\'Cartesian: Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol. 6 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/dc.6.2.2017.18626

Abstract

Jumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara yaitu 97 buah.  Database yang akurat mengenai mutu pendidikan SD di Kabupaten minahasa Tenggara sampai saat ini belum tersedia. Oleh karena itu, maka perlu dilakukan penelitian untuk memperoleh database mutu pendidikan pada sekolah-sekolah khususnya SD di Kabupaten Minahasa Tenggara (MITRA). Tujuan penelitian ini adalah:        1) mendeskripsikan mutu SD-SD di Kabupaten Minahasa Tenggara berdasarkan indikator standar nasional pendidikan, yaitu: Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan Pendidikan dan Standar Penilaian Pendidikan (Standar Nasional Pendidikan); 2) melakukan pemetaan kelebihan dan kekurangan masing-masing SD di Kabupaten Minahasa Tenggara berdasarkan indikator standar Nasional Pendidikan dengan menggunakan analisis Biplot.; 3) Membuat model untuk memprediksi Mutu Pendidikan SD di Kab. MITRA.    Penelitian ini dilaksanakan dengan mengambil data primer di 30 SD yang berada di Kabupaten Minahasa Tenggara dan data sekunder di Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Minahasa Tenggara. Peubah-peubah yang diamati adalah Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan Pendidikan dan Standar Penilaian Pendidikan. Data akan dianlisis dengan menggunakan perangkat lunak Minitab 15 dan SAS 9.13.  Hasilnya menunjukkan bahwa 30% Sekolah Dasar (SD) terakreditasi A, 46,67%  terakreditasi B dan yang belum terakreditasi sebesar 23,33%.  SD Negeri 1 Liwutung mempunyai nilai akreditasi tertinggi, yaitu sebesar 91.  SD GMIM Ratahan memiliki skor tertinggi pada standar kompetensi lulusan, standar isi dan standar pengelolaan.  SD Negeri 1 Mundung memiliki skor tertinggi pada standar isi.  SD Negeri 2 Liwutung memiliki skor tertinggi pada standar pendidik dan tenaga kependidikan.  Sedangkan SD Negeri 1 Tababo, SD GMIM Bunag, SD Negeri 1 Tondanouw, dan SD Negeri 1 Tombatu memiliki skor tertinggi masing-masing untuk standar proses proses, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan pendidikan serta standar penilaian pendidikan.  Model untuk memprediksi nilai akreditasi SD di Kabupaten Minahasa Tenggara adalah: AKRED = 96.206 - 0.643 X1 - 0.026 X2 + 0.42 X3 + 0.103 X4 – 0.00007 X5 + 0.33 X6 + 0.00005X7 – 3.01 X8.Kata kunci:           Analisis Biplot, Sekolah Dasar, Akreditasi Sekolah, Kabupaten Minahasa Tenggara,Standar Nasional Pendidikan
Analisis Regresi Logistik Biner Untuk Menentukan Kepuasan Pasien Rawat Inap Terhadap Kualitas Layanan Rumah Sakit Umum Daerah Tobelo Richard Wadui; John S. Kekenusa; Djoni Hatidja
d\'Cartesian: Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol. 13 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/dc.13.1.2024.52520

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk (1) Menentukan persamaan regresi logistik biner pada kualitas layanan di Rumah Sakit Umum Daerah Tobelo terhadap kepuasan pasien rawat inap dan (2) Menentukan Variabel apa saja yang memengaruhi kepuasan pasien rawat inap terhadap kualitas layanan di Rumah Sakit Umum Daerah Tobelo. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah propotional sampling sebanyak 100 sampel. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode analisis regresi logistik biner maka diperoleh model regresi logistik biner Log π(x_i)=-25,107+0,340X_1+0,486X_2-0,207X_3+0,412X_4+0,093X_5. Dilihat bahwa variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pasien rawat inap adalah variabel tangibles (????1), reliability (????2) dan assurance (????4).
Sistem Point of Sale (POS) Berbasis Andoid Menggunakan Barcode pada Umkm Kue Tradisional (Studi Kasus: Toko Kue Fahril Tanawangko Desa Borgo) Arilaha, Fadilah; Djoni Hatidja; Eliasta Ketaren
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 3 (2026): September : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v5i3.7870

Abstract

Toko Kue Fahril merupakan UMKM yang bergerak di bidang penjualan kue tradisional di Desa Borgo. Proses transaksi yang masih dilakukan secara manual menimbulkan kendala, seperti kesalahan pencatatan, kesulitan pengelolaan stok, dan risiko kehilangan data penjualan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem Point of Sale (POS) berbasis Android menggunakan barcode scanner pada Toko Kue Fahril. Metode yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian berupa aplikasi POS berbasis Android yang dilengkapi fitur barcode scanner, pengelolaan produk dan stok, transaksi penjualan, diskon otomatis, laporan penjualan, serta fitur backup dan restore data menggunakan Firebase Firestore. Sistem menggunakan SQLite sebagai database utama sehingga dapat beroperasi secara offline, sedangkan Firestore digunakan sebagai penyimpanan cadangan (cloud) untuk menjaga keamanan data. Sistem yang dibangun membantu proses transaksi, pengelolaan stok, dan penyimpanan data penjualan secara digital.