Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat menulis puisi siswa kelas kelas VIII SMPN I koto XI Tarusan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perbedaan keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII SMPN I koto XI Tarusan sebelum dan setelah menggunakan model pengajaran langsung berbantuan media gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pra-eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian terhadap keterampilan menulis puisi sebelum dan setelah menggunakan model pengajaran langsung berbantuan media gambar dapat disimpulkan beberapa hal berikut ini. Pertama, keterampilan menulis puisi sebelum menggunakan model pengajaran langsung berbantuan media gambar siswa kelas VIII SMPN I Koto XI Tarusan berada pada rentangan 36-45 kualifikasi kurang dengan nilai rata-rata 44,14. Kedua, keterampilan menulis puisi setelah menggunakan model pengajaran langsung berbantuan media gambar siswa kelas VIII SMPN I Koto XI Tarusan berada pada rentangan 66-75 kualifikasi lebih dari cukup dengan nilai rata-rata 75,52. Ketiga, terdapat perbedaan yang signifikan dari sebelum menggunakan model pengajaran langsung berbantuan media gambar dan setelah menggunakan model pengajaran langsung berbantuan media gambar dalam pembelajaran keterampilan menulis puisi dari hasil uji-t pada taraf 0,05 dengan thitung = (59,2) > ttabel = (1,30). Dengan kata lain, H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, model pengajaran langsungberbantuan media gambar tepat digunakan dalam pembelajaran menulis puisi.Â