Berbicara (speaking) merupakan suatu keahlian penting yang harus dikuasai dengan baik oleh semua siswa dalam belajar bahasa inggris karena berbicara merupakan proses komunikasi untuk mengekpresikan ide, pendapat dan perasaan kepada orang lain. Namun pada kenyataannya, banyak siswa terutama siswa sekolah menengah atas tidak bisa berbicara menggunakan bahasa inggris dengan baik walaupun mereka sudah mempelajarinya mulai dari sekolah dasar. Mereka tidak bisa berbicara berbahasa inggris bukan hanya dengan gurunya namun juga dengan temannya. Untuk dapat membuat siswa mau dan bisa berbicara bahasa inggris dengan baik, guru harus bisa menggunakan strategi pembelajaran yang tepat dan menarik bagi siswa dalam pengajaran berbicara tersebut. Ada beberapa strategi yang bisa digunakan dalam pengajaran bahasa inggris kuhususnya dalam pengajaran berbicara, dua diantaranya: hassle lines and thought tracking strategy. Strategi hassle lines adalah strategy pertama yang bagus untuk meningkatkan kreatifitas siswa dalam berbicara secara berpasangan. Dalam strategi ini guru akan membagi siswa ke dalam dua garis, jadi siswa yang saling berhadapan itulah lawan/partner mereka setelah itu mereka harus membuat sebuah scenario berdasarkan tema yang telah di berikan guru. Kemudian skenario tersebut harus di tampilkan melalui sebuah drama, dimana guru harus membangkitkan emosi siswa atau turut melibatkan perasaan siswa dalam bermain drama tersebut. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan strategi-strategi tersebut dalam pengajaran berbicara dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam berbicara.