Teni Trijayanti B41110025
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN SPIP ATAS PROSEDUR PENGELUARAN KAS DI BIRO PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT B41110025, Teni Trijayanti
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan keuangan daerah harus memiliki sistem dan prosedur yang baik sehingga tidak terjadi tindakan penyelewengan dan penyalahgunaan  dana. Pemerintahan yang baik setidaknya ditandai dengan tiga elemen yaitu transparansi, partisipasi dan akuntabilitas. Penelitian ini dilakukan pada Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Jenis data yang digunakan data kualitatif yaitu berupa dokumen serta informasi yang diperoleh langsung dari Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  apakah penerapan sistem pengendalian intern pemerintah atas prosedur pengeluaran kas di Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat sudah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Serta bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan atas prosedur pengeluaran kas di Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern pemerintah atas prosedur pengeluaran kas di Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan Barat sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Dalam pelaksanaan pengeluaran kas telah didukung dengan dokmen terkait yaitu Salinan Surat Penyediaan Dana (SPD), Surat Permintaan Pembayaran (SPP), Surat Perintah Membayar (SPM), Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), dan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) disertai dengan dokumen transaksi untuk melengkapi prosedur pengeluaran kas. Serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi dalam penerapan atas prosedur pengeluaran kas di Biro Perekonomian dan Pembangunan SETDA Provinsi Kalimantan  Barat meliputi, terbatasnya SDM yang kompeten, kesalahan dalam menerjemahkan perintah dan pengabaian manajemen.   Kata kunci: analisis, penerapan, sistem, pengendalian intern, prosedur, pengeluaran, kas