Yakob Arfin Tyas Sasongko
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diaspora Madura : Social Capital Analysis in The Business in Informal Sector of Madura Migrants in Tanah Sareal Subdistrict, Bogor District, West Java Arfin Tyas Sasongko, Yakob; Wahyuni, Ekawati S
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 1 No. 1 (2013): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.73 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i1.9390

Abstract

Madura merupakan salah satu suku di Indonesia yang memiliki tingkat mobilitas yang tinggi. Ciri migrasi yang dilakukan orang madura yakni pola afiliasi saluran migrasi. Di tempat tujuan, Migran Madura mengembangkan usaha pada sektor informal, yakni usaha dagang barang bekas. Modal sosial berperan pada usaha tersebut, sehingga usaha tersebut berkembang hanya diantara migran madura. Modal sosial terdiri dari jaringan,kepercayaan dan norma. Jaringan sosial migran Madura tergolong sempit, namun simpul yang paling berperan dalam perolehan bahan baku dan modal adalah teman kerja dan perkumpulan migran Madura. Tingkat kepercayaan yang dimiliki migran Madura tergolong rendah, Hal ini dikarenakan kepercayaan yang dibangun baik hanya pada sesama migran Madura, sementara kepercayaan migran Madura terhadap masyarakat setempat tergolong rendah. Peraturan yang harus ditaati oleh sesama migran Madura dalam menjalankan usaha sektor informal adalah sikap saling menghargai usaha yang dimiliki oleh orang madura lainnya. Hal tersebut diperlukan untuk menghindari konflik yang dapat menurunkan solidaritas antar migran Madura. Namun walaupun migran Madura memilihi keterbatasan pada aspek keuangan dan modal manusia, usaha mereka tetap dapat tumbuh dan berkembang diantara sesama migran Madura dikarenakan modal sosial yang mereka miliki. Kata kunci : migrasi berantai, migran madura, modal sosial, sektor informal