Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : eCo-Buss

Faktor Penentu Audit Report Lag: Bukti Dari Perusahaan Pertambangan di Bursa Efek Indonesia Zulfa, Indana; Setyawan, Hendri
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2895

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi Audit Report Lag (ARL) pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021-2023. ARL sendiri merujuk pada selang waktu antara berakhirnya tahun fiskal dan tanggal diterbitkannya laporan audit independen. Dalam studi ini, digunakan lima variabel independen, yaitu ukuran komite audit (Audit Committee Size), keahlian komite audit (Audit Committee Expertise), frekuensi rapat komite audit (Audit Committee Meeting Frequency), reputasi auditor (Audit Reputation), serta auditor spesialis industri (Industry Specialist Auditor). Pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling, yang menghasilkan 119 data observasi. Analisis data melalui regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa ukuran komite audit, keahlian anggota komite audit, serta keberadaan auditor spesialis industri tidak memberikan pengaruh signifikan pada Audit Report Lag. Namun, Audit Committee Meeting Frequency berkontribusi positif pada ARL, sedangkan Audit Reputation berkontribusi negatif dan signifikan pada ARL. Temuan ini menegaskan pentingnya efektivitas pengawasan audit dan reputasi auditor dalam mempercepat proses pelaporan keuangan. Penelitian ini berlandaskan pada teori keagenan, yang menjelaskan bagaimana peran komite audit dan auditor dalam meminimalkan ketidakseimbangan informasi antara pihak manajemen dan para pemangku kepentingan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan, auditor, maupun investor dalam memahami elemen-elemen yang memengaruhi ketepatan waktu dalam penyampaian laporan keuangan.