This Author published in this journals
All Journal Kreatif
Wem Wewa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI TRIGONOMETRI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 PALU MELALUI PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING Wewa, Wem
Kreatif Vol 18, No 1 (2015)
Publisher : Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.932 KB)

Abstract

Abstrak : Telah dilakukan Penelitian untuk meningkatkan hasil belajar matematika untuk materi trigonometri di kelas X, melalui pendekatan “ Penerapan metode penemuan terbimbing . Penelitian ini mengikuti pola penelitian tindakan kelas ( Classroom Aktion Research ) dan dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahapan meliputi : 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Pengamatan ( Obserwasi). 4) Refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Palu kelas X6 semester genap tahun pelajaran 2012 / 2013, dengan jumlah siswa 40 orang. Pengambilan data menggunakan lembar observasi dan Lembar Kerja Siswa (LKS), dengan indikator keberhasilan untuk aktifitas belajar yang ditetapkan adalah aktifitas Tanya jawab, mengerjakan dan mendiskusikan LKS dalam kelompok, mempraktekan langkah-langkah penemuan terbimbing dan menyimpulkan materi bersama-sama. Aktifitas lainnya yang dilihat dalam menyajikan hasil kerja kelompok didepan kelas dan mengemukakan pendapat dalam diskusi dengan kelompok lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa: ( 1 ) Rata-rata terjadi peningkatan dari siklus I pada aktivitas Tanya jawab 47,4 % menjadi 64,17 % pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 16,77 %. ( 2 ) Aktifitas mengerjakan dan mendiskusikan LKS dari Siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 11,5 % Yaitu dari 75 % pada siklus I dan 86.5 % pada siklus II. (3) Aktivitas siswa dalam mempraktekan langkah-langkah metode penemuan terbimbing sesuai petunjuk LKS terjadi peningkatan 6,66 % dari 71,67 % pada siklus I menjadi 78,33 % pada siklus II. (4) Pada aktivitas penyajian hasil kerja kelompok didepan kelas hanya terjadi peningkatan 0,13% yaitu dari 20 % pada siklus I menjadi 21,13 % pada siklus II.(5) Mengemukakan pendapat dalam diskusi dengan kelompok lain meningkat 2,5 % dari 14,17 % pada siklus I menjadi 16,67 % pada siklus II. (6) Aktivitas menyimpulkan materi pelajaran meningkat 42,5 % dari 33,33 % pada siklus I menjadi 75,83 % pada siklus II. Aktivitas belajar siswa dengan menggunakan pendekatan metode penemua terbimbing meningkat dari siklus I ke siklus II, dengan meningkatnya aktivitas tersebut membawa peningkatan pula pada hasil belajarnya untuk materi Trigonometri di Kelas X, oleh karenanya sangat diperlukan kajian pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inovatif terus digalakkan agar ditemukan satu pola yang representatif untuk dapat meningkatkan hasil belajar dan aktifitas belajar yang lebih baik. Kata Kunci : Aktivitas , Pembelajaran Matematika.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI TRIGONOMETRI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 PALU MELALUI PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING Wewa, Wem
Kreatif Vol 18, No 1 (2015)
Publisher : Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.932 KB)

Abstract

Abstrak : Telah dilakukan Penelitian untuk meningkatkan hasil belajar matematika untuk materi trigonometri di kelas X, melalui pendekatan “ Penerapan metode penemuan terbimbing . Penelitian ini mengikuti pola penelitian tindakan kelas ( Classroom Aktion Research ) dan dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahapan meliputi : 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Pengamatan ( Obserwasi). 4) Refleksi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Palu kelas X6 semester genap tahun pelajaran 2012 / 2013, dengan jumlah siswa 40 orang. Pengambilan data menggunakan lembar observasi dan Lembar Kerja Siswa (LKS), dengan indikator keberhasilan untuk aktifitas belajar yang ditetapkan adalah aktifitas Tanya jawab, mengerjakan dan mendiskusikan LKS dalam kelompok, mempraktekan langkah-langkah penemuan terbimbing dan menyimpulkan materi bersama-sama. Aktifitas lainnya yang dilihat dalam menyajikan hasil kerja kelompok didepan kelas dan mengemukakan pendapat dalam diskusi dengan kelompok lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa: ( 1 ) Rata-rata terjadi peningkatan dari siklus I pada aktivitas Tanya jawab 47,4 % menjadi 64,17 % pada siklus II, terjadi peningkatan sebesar 16,77 %. ( 2 ) Aktifitas mengerjakan dan mendiskusikan LKS dari Siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 11,5 % Yaitu dari 75 % pada siklus I dan 86.5 % pada siklus II. (3) Aktivitas siswa dalam mempraktekan langkah-langkah metode penemuan terbimbing sesuai petunjuk LKS terjadi peningkatan 6,66 % dari 71,67 % pada siklus I menjadi 78,33 % pada siklus II. (4) Pada aktivitas penyajian hasil kerja kelompok didepan kelas hanya terjadi peningkatan 0,13% yaitu dari 20 % pada siklus I menjadi 21,13 % pada siklus II.(5) Mengemukakan pendapat dalam diskusi dengan kelompok lain meningkat 2,5 % dari 14,17 % pada siklus I menjadi 16,67 % pada siklus II. (6) Aktivitas menyimpulkan materi pelajaran meningkat 42,5 % dari 33,33 % pada siklus I menjadi 75,83 % pada siklus II. Aktivitas belajar siswa dengan menggunakan pendekatan metode penemua terbimbing meningkat dari siklus I ke siklus II, dengan meningkatnya aktivitas tersebut membawa peningkatan pula pada hasil belajarnya untuk materi Trigonometri di Kelas X, oleh karenanya sangat diperlukan kajian pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inovatif terus digalakkan agar ditemukan satu pola yang representatif untuk dapat meningkatkan hasil belajar dan aktifitas belajar yang lebih baik. Kata Kunci : Aktivitas , Pembelajaran Matematika.