Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1). Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan pada permainan sepak bola, 2). Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot perut dengan jauhnya tendangan pada permainan sepakbola, 3). Apakah terdapat hubungan antara kekuata otot tungkai dan kekuatan otot perut secara bersama-sama dengan jauhnya tendangan pada permainan sepakbola. penelitian yang dilakukan bertujuan untuk dapat dimanfaatkan guna kepentingan para guru dalam mengajar maupun para pelatih dalam melatih olahraga sepakbola. Secara khusus penelitian tentang hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot perut dengan jauhnya tendangan pada permainan sepakbola bertujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan pada sepakbola.Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot perut dengan jauhnya tendangan pada permainan sepakbola.Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot perut secara bersama-sama dengan jauhnya tendangan pada permainan sepakbola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik korelasional. Hipotesis dalam penelitian ini dihitung nilai korelasi antar variabel bebas maupun antara variabel terikat. Pengujian normalitas data dalam penelitian ini menggunakan uji chi kwadrat. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa FIK Unima yang sudah lulus matakuliah sepakbola yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah, Tes Kekuatan otot tungkai(Leg dynamometer),Tes kekuatan otot perut,melakukan sit-up sebanyak-banyaknya dalam waktu 30 detik. Tes kemampuan tendangan jauh, melakukan tendangan sejauh (Kick distance test) mungkin dengan tidak melakukan awalan dengan fasilitas atau alat sebagai berikut: Lapangan sepak bola,leg dynamometer, stopwatch, peluit, bola, alat tulis dan formulir tes. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif tiap variabel. Hasil analisis data dengan menggunakan uji korelasi, diperoleh hasil hubungan X1, X2 dan Y. Korelasi pearson (r) pada variabel kekuatan otot tungkai yaitu sebesar -0,166, Hasil uji signifikansi menunjukan nilai (p value) sebesar 0,382 artinya (tidak ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan bola. Korelasi person (r) kekuatan otot perut yaitu sebesar 0,028. Hasil uji signifikansi menunjukan nilai (p value) sebesar 0,882 artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot perut dengan jauhnya tendangan.. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah: Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan jauhnya tendangan pada permainan sepak bola, Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot perut dengan jauhnya tendangan pada permainan sepak bola, Terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot perut secara bersama-sama dengan jauhnya tendangan pada permainan sepak bola.