E. Palili
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TOGOK KE BELAKANG DENGAN KEMAMPUAN SPIKE SERVICE DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW PADA SISWA SMP NEGERI I DAMAU TALAUD Nasedum, Karol; Palili, E.; Berhimpong, Jud
Jurnal Vini Vidi Vici Vol 2, No 2 (2014): Ilmu Keolahragaan
Publisher : Jurnal Vini Vidi Vici

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud? 2) Apakah terdapat hubungan antara kelentukan togok ke belakang dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud? 3) Apakah terdapat hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kelentukan togok ke belakang secara bersama-sama dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) berapa besar hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud. 2) berapa besar hubungan antara kelentukan togok ke belakang dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud. 3) berapa besar hubungan antara kekuatan otot tungkai dan kelentukan togok ke belakang secara bersama-sama dengan kemampuan spike service dalam permainan sepak takraw pada Siswa SMP Negeri I Damau Talaud. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik korelasi. Populasi adalah seluruh Siswa Putera SMP Negeri I Damau Talaud yang berjumlah 60 orang,dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 30 orang, yang diambil secara acak. Eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Untuk mengukur kekuatan otot tungkai digunakan Back And Leg Dynamometer, kelentukan togok dengan fleksiometer, untuk mengukur kemampuan spike service digunakan tes keterampilan servis. Rancangan penelitian menggunakan : korelation product moment and multiple Dari hasil perhitungan diperoleh : 1) Hubungan antara kekuatan otot tungkai (X1) dengan kemampuan spike service (Y) diperoleh koefisien  korelasi = 0,78 atau  robs (rx1y) = 0,01. sedangkan rtab = 0,361 atau dengan menunjukkan bahwa hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan kemampuan spike service terdapat hubungan yang signifikan, dengan besarnya determinasi r2 = 0,782 menunjukkan bahwa: kekuatan otot tungkai dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap kemampuan spike service sebesar 60,84% 2) Hubungan antara kelentukan togok ke belakang (X2) dengan kemampuan spike service (Y) diperoleh koefisien korelasi korelasi = 0,81 atau  robs (rx1y) = 0,81, sedangkan rtab = 0,361 atau dengan menunjukkan bahwa hubungan antara kelentukan togok ke belakang dengan kemampuan spike service terdapat hubungan yang signifikan, dengan besarnya determinasi r2 = 0,812 menunjukkan bahwa kelentukan togok ke belakang dapat memberikan kontribusi yang berarti terhadap kemampuan spike service sebesar   65,65%.  3) Hubungan antara kekuatan otot tungkai  (X1) dan kelentukan togok ke belakang (X2) secara bersama-sama  dengan kemampuan spike service (Y), Hasil perhitungan analisis hubungan X1 dan X2 secara bersama-sama dengan Y menunjukkan besarnya harga Freg = 35,804 Untuk derajat kebebasan (db) sama dengan m lawan (n-m-1) atau 2 lawan 27 ada taraf nyata  = 0,05 diperoleh diperoleh harga F tabel (Ftab) = 3,535. Dari hasil ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh dari observasi adalah signifikan. Oleh karenanya dapat disimpulkan bahwa hubungan antara X1 dan X2 dengan Y atau antara kekuatan tungkai dan kelentukan togok ke belakang dengan kemampuan spike service adalah signifikan. Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Kelentukan Togok, Kemampuan Spike Service