Masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan pengaruh latihan perorangan dan latihan berpasangan terhadap kemampuan melakukan pasing bawah dalam permainan bola voli. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan perorangan dan latihan berpasangan bagi menjadi dua kelompok masing-masing 10 orang kelompok yang di beri latihan perorangan dan 10 orang lainnya pada kelompok berpasangan. Hipotesa penelitian adalah terdapat pengaruh latihan perorangan dan latihan berpasangan terhadap kemampuan melakukan pasing bawah dalam permainan bola voli. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode latihan perorangan. Populasi adalah 32 orang sampel berjumlah 20 orang yang di ambil secara acak, kemudian dibagi menjadi dua kelompok masing-masing 10 orang kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrument penelitian : tes keterampilan pasing bawah. Rancangan penelitian menggunakan pra-test dan pasca-test. Pengujian hipotesa menggunakan teknik statistic dengan uji t. Hasil penelitian diperoleh tobservasi=9,86. Sedangkan ttab yang diperoleh dengan derajat kebebasan (dk): n1+n2â2=18 dan α=0,05 pada daftar distribusi Student sebesar 2,10, dimana tobservasi>ttabel. Dari hasil ini menunjukkan bahwa menolak Ho dan menerima Ha. Kesimpulan Penelitian: Terdapat perbedaan pengaruh antara latihan berpasangan dan latihan perorangan terhadap rerata kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli pada siswa SMP Negeri 1 Tatelu Kata Kunci: Latihan Berpasangan, Latihan Perorangan, Kemampuan Passing Bawah