Daniel Djokosetianto
Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Kampus IPB Darmaga Bogor 16680

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluation of integrated sludge worm and catfish farming with biofloc system Pardiansyah, Dedi; Supriyono, Eddy; Djokosetianto, Daniel
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 13 No. 1 (2014): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2840.749 KB) | DOI: 10.19027/jai.13.28-35

Abstract

ABSTRACTCurrently, supply of sludge worm (Tubifex sp.) merely came from wild, so that it could not meet demand for fish hatchery. Additionally, harvest from the wild did not have a quality assurance, due to the possibility of sludge worm becoming an agent of disease. This study was conducted to evaluate the production of sludge worm culture by utilizing catfish culture waste (Clarias sp. ) in bioflok system. In this system, water from catfish culture media flowed into sludge worm culture media using recirculation systems. This study used a completely randomized design with four treatments and two replications, in which treatment A (addition of catfish culture waste from intensive system), treatment B (addition of catfish culture waste from biofloc system), treatment C (the addition of fermented chicken manure at the beginning of experiment as negative control), and treatment D (addition of fermented chicken manure at the beginning of experiment and then every five days as positive control). The results showed that the highest production was obtained by treatment B at biomass growth of 0.97 kg/m2 and sludge worm density of 388.000 individu/m2. Keywords: sludge worm, biofloc, chicken manure, catfish, catfish culture waste  ABSTRAK Saat ini pasokan cacing sutra (Tubifex sp.) hanya berasal dari alam, sehingga belum mencukupi permintaan untuk kegiatan pembenihan ikan. Selain itu, hasil tangkapan dari alam tidak memiliki jaminan kualitas, karena cacing sutra dapat menjadi agen penyakit. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi hasil produksi budidaya cacing sutra dengan memanfaatkan limbah budidaya ikan lele (Clarias sp.) sistem bioflok. Pada sistem ini, air dari media budidaya ikan lele dialirkan ke media pemeliharaan cacing sutra menggunakan sistem resirkulasi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan dua ulangan, yaitu perlakuan A (pemberian limbah ikan lele sistem intensif), perlakuan B (pemberian limbah ikan lele sistem bioflok), perlakuan C (penambahan fermentasi kotoran ayam pada awal penelitian sebagai kontrol negatif), serta perlakuan D (penambahan fermentasi kotoran ayam pada awal penelitian yang dilanjutkan setiap lima hari sekali sebagai kontrol positif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi cacing sutra tertinggi diperoleh pada perlakuan B dengan pertumbuhan bobot sebesar 0,97 kg/m2 dan kepadatan cacing sutra sebesar 388.000 individu/m2. Kata kunci : cacing sutra, bioflok, kotoran ayam, ikan lele, limbah budidaya ikan lele
Perbandingan jumlah bak budidaya cacing sutra (tubificidae) dengan memanfaatkan limbah budidaya ikan lele (clarias sp) sistem intensif terhadap kualitas air ikan lele dan produksi cacing sutra Supriyono, Eddy; Pardiansyah, Dedi; Sriwisuda Putri, Diana; Djokosetianto, Daniel
Depik Vol 4, No 1 (2015): APRIL 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.1.1.2279

Abstract

Abstract. This objective of the research was to compare the number of blood worm production using catfish gacorqq cultivation waste, while the water from catfish cultivation flowed to blood worm cultivation with recirculate system. This researchwere used 3 treatments and 2 replications, the treatment was 2, 4 and 6 containers of blood worm. The results showed that the highest water quality and biomass was 6 containers treatment with 1.4 kg m-2 weight gain.Keywords: Catfish; silk worm; waste intensive farming.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbandingan gacorqq jumlah bak budidaya cacing sutra dengan memanfaatkan limbah budidaya lele sistem intensif terhadap kualitas air ikan lele dan produksi cacing sutra, dimana air dari media budidaya ikan dialirkan ke media pemeliharaan cacing sutra dengan sistem resirkulasi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 2 ulangan, perlakuan yaitu Pemanfaatan 2 bak, 4 bak dan 6 bak cacing sutra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan kualitas air budidaya lele dan produksi bobot biomassa tertinggi pada perlakuan 6 bak dengan pertumbuhan berat sebesar 1,4 Kg m-2.Kata kunci: ikan lele; cacing sutra; limbah lele