Sugeng Purbawanto
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Published : 31 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Edu Elektrika Journal

PENGARUH FADING PADA SISTEM KOMUNIKASI GELOMBANG MIKRO TETAP DAN BERGERAK Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 1 No 1 (2012): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem komunikasi gelombang mikro, terjadinya fading merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas sinyal penerimaan.Dengan perambatan gelombang radio yang harus satu garis pandang dan kondisi atmosfer yang tidak menentu memungkinkan terjadinya refleksi, difraksi dan refraksi, sehingga mengakibatkan terjadinya multipath fading.Pengaruhnya terhadap sinyal terima dapat memperkuat ataupun memperlemah, tergantung besar fasa dari resultan sinyal langsung dan sinyal tidak langsung. Untuk komunikasi gelombang mikro terestrial yang tetap, efek ini dapat diproteksi atau diatasi dengan penerimaan sistem diversity baik dengan space diversity ataupun frequency diversity.Tetapi pada sistem komunikasi bergerak, selain faktor alam juga ada faktor yang menyangkut struktur dan topografi lingkungan sekeliling, sehingga akan menciptakan efek transmisi yang rumit. Salah satu pengaruhnya adalah terjadinya Doppler Shift, yang merupakan perubahan atau pergeseran frekuensi yang disebabkan oleh gerakan MS (Mobile Station). Pergeseran frekuensi ini juga bergantung pada kecepatan dan arah gerak MS yang akan menyebabkan modulasi frekuensi acak pada sinyal radio bergerak yang dapat menyebabkan menurunnya kualitas suara.
PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LIVEWIRE PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK KELAS X JURUSAN AUDIO VIDEO DI SMK NEGERI 4 SEMARANG Abidin, Zainal; Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 1 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon siswa dan guru mengenai penggunaan software livewire pada mata pelajaran Teknik Listrik serta untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis livewire pada mata pelajaran Teknik Listrik kelas X di SMK Negeri 4 Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendapatkan gambaran keadaan siswa setelah menggunakan software livewire. Aspek yang diamati selama penelitian adalah aspek psikomotorik dan afektif siswa. Pengambilan data dilakukan setelah siswa melakukan praktik menggunakan livewire. Selain kedua aspek tersebut, dilakukan juga uji angket untuk mengetahui respon siswa terhadap media. Adapun data-data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan secara deskriptif. Setelah dilakukan penelitian didapatkan bahwa hasil perolehan angket respon siswa adalah sebesar 77,45% untuk X AV1 dan 77% untuk X AV2. Untuk hasil belajar rata-rata psikomotorik siswa kelas AV1 adalah sebesar 73,38% dan untuk X AV2 sebesar 77,67%. Sedangkan hasil perolehan afektif siswa rata-rata kelas X AV1 adalah sebesar 76,51% dan untuk kelas X AV2 adalah sebesar 79,11%. Saran bagi siswa dan guru adalah siswa dapat menggunakan secara mandiri media pembelajaran livewire untuk mata pelajaran Teknik Listrik, sedangkan guru diharapkan dapat menggunakan, mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran livewire untuk mata pelajaran Teknik Listrik.The purpose of this study was to know the response of the students and teachers on the use of software livewire on Electrical Engineering subject and to know the students understanding of the use of media learning based on livewire on Electrical Engineering subject at class X in SMK Negeri 4 Semarang. The method used in this research is quantitative method with a descriptive approach to get a students’ condition after using software livewire. Aspects observed during the study was psychomotor and affective domain of students. Data collection was performed after the students practiced using livewire. In addition to those two aspects, the test was also carried out a questionnaire to know the students response to the media. The data collected were then analyzed and interpreted descriptively. After the research found that the results of student questionnaire response amounted to 77.45% for X AV1 and 77% for X AV2. For the learning outcomes of students psychomotor average is 73.38% for X AV1 and 77.67% for X AV2. Afterwards the students’ results of the affective average is 76.51% for X AV1 and 79.11% for X AV2. Suggestion for students and teachers are the students can using independently with media learning based on livewire for Electrical Engineering subject, while teachers are expected to using, developing and implementing media learning based livewire for Electrical Engineering subject.
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA KERUSAKAN TELEVISI DENGAN METODE FORWARD CHAINING MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL Wibowo, Prasetyo Adi; Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 2 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan berkembang pesatnya teknologi, memiliki televisi sangatlah mudah, namun perawatannya yang sulit. Akan sangat membantu jika memiliki pengetahuan tentang elektronika. Oleh karena itu dikembangkan sistem pakar untuk mendiagnosa kerusakan televisi. Sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidangnya. Sistem pakar mencoba mencari solusi sebagaimana yang dilakukan seorang pakar. Sistem pakar juga dapat memberikan penjelasan terhadap langkah yang diambil dan memberikan saran atau kesimpulan yang ditemukannya. Mendeteksi kerusakan sejak dini dapat mencegah kerusakan lebih parah dan menangani kerusakan tersebut dengan benar. Sistem pakar dapat membantu untuk mendiagnosa kerusakan dan memberikan solusi atas kerusakan tersebut. Pembangunan sistem ini bertujuan untuk membantu pengguna mengatasi kerusakan televisi. Sistem ini dibangun menggunakan metode forward chaining. Forward chaining digunakan untuk menguji faktor-faktor yang dimasukkan dengan aturan yang disimpan dalam sistem hingga dapat diambil kesimpulan.  Sistem pakar ini memiliki fungsi khusus bagi pakar untuk menambah, mengubah dan menghapus pengetahuan atau aturan tanpa harus membuka database. Sistem pakar ini dibuat dengan menggunakan PHP dan MySQL sebagai basis datanya. Due to advancement in technology getting a television is easy, but maintaining it is very difficult. It will be helpful if we have some knowledge on electronics. Here we develop an expert system for television troubleshooting. Expert system is computer-based system that uses knowledge, facts, and reasoning techniques in solving problems that typically can only be solved by an expert in their field. Expert system try to find a solution as did an expert. Expert system can also provide an explanation of the steps taken and give suggestions or conclusions discovery. Detecting damage at early stage can enable to overcome and treat them appropriately. This expert system can help a great deal in identifying those damage and describing methods of treatment to be carried out. Development of an expert system aimed at helping users to resolve the problem or damage to television. This system is built using forward chaining method. Forward chaining is used to examine the factors that put the rules stored in the system until it is concluded. This expert system has features for the expert to add, modify, and delete knowledge or rules without open the database. In order to built this expert system using PHP and MySQL for the database.
PENGARUH FADING PADA SISTEM KOMUNIKASI GELOMBANG MIKRO TETAP DAN BERGERAK Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 1 No 1 (2012): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v1i1.1890

Abstract

Pada sistem komunikasi gelombang mikro, terjadinya fading merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas sinyal penerimaan.Dengan perambatan gelombang radio yang harus satu garis pandang dan kondisi atmosfer yang tidak menentu memungkinkan terjadinya refleksi, difraksi dan refraksi, sehingga mengakibatkan terjadinya multipath fading.Pengaruhnya terhadap sinyal terima dapat memperkuat ataupun memperlemah, tergantung besar fasa dari resultan sinyal langsung dan sinyal tidak langsung. Untuk komunikasi gelombang mikro terestrial yang tetap, efek ini dapat diproteksi atau diatasi dengan penerimaan sistem diversity baik dengan space diversity ataupun frequency diversity.Tetapi pada sistem komunikasi bergerak, selain faktor alam juga ada faktor yang menyangkut struktur dan topografi lingkungan sekeliling, sehingga akan menciptakan efek transmisi yang rumit. Salah satu pengaruhnya adalah terjadinya Doppler Shift, yang merupakan perubahan atau pergeseran frekuensi yang disebabkan oleh gerakan MS (Mobile Station). Pergeseran frekuensi ini juga bergantung pada kecepatan dan arah gerak MS yang akan menyebabkan modulasi frekuensi acak pada sinyal radio bergerak yang dapat menyebabkan menurunnya kualitas suara.
PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LIVEWIRE PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK KELAS X JURUSAN AUDIO VIDEO DI SMK NEGERI 4 SEMARANG Abidin, Zainal; Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 1 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v4i1.7800

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon siswa dan guru mengenai penggunaan software livewire pada mata pelajaran Teknik Listrik serta untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis livewire pada mata pelajaran Teknik Listrik kelas X di SMK Negeri 4 Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendapatkan gambaran keadaan siswa setelah menggunakan software livewire. Aspek yang diamati selama penelitian adalah aspek psikomotorik dan afektif siswa. Pengambilan data dilakukan setelah siswa melakukan praktik menggunakan livewire. Selain kedua aspek tersebut, dilakukan juga uji angket untuk mengetahui respon siswa terhadap media. Adapun data-data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan secara deskriptif. Setelah dilakukan penelitian didapatkan bahwa hasil perolehan angket respon siswa adalah sebesar 77,45% untuk X AV1 dan 77% untuk X AV2. Untuk hasil belajar rata-rata psikomotorik siswa kelas AV1 adalah sebesar 73,38% dan untuk X AV2 sebesar 77,67%. Sedangkan hasil perolehan afektif siswa rata-rata kelas X AV1 adalah sebesar 76,51% dan untuk kelas X AV2 adalah sebesar 79,11%. Saran bagi siswa dan guru adalah siswa dapat menggunakan secara mandiri media pembelajaran livewire untuk mata pelajaran Teknik Listrik, sedangkan guru diharapkan dapat menggunakan, mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran livewire untuk mata pelajaran Teknik Listrik.The purpose of this study was to know the response of the students and teachers on the use of software livewire on Electrical Engineering subject and to know the students' understanding of the use of media learning based on livewire on Electrical Engineering subject at class X in SMK Negeri 4 Semarang. The method used in this research is quantitative method with a descriptive approach to get a students’ condition after using software livewire. Aspects observed during the study was psychomotor and affective domain of students. Data collection was performed after the students practiced using livewire. In addition to those two aspects, the test was also carried out a questionnaire to know the students' response to the media. The data collected were then analyzed and interpreted descriptively. After the research found that the results of student questionnaire response amounted to 77.45% for X AV1 and 77% for X AV2. For the learning outcomes of students psychomotor average is 73.38% for X AV1 and 77.67% for X AV2. Afterwards the students’ results of the affective average is 76.51% for X AV1 and 79.11% for X AV2. Suggestion for students and teachers are the students can using independently with media learning based on livewire for Electrical Engineering subject, while teachers are expected to using, developing and implementing media learning based livewire for Electrical Engineering subject.
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA KERUSAKAN TELEVISI DENGAN METODE FORWARD CHAINING MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL Wibowo, Prasetyo Adi; Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 2 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v4i2.7885

Abstract

Dengan berkembang pesatnya teknologi, memiliki televisi sangatlah mudah, namun perawatannya yang sulit. Akan sangat membantu jika memiliki pengetahuan tentang elektronika. Oleh karena itu dikembangkan sistem pakar untuk mendiagnosa kerusakan televisi. Sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidangnya. Sistem pakar mencoba mencari solusi sebagaimana yang dilakukan seorang pakar. Sistem pakar juga dapat memberikan penjelasan terhadap langkah yang diambil dan memberikan saran atau kesimpulan yang ditemukannya. Mendeteksi kerusakan sejak dini dapat mencegah kerusakan lebih parah dan menangani kerusakan tersebut dengan benar. Sistem pakar dapat membantu untuk mendiagnosa kerusakan dan memberikan solusi atas kerusakan tersebut. Pembangunan sistem ini bertujuan untuk membantu pengguna mengatasi kerusakan televisi. Sistem ini dibangun menggunakan metode forward chaining. Forward chaining digunakan untuk menguji faktor-faktor yang dimasukkan dengan aturan yang disimpan dalam sistem hingga dapat diambil kesimpulan.  Sistem pakar ini memiliki fungsi khusus bagi pakar untuk menambah, mengubah dan menghapus pengetahuan atau aturan tanpa harus membuka database. Sistem pakar ini dibuat dengan menggunakan PHP dan MySQL sebagai basis datanya. Due to advancement in technology getting a television is easy, but maintaining it is very difficult. It will be helpful if we have some knowledge on electronics. Here we develop an expert system for television troubleshooting. Expert system is computer-based system that uses knowledge, facts, and reasoning techniques in solving problems that typically can only be solved by an expert in their field. Expert system try to find a solution as did an expert. Expert system can also provide an explanation of the steps taken and give suggestions or conclusions discovery. Detecting damage at early stage can enable to overcome and treat them appropriately. This expert system can help a great deal in identifying those damage and describing methods of treatment to be carried out. Development of an expert system aimed at helping users to resolve the problem or damage to television. This system is built using forward chaining method. Forward chaining is used to examine the factors that put the rules stored in the system until it is concluded. This expert system has features for the expert to add, modify, and delete knowledge or rules without open the database. In order to built this expert system using PHP and MySQL for the database.
Aplikasi Media Pembelajaran Sistem Pernapasan Manusia dengan Pemanfaatan Augmented Reality Berbasis Android Alfiana, Isna; Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 10 No 2 (2021): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v10i2.51791

Abstract

Proses pembelajaran Anatomi dan Fisiologi pada materi sistem pernapasan manusia dilaksanakan dengan memanfaatkan media sebagai alat bantu belajar. Terbatasnya media menjadikan proses belajar dan pembelajaran tidak optimal, sehingga menyebabkan nilai hasil belajar juga masih rendah. Augmented Reality (AR) merupakan teknologi yang dapat digunakan untuk memberikan simulasi pada materi sistem pernapasan manusia dengan marker sebagai penanda untuk menampilkan simulasi 3D. Tujuan penelitian ini yaitu membuat media dan mengetahui kelayakan serta pengaruhnya terhadap hasil belajar. Penelitian menggunakan metode pengembangan Incremental, terdiri dari empat tahapan: Analysis, Design, Coding, dan Testing. Pengujian dilakukan dengan uji blackbox fungsi dan deteksi marker. Subjek penelitian adalah guru Anatomi dan Fisiologi serta peserta didik kelas X SMK Islam Medika Bantarbolang Pemalang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan Skala Likert yang diberikan kepada penguji dan responden lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan presentase validasi ahli media sebesar 86,5%, ahli materi 94,2%, respon guru 96,25%, dan respon peserta didik 95,7% . Peningkatan hasil belajar peserta didik didapat nilai N-Gain 0,93 menunjukan kategori tinggi dan dari presentase kategori tafsiran efektifitas didapatkan nilai 93 dimana nilai tersebut masuk ke kategori >76 yang artinya efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aplikasi media pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran.