Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tauhid: Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Hs, Mastuki; Hasanah, Lathifatul
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 8 No 1 (2011): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tauhid sebagai dasar dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak (pemerintah, guru, dan stakeholder pendidikan) dalam rangka mengembangkan kurikulum yang didasarkan pada tauhid. Tulisan ini menghasilkan dua hal yaitu: Pertama, tauhid meliputi bukan saja pengakuan pada keesaan Tuhan (kesatuan ketuhanan), tetapi juga pengakuan kesatuan penciptaan (alam) dan kesatuan kemanusiaan. Dengan kata lain, dari tauhid dapat diderivasi tiga aspek utama, yaitu aspek teologis (ketuhanan), kosmologis (kealaman), dan antropo-sosiologis (kemanusiaan). Kedua, perumusan makna terdalam kurikulum pendidikan Islam harus memperhatikan keberadaan hakikiah manusia dan dimensi ketergantungannya pada aspek teologis, kosmologis dan antropo-sosiologis. Dengan begitu, dalam perspektif pandangan dunia tauhid, kurikulum pendidikan Islam harus diorientasikan pada pengembangan nilai-nilai ilahiah (teologis), alamiah (kosmologis) dan insaniah (antropo-sosiologis). Dari kemestian ini, bangunan pendidikan Islam dilandasi dan sekaligus hendak mengarahkan anak didik pada tiga pola hubungan fungsional, yaitu hubungan manusia dengan Allah (hablun min Allah, aspek teologis), hubungan manusia dengan sesamanya (hablun min al-nâs, aspek antropo-sosiologis), dan hubungan manusia dengan alam lingkungannya (hablun min al-‘âlam, aspek kosmologis).
Islam, Budaya Indonesia, dan Posisi Kajian Islam di Perguruan Tinggi Islam HS, Mastuki
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 12, No 1 (2014)
Publisher : UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.977 KB) | DOI: 10.18592/khazanah.v12i1.298

Abstract

This article discusses the integration of Islamic values into Indonesians culture. Seen from the point of view of religion, Indonesia is the largest Muslim nation in the world ( the biggest Muslim country in the world). But in the religion - political and ideological, Indonesia is not an Islamic State .However, it does not mean Islam is Indonesia not original . Difficult to deny that the teachings and values of Islam has contributed much to the formation of Indonesian national culture. On the other hand, the institutionalization of Islamic values is also very powerful form of knowledge and intellectual system of the people, customs and belief systems, national culture, economic systems, up to the formation of Mus- lim behavior in Indonesia. In short, Islamic values has been fused with the culture of Indonesia. Islamic values have been institutionalized and becomes tradition in Indonesia then experience the dynamics and endless adjustments to this day.
ISLAM, BUDAYA INDONESIA, DAN POSISI KAJIAN ISLAM DI PERGURUAN TINGGI ISLAM HS, Mastuki
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 12, No 1 (2014)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.977 KB) | DOI: 10.18592/khazanah.v12i1.298

Abstract

This article discusses the integration of Islamic values into Indonesians culture. Seen from the point of view of religion, Indonesia is the largest Muslim nation in the world ( the biggest Muslim country in the world). But in the religion - political and ideological, Indonesia is not an Islamic State .However, it does not mean Islam is Indonesia not original . Difficult to deny that the teachings and values of Islam has contributed much to the formation of Indonesian national culture. On the other hand, the institutionalization of Islamic values is also very powerful form of knowledge and intellectual system of the people, customs and belief systems, national culture, economic systems, up to the formation of Mus- lim behavior in Indonesia. In short, Islamic values has been fused with the culture of Indonesia. Islamic values have been institutionalized and becomes tradition in Indonesia then experience the dynamics and endless adjustments to this day.
Tauhid: Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Hs, Mastuki; Hasanah, Lathifatul
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.563 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tauhid sebagai dasar dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak (pemerintah, guru, dan stakeholder pendidikan) dalam rangka mengembangkan kurikulum yang didasarkan pada tauhid. Tulisan ini menghasilkan dua hal yaitu: Pertama, tauhid meliputi bukan saja pengakuan pada keesaan Tuhan (kesatuan ketuhanan), tetapi juga pengakuan kesatuan penciptaan (alam) dan kesatuan kemanusiaan. Dengan kata lain, dari tauhid dapat diderivasi tiga aspek utama, yaitu aspek teologis (ketuhanan), kosmologis (kealaman), dan antropo-sosiologis (kemanusiaan). Kedua, perumusan makna terdalam kurikulum pendidikan Islam harus memperhatikan keberadaan hakikiah manusia dan dimensi ketergantungannya pada aspek teologis, kosmologis dan antropo-sosiologis. Dengan begitu, dalam perspektif pandangan dunia tauhid, kurikulum pendidikan Islam harus diorientasikan pada pengembangan nilai-nilai ilahiah (teologis), alamiah (kosmologis) dan insaniah (antropo-sosiologis). Dari kemestian ini, bangunan pendidikan Islam dilandasi dan sekaligus hendak mengarahkan anak didik pada tiga pola hubungan fungsional, yaitu hubungan manusia dengan Allah (hablun min Allah, aspek teologis), hubungan manusia dengan sesamanya (hablun min al-nâs, aspek antropo-sosiologis), dan hubungan manusia dengan alam lingkungannya (hablun min al-‘âlam, aspek kosmologis).