Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MITOS MENARUH LAMPU DI ATAS KUBURAN PLASENTA BAYI DI DESA LAKEA I KECAMATAN LAKEA KABUPATEN BUOL DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM Sulasmini, Sulasmini; Normawati, Normawati; Masdul, Muhammad Rizal
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.488 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.440

Abstract

Permasalahan dalam peneilitian ini adalah tentang mitos menaruh lampu di atas kuburan plasenta bayi di Desa Lakea I Kecamatan Lakea Kabupaten Buol Dalam Tinjauan Pendidikan Islam, dengan pokok Bahasan bagaimana deskripsi mitos menaruh lampu di atas kuburan plasenta bayi di Desa Lakea I Kecamatan Lakea Kabupaten Buol serta bagaimana tinjauan pendidikan Islam mengenai hal tersebut. Adapun tujuan Penelitian yaitu untuk mengetahui mitos menaruh lampu di atas kuburan plasenta bayi di Desa Lakea I Kecamatan Lakea Kabupaten Buol serta untuk mengetahui tinjauan Pendidikan Islam tentang hal tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif. Data yang penulis peroleh dalam penyusunan skripsi ini melalui data primer dan data sekunder. Adapun hasil penelitian adalah (a). Plasenta harus diberi lampu karena jika tidak diberi lampu maka bayi menderita sakit, seperti demam, sering menangis tengah malamnya, dan tangisan jabang bayi yang tidak wajar yaitu menangis tetapi tidak mengeluarkan air mata. Ini merupakan pertanda jika bayi diganggu oleh makhluk halus dan sejenisnya, (b).Lampu itu bisa menolong sang bayi, atau jika tidak memasang akan terdapat bahaya pada bayi yang baru dilahirkan. Lampu yang dipasang diatas kuburan merupakan alat penerang bagi bayi hidup di dunia. Tinjauan Pendidikan Islam tentang Menaruh Lampu di Atas Kuburan Plasenta Bayi yakni : (a) Tradisi menaruh lampu diatas kuburan plasenta merupakan ritual yang tidak terdapat dalam Al-Quran dan Hadis Nabi Muhammad SAW, yang menjelaskan bahwa ada hubungan ghaib antara plasenta dengan nasib bayi yang baru lahir. (b) Kehidupan bayi ditentukan oleh plasentanya, bukan oleh tugas pendidikan dari kedua orang tuanya dan lingkungannya.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GERAK SENAM RITMIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIVE TIPE JIGSAW SISWA KELAS V SDN 3 SUKAJAWA BANDAR LAMPUNG Sulasmini, Sulasmini
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Pedagogia
Publisher : LPPM STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the low learning motivation of students in learning rhythmic gymnastics movements. So that the impact on the low student learning outcomes with classical completeness 55.5%. Based on these problems, the solution chosen is to apply the Jigsaw cooperative learning model, because this learning model is a group learning model that can increase student activity. The formulation of the general problem of this research is whether the application of the Jigsaw type of cooperative learning model can improve the learning outcomes of rhythmic gymnastics for fifth grade students of SDN 3 Sukajawa. Whereas specifically, whether the Jigsaw type of cooperative learning model can improve teacher skills, student activities, and student learning outcomes in learning rhythmic gymnastics in fifth grade students of SDN 3 Sukajawa? The purpose of this study was to improve the quality of learning including teacher skills, student activities and learning outcomes of rhythmic gymnastics for fifth grade students of SDN 3 Sukajawa. This type of research is a classroom action research with two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. The research subjects were students of class V SDN 3 Sukajawa. Data collection techniques used knowledge tests, performance tests and attitude tests. The results showed that the skills of the first cycle teachers obtained an average score of 70 with good criteria. In the second cycle obtained an average score of 80 with very good criteria. The level of knowledge of the first cycle students obtained an average score of 77.8 with good criteria. Cycle II increased with an average score of 82.4 with very good criteria. The results of student performance in the first cycle obtained an average score of 74.5 while the second cycle obtained an average score of 81.6. The students' attitude test in the first cycle obtained an average score of 76.5, while in the second cycle it obtained an average score of 81.5. The final score in cycle I obtained a score of 70 and in cycle II increased to 85. Completeness of classical learning cycle I was 72.2%, cycle II increased to 83.3%.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GERAK SENAM RITMIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIVE TIPE JIGSAW SISWA KELAS V SDN 3 SUKAJAWA BANDAR LAMPUNG Sulasmini, Sulasmini
Pedagogia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 2 No. 2 (2020): Pedagogia
Publisher : Program Studi PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to improve the quality of learning including teacher skills, student activities and learning outcomes of rhythmic gymnastics for fifth grade students of SDN 3 Sukajawa. This type of research is a classroom action research with two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. The research subjects were students of class V SDN 3 Sukajawa. Data collection techniques used knowledge tests, performance tests and attitude tests. The results showed that the skills of the first cycle teachers obtained an average score of 70 with good criteria. In the second cycle obtained an average score of 80 with very good criteria. The level of knowledge of the first cycle students obtained an average score of 77.8 with good criteria. Cycle II increased with an average score of 82.4 with very good criteria. The results of student performance in the first cycle obtained an average score of 74.5 while the second cycle obtained an average score of 81.6. The final score in cycle I obtained a score of 70 and in cycle II increased to 85. Completeness of classical learning cycle I was 72.2%, cycle II increased to 83.3%.
Sosialisasi Metode Preventif Penyebaran Covid-19 Dalam Kluster Rumah Tangga Di Wilayah RT/RW Landungsari, Malang Putri, Ronasari Mahaji; Ma’sum, Zuhdi; Sulasmini, Sulasmini; Arifin, Zainol
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i3.4440

Abstract

Indonesia mengalami masalah kesehatan yang serius ditunjukkan dengan tingginya angka kesakitan dan kematian. Covid-19 sebagai masalah yang sebenarnya tidak hanya dihadapi oleh Indonesia, namun sudah menjadi masalah dunia. Untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19 ini dibutuhkan gerakan hidup sehat masyarakat. Gerakan ini sangat perlu untuk digalakkan di semua lapisan masyarakat terutama pada golongan resiko tinggi. Namun demikian, tidak cukup hanya menjadi sebuah gerakan. Perilaku hidup bersih dan sehat ini harus mampu mampu menjadi kebiasaan hidup masyarakat. Untuk menuju hal ini maka diperlukan sebuah program tentang pemahaman dan pengetahuan tentang cara mencegah Covid-19 melalui budaya hidup bersih dan sehat pada masyarakat. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melaksanakan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi tentang upaya pencegahan Covid- 19 melalui budaya dan pembiasaan hidup bersih dan sehat pada masyarakat sasaran utama dari kegiatan ini adalah kluster rumah tangga. Diharapkan dengan sosialisasi ini dapat diterapkan di lingkungan RT 06 RW 09 Landungsari Malang.