Latar Belakang: Remaja yang masuk pesantren mempunyai jadwal yang sangatpadat sehingga dapat memicu terjadinya stres pada individu yang tidak bisaberadaptasi dengan baik. Bila tidak ditangan dengan baik dapat mempengaruhiperkembangan kepribadian remaja yang akhirnya timbul tindakan yang negativedengan sering melanggar dan tidak betah tinggal di Pesantren. Senam dipercayadapat menimbulkan hormon endorfin secara alami yang dapat mengikat energipositif. Sehingga stres akan berkurang.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh senamterhadap penurunan tingkat stres santri kelas VII Pondok Pesantren Darunnasyi"™inKalimantan Barat.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment, dengan desainpretest dan posttest tanpa kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah santri kelasVII yang tinggal di Pondok Pesantren Darunnasyi"™in Kalimantan Barat.Menggunakan instrument Depression Anxiety Stress Scales (DASS). Analisa datamenggunakan uji t-dependent (paired sample t test).Hasil: Analisa uji T berpasangan menunjukan nilai 0,000 (p0,05) yang artinyaada pengaruh olahraga senam terhadap penurunan tingkat stres santri kelas VIIyang tinggal di Pondok Pesantren Darunnasyi"™in Kalimantan Barat. Kesimpulan: Ada pengaruh olahraga senam terhadap penurunan tingkat stressantri sebelum dan sesudah diberikan intervensi serta olahraga senam efektifdalam menurunkan stres pada anak yang tinggal di pesantrenKata kunci : Santri, Stres, Senam