p-Index From 2021 - 2026
0.983
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Widya Kesehatan
I Wayan Redi Aryanta, I Wayan Redi
Fakultas Teknologi Pertanian

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

BAWANG MERAH DAN MANFAATNYA BAGI KESEHATAN Aryanta, I Wayan Redi
Widya Kesehatan Vol 1 No 1 (2019): Widya Kesehatan
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v1i1.280

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum, shallot) lazim dikonsumsi sebagai bumbu untuk menambah cita rasa masakan, dan dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Menurut Usada Bali, bawang merah digunakan secara tradisional untuk mengobati berbagai penyakit seperti : pusing (vertigo, pengeng), bisul, batuk, batuk kering (cekehan), batuk sesak (dekah), disentri (mejen), sembelit, susah tidur (insomnia), dan pilek (untuk anakanak dan bayi).Secara umum, bawang merah memiliki kandungan gizi dan senyawa aktif yang berfungsi preventif yang diperoleh ketika dikonsumsi sebagai bumbu masakan, dan berfungsi kuratif saat dimanfaatkan sebagai obat herbal. Beberapa senyawa kimia aktif (senyawa sulfur) pada bawang merah yang berefek farmakologis terhadap kesehatan antara lain :alliin, allisin, adenosin, dialil-disulfida, dialil-trisulfida, ajoene, prostaglandin A-1, dialil-sulfida, floroglusinol, kaemferol, sikloaliin, dan difenil-amina. Terapi medis dengan bawang merah yang telah lama dilakukan di Indonesia dan di beberapa negara lain ditujukan untuk mencegah atau mengobati berbagai penyakit seperti : ambeien, asma, batuk, bisul, cacingan, demam, diabetes mellitus, disentri, hipertensi, infeksi kulit kepala, kutil (papiloma), kutu air, masuk angin, mata ikan (klavus), gangguan buang air kecil, mimisan, perut kembung, rematik, sakit perut (mulas), sariawan, selesma, sembelit, sengatan serangga, sakit kepala, kelainan prostat, difteri, parotitis (gondong), bronkhitis kronis. radang tonsil, gangguan jantung, kolesterol LDLtinggi, aterosklerosis, tuberkulosis, gangguan pencernaan, obesitas, eksim, luka memar, radang anak telinga, kanker, impotensi, daya tahan tubuh lemah, dan rambut rontok.
Kefir dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Aryanta, I Wayan Redi
Widya Kesehatan Vol 3 No 1 (2021): Widya Kesehatan
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v3i1.1657

Abstract

Pola hidup dan pola makan yang kurang baik, paparan polutan, perubahan iklim, dan stres dapat mengganggu keseimbangan mikroflora dalam saluran pencernaan mengakibatkan terjadinya dominasi mikroba yang kurang menguntungkan. Kefir sebagai minuman susu terfermentasi dengan biji kefir sebagai kultur starter yang mengandung probiotik (bakteri asam laktat dan khamir yang menguntungkan) mampu memberikan kes eimbangan mikroflora dalam usus. Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengetahui kandungan probiotik dan zat gizi dalam kefir serta manfaatnya bagi kesehatan. Probiotik yang mendominir kefir adalah bakteri asam laktat dari genus Lactobacilli (L. kefir, L. casei, L. paracasei, L. acidophilus, L. brevis, L. plantarum, L. fermentum, L. rhamnosus), dis usul oleh Lactococcus lactis subsp.lactis dan L. subsp. cremoris. Khamir yang terkandung dalam kefir adalah Candida kefir, Kluyveromyces lactis, dan Saccharomyces cerevisiae. Kefir kaya dengan protein dengan asam-as am amino yang esensial, vitamin (vitamin A, B1, B2, B5, B6, B7, B9, B12, C, dan Vitamin K), dan mineral (kalium, kalsium, fosfor, magnesium, zat besi, seng, tembaga dan mangan. Manfaat kefir bagi kesehatan adalah: meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi penyakit infeksi, mengontrol kadar gula darah, menurunkan kadar kolesterol jahat, menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan kesehatan tulang dan menurunkan risiko osteoporosis, mencegah kerusakan gigi, mencegah dan menurunkan risiko kanker, membantu detoksifikasi racun, memperbaiki proses pencernaan serta mengatasi sembelit dan diare, mengatasi penyakit intoleransi laktosa, membantu penurunan berat badan, mengontrol inflamasi, dan meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.
BAWANG MERAH DAN MANFAATNYA BAGI KESEHATAN Aryanta, I Wayan Redi
Widya Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2019): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v1i1.280

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum, shallot) lazim dikonsumsi sebagai bumbu untuk menambah cita rasa masakan, dan dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Menurut Usada Bali, bawang merah digunakan secara tradisional untuk mengobati berbagai penyakit seperti : pusing (vertigo, pengeng), bisul, batuk, batuk kering (cekehan), batuk sesak (dekah), disentri (mejen), sembelit, susah tidur (insomnia), dan pilek (untuk anakanak dan bayi).Secara umum, bawang merah memiliki kandungan gizi dan senyawa aktif yang berfungsi preventif yang diperoleh ketika dikonsumsi sebagai bumbu masakan, dan berfungsi kuratif saat dimanfaatkan sebagai obat herbal. Beberapa senyawa kimia aktif (senyawa sulfur) pada bawang merah yang berefek farmakologis terhadap kesehatan antara lain :alliin, allisin, adenosin, dialil-disulfida, dialil-trisulfida, ajoene, prostaglandin A-1, dialil-sulfida, floroglusinol, kaemferol, sikloaliin, dan difenil-amina. Terapi medis dengan bawang merah yang telah lama dilakukan di Indonesia dan di beberapa negara lain ditujukan untuk mencegah atau mengobati berbagai penyakit seperti : ambeien, asma, batuk, bisul, cacingan, demam, diabetes mellitus, disentri, hipertensi, infeksi kulit kepala, kutil (papiloma), kutu air, masuk angin, mata ikan (klavus), gangguan buang air kecil, mimisan, perut kembung, rematik, sakit perut (mulas), sariawan, selesma, sembelit, sengatan serangga, sakit kepala, kelainan prostat, difteri, parotitis (gondong), bronkhitis kronis. radang tonsil, gangguan jantung, kolesterol LDLtinggi, aterosklerosis, tuberkulosis, gangguan pencernaan, obesitas, eksim, luka memar, radang anak telinga, kanker, impotensi, daya tahan tubuh lemah, dan rambut rontok.
Kefir dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Aryanta, I Wayan Redi
Widya Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2021): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v3i1.1657

Abstract

Pola hidup dan pola makan yang kurang baik, paparan polutan, perubahan iklim, dan stres dapat mengganggu keseimbangan mikroflora dalam saluran pencernaan mengakibatkan terjadinya dominasi mikroba yang kurang menguntungkan. Kefir sebagai minuman susu terfermentasi dengan biji kefir sebagai kultur starter yang mengandung probiotik (bakteri asam laktat dan khamir yang menguntungkan) mampu memberikan kes eimbangan mikroflora dalam usus. Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengetahui kandungan probiotik dan zat gizi dalam kefir serta manfaatnya bagi kesehatan. Probiotik yang mendominir kefir adalah bakteri asam laktat dari genus Lactobacilli (L. kefir, L. casei, L. paracasei, L. acidophilus, L. brevis, L. plantarum, L. fermentum, L. rhamnosus), dis usul oleh Lactococcus lactis subsp.lactis dan L. subsp. cremoris. Khamir yang terkandung dalam kefir adalah Candida kefir, Kluyveromyces lactis, dan Saccharomyces cerevisiae. Kefir kaya dengan protein dengan asam-as am amino yang esensial, vitamin (vitamin A, B1, B2, B5, B6, B7, B9, B12, C, dan Vitamin K), dan mineral (kalium, kalsium, fosfor, magnesium, zat besi, seng, tembaga dan mangan. Manfaat kefir bagi kesehatan adalah: meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi penyakit infeksi, mengontrol kadar gula darah, menurunkan kadar kolesterol jahat, menurunkan risiko penyakit jantung, meningkatkan kesehatan tulang dan menurunkan risiko osteoporosis, mencegah kerusakan gigi, mencegah dan menurunkan risiko kanker, membantu detoksifikasi racun, memperbaiki proses pencernaan serta mengatasi sembelit dan diare, mengatasi penyakit intoleransi laktosa, membantu penurunan berat badan, mengontrol inflamasi, dan meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.
Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan Aryanta, I Wayan Redi
Widya Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2022): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v4i2.3386

Abstract

Buah naga (Hylocereus polyrhizus) merupakan buah tropis dan subtropis yang saat ini banyak dibudidayakan di Indonesia, Taiwan, Vietnam, Malaysia dan Filipina. Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengetahui kandungan zat gizi dan fitokimia serta manfaat buah naga untuk kesehatan. Hasil penelusuran pustaka menunjukkan bahwa buah naga sangat kaya dengan zat gizi, antioksidan dan senyawa bioaktif yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Kandungan zat gizi per 100 g buah naga merah adalah : air (85,7 g), energi (71 kal), protein (1,7 g), lemak (3,1 g), karbohidrat (9,1 g), serat (3,2g), abu (0,4 g), kalsium (13 mg), natrium (10 mg), kalium (128 mg), fosfor (14 mg), zat besi (0,4 mg), seng (0,4 mg), magnesium (0,10 mg), vitamin B1 (0,5 mg), vitamin B2 (0,3 mg), vitamin B3 (0,5 mg), vitamin C (1 mg ) dan vitamin E (0,4 mg). Senyawa antioksidan yang potensial pada buah naga adalah: vitamin C, vitamin E, betalain, hydroxycinnamates, karotenoid (beta-karoten dan likopen), flavonoid, betacyanin, betaxanthin. Terkait dengan kesehatan, buah naga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, mengurangi risiko kanker, menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kesehatan jantung, mengontrol gula darah dan mengurangi risiko diabetes, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meredakan batuk dan flu, mencegah migrain, menurunkan berat badan, membantu mengatasi demam berdarah, menjaga kesehatan tulang, melawan radang sendi (arthritis), mencegah anemia, meningkatkan kesehatan mata, menjaga kesehatan kulit, meredakan nyeri pada kulit yang terbakar sinar matahari, mengurangi jerawat, melindungi rambut dari kerusakan, membantu meningkatkan fungsi otak, dan menjaga kesehatan ibu hamil.
Manfaat ikan salmon untuk kesehatan: The health benefits of salmon Aryanta, I Wayan Redi
Widya Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2023): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v5i1.4063

Abstract

Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa ikan salmon (Salmonidae) lahir di sungai dan hidup liar di samudra Atlantik dan Pasifik. Lima negara terbesar penghasil dan pengekspor ikan salmon hasil tangkap dan budidaya dalam bentuk segar atau dingin adalah Norwegia, Swedia, Inggris Raya, Chili dan Kanada. Indonesia termasuk salah satu negara pengimpor ikan salmon. Berbagai zat gizi yang terkandung didalam ikan salmon per 100 g adalah: 140- 179 kalori, 6,40-10,43 g lemak, 19,93-20,00 g protein, 136 mikrog vitamin A, 0,05 mg vitamin B1, 0,11 mg vitamin B2, 8,42 mg vitamin B3, 4,0 mg vitamin C, 394 mg kalium, 47 mg natrium, 30 mg magnesium, 26 mg kalsium, 0,25- 0,44 mg seng, 0,25 mg zat besi, 40 mikrog tembaga, 36,5 mikrog selenium, 25 mikrog folat,1,33 g abu dan 71,54 g air. Lemak didalam ikan salmon sangat kaya dengan asam lemak omega 3, sedangkan protein tersusun oleh asam amino esensial terutama triptofan. Secara kualitatif, ikan salmon juga mengandung vitamin B6, vitamin B12, vitamin D, niacin, asam pantotenat, tiamin, senyawa antioksidan astaxanthin, dan senyawa bioaktif kalsitonin. Terkait dengan kesehatan, ikan salmon bermanfaat untuk: mengurangi risiko penyakit jantung, melindungi kesehatan tulang, membantu mengatasi peradangan, menjaga kesehatan otak, menurunkan berat badan, menjaga tekanan darah tetap stabil, menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan kulit, mencegah dan mengobati kanker, meningkatkan proses metabolisme, meningkatkan kesehatan mental, meningkatkan kesehatan ibu hamil dan janin, meningkatkan kualitas tidur, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Kandungan gizi dan manfaat tempe bagi kesehatan: Nutrition and Health Benefits of Tempeh Aryanta, I Wayan Redi
Widya Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2023): Widya Kesehatan
Publisher : Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/widyakesehatan.v5i2.4828

Abstract

Kajian pustaka ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi dan manfaat tempe untuk kesehatan. Hasil penelusuran literatur menunjukkan bahwa tempe kaya dengan berbagai zat gizi yang penting untuk kesehatan, terutama protein dengan asam-asam amino esensial yang lengkap, mineral kalsium, fosfor, kalium, zat besi, magnesium, mangan, seng dan tembaga, viatamin B12, riboflavin, niasin, vitamin A, D, E dan vitamin K. Selain itu, tempe kaya dengan asam-asam lemak tidak jenuh majemuk, serat pangan, antioksidan (isoflavon), probiotik dan antibiotika alami, serta rendah lemak jenuh, stakiosa, rafinosa, dan asam fitat. Kandungan tempe seperti ini disebabkan oleh aktivitas kapang tempe terutama Rhizopus oligosporus, kecuali vitamin B12 yang dihasilkan oleh aktivitas Klebsiella pneumoniae dan Citrobacter freundii yang merupakan kontaminan. Manfaat tempe untuk kesehatan adalah: meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu mencegah berbagai penyakit degeneratif (penyakit jantung koroner, diabetes , kanker dan lain-lain), menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler, mencegah penyakit anemia, mencegah osteoporosis dan meningkatkan kesehatan tulang dan gigi, meningkatkan kesehatan otot, mencegah asma, mengurangi risiko Parkinson, bermanfaat untuk ibu hamil dalam meningkatkan suasana hati dan kecerdasan bayi, baik digunakan sebagai menu diet, mencegah terjadinya proses penuaan secara dini, dan meningkatkan kesehatan saluran pencernaan.