Dicky Hastjarjo, Dicky
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penalaran Deduktif Mahasiswa Hastjarjo, Dicky
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 20 No 1 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 1, 2004)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v20i1.4345

Abstract

The study was intended to determine the effects of different types of pragmatic schemas on the performance in conditional reasoning. Fifty seven freshmen of Faculty of Psychology, Gadjah Mada University (GMU), participated in the study. Deductive reasoning instrument consisted of twelve problems adapted from Klaczynski (1993) with minor revision. Arbitrer, pemission, and causal schemas were used in this study.The results show that most students failed to demonstrate conditional reasoning in all three types of pragmatic schemas. Permission schema was not solved better than the two other schemas. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh perbedaan skema pragmatis terhadap performans dalam penalaran kondisional. Lima puluh tujuh mahasiswa baru Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada menjadi subjek penelitian. Alat ukur penalaran deduktif terdiri atas 12 permasalahan yang diadaptasi dari Kiaczynski (1993). Skema arbitrer, permisi, dan kausal digunakan dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan penalaran kondisional mahasiswa tergolong rendah. Tidak ditemukan pengaruh perbedaan skema pragmatis terhadap penalaran kondisional mahasiswa.
Apakah Psikologi Dapat Terintegrasi? Hastjarjo, Dicky
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 21 No 3 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 3, 2006)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v21i3.4386

Abstract

Psychology has recently developed into a fragmented discipline, characterized by various different and conflicting concepts, theories and models. Efforts to integrate psychology have been proposed, one of them was Hhenriques' Tree of Knowledge System (ToKS). (ToKS) argued that human psychology was a hybrid discipline between psychological formalism and social sciences. Justification hypothesis played an important role in relating personal level analysis with sociocultural perspectives. Psikologi dewasa ini berkembang menjadi satu disiplin yang terkotak-kotak yang ditandai oleh berbagai konsep, teori dan model yang berbeda dan bahkan saling bertentangan satu sama lain. Telah banyak dilakukan upaya untuk mempersatukan psikologi diantaranya adalah Sistem Pohon Pengetahuan yang dilontarkan oleh Henriques (2004). Menurut Sistem Pohon Pengetahuan (SPP) maka psikologi manusia adalah sebuah disiplin hibrid antara psikologi formal dengan ilmu sosial. Satu konsep yang penting dalam SPP ialah Hipotesis Justifikasi sebagai jembatan antara analisis level individu dengan perspektif sosiobudaya.