Penelitian ini mengeksplorasi pengoptimalan teknik variasi size shot menggunakan lensafixed Sigma 50mm f/1.4 dalam produksi program feature budaya berjudul "Geliat KesenianRakyat: Kethek Ogleng Wonogiri". Tari Kethek Ogleng merupakan kesenian khasKabupaten Wonogiri yang terinspirasi dari tingkah laku kera di alam liar dan memiliki duaversi penyajian: tradisional dan kreasi. Penelitian ini bertujuan membuktikan bahwaketerbatasan focal length tetap pada lensa fixed tidak menghalangi kamerawanmenghasilkan beragam variasi size shot yang efektif untuk menyampaikan narasi visual.Metode yang digunakan adalah produksi kreatif dengan pendekatan studi kasus pada prosespembuatan feature berdurasi 25 menit yang terbagi dalam tiga segmen. Teknikpengumpulan data meliputi studi pustaka, wawancara mendalam dengan tiga narasumberutama yaitu pewaris kesenian tradisional, pegiat kesenian kreasi, dan Kepala BidangKebudayaan, dokumentasi, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenggunaan lensa fixed Sigma 50mm f/1.4 mampu menghasilkan sembilan variasi size shotmelalui pengaturan jarak kamera terhadap objek. Keunggulan lensa ini mencakup bukaanmaksimal f/1.4 untuk kondisi cahaya minim, distorsi warna minimal, dan sistem OpticalStabilizer yang meminimalisir guncangan. Variasi size shot terbukti efektif sebagai alatkomunikasi visual untuk menyampaikan narasi, emosi, dan konteks budaya kesenianKethek Ogleng. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi kamerawan dalammemaksimalkan peralatan terbatas serta mendokumentasikan upaya pelestarian keseniandaerah melalui media audiovisual.