ariyanti kayantari, ariyanti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK EMISI PARTIKEL ULTRAFINE PRINTER TERHADAP SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) MENCIT (Mus musculus) kayantari, ariyanti
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Printer merupakan sumber yang berpotensi memproduksi polusi, menghasilkan komponen organik seperti jenis emisi partikel ultrafine. Partikel dengan ukuran 20 nm - 100 nm yang disebut partikel ultrafine atau ultrafine particles (UFPs) telah menjadi perhatian para peneliti karena dampak dari partikel ini sangat signifikan terhadap kesehatan manusia. Oleh karena itu pada studi ini dilakukan penelitian pengaruh partikel ultrafine yang dihasilkan printer ink jet dan printer laser jet terhadap gambaran mikroskopis sel darah merah (eritrosit) pada mencit. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan proses printing dengan menggunakan printer inkjet dan printer laserjet di dalam sebuah chamber yang berisi 30 mencit. Setiap harinya mencit dipapar 100 lembar kertas A4 full text selama 6 minggu dan setiap minggunya diambil 5 sempel mencit untuk dibuat preparat apusan darah. Pengukuran konsentrsi partikel ultrafine dilakukan dengan cara menghubungkan chamber yang berisi emisi partikel printer ke selang P-trak UPC model 8525. Dari penelitian yang telah dilakukan diketahui pengaruh emisi partikel ultrafine yang dihasilkan atau dikeluarkan printer pada saat proses printing terhadap kerusakan sel darah merah mencit (Mus musculus). Total partikel  yang dihirup mencit dalam kurun waktu 1 minggu – 6 minggu adalah 0,99×1011 Pt sampai 5,92×1011 Pt dapat menimbulkkan kerusakan  sel darah merah sebesar 11% sampai dengan 80%. Demikian pula dengan total partikel yang dihasilkan oleh printer laserjet dan dihirup oleh mencit selama 1 minggu – 6 minggu adalah 0,611×107 Pt - 3,663×107 Pt yang dapat memberikan efek kerusakan sebesar 11% sampai 63%. Sehingga semakin tinggi total partikel ultrafine yang dihirup mencit, maka semakin tinggi pula kerusakan sel darah merah pada mencit. Hubungan antara total partikel yang dihirup mencit berbanding lurus dengan kerusakan sel darah merah pada mencit.   Kata kunci: Printer, partikel Ultrafine, Sel Darah Merah, Mencit