Febriyanti Ekasari, Febriyanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EMISI PARTIKEL ULTRAFINE PRINTER TERHADAP KERUSAKAN ORGAN GINJAL MENCIT Ekasari, Febriyanti
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partikel ultrafine merupakan partikel yang memiliki ukuran kurang dari 0,1 µm(≤ 0,1 µm). Proses utama pembentukan partikel ini biasanya melalui kondensasi uap panas selama proses combustion dengan temperatur tinggi dan proses nukleasi material atmosferik yang membentuk partikel baru. Partikel ultrafine didapat dari hasil printing menggunakan printer. Partikel ultrafine dapat menyebabkan kerusakan pada organ ginjal, untuk mengetahui kerusakan organ ginjal akibat partikel ultrafine maka dilakukan penelitian tentang pengaruh emisi partikel ultrafine printer terhadap organ ginjal mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan proses printing yang dipaparkan langsung terhadap mencit yang dimasukkan kedalam Exposure Chamber sebanyak 0 lembar (kontrol), 700 lembar, 1400 lembar, 2100 lembar, 2800 lembar, 3500 lembar dan 4200 lembar. Kemudian dibuat preparat histologi organ ginjal dan kerusakannya diamati dengan perbesaran 400x. Pengukuran konsentrasi partikel ultrafine menggunakan P-Trak UPC model 8525 dengan cara melakukan proses printing didalam Exposure Chamber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa banyaknya lembar yang dihasilkan dari proses printing memberi pengaruh terhadap perubahan struktur histologi ginjal mencit (Mus musculus). Semakin besar partikel ultrafine yang diperoleh dari proses printing maka akan semakin besar pula persentase kerusakan organ ginjal pada mencit.   Kata kunci : Printer, Partikel Ultrafine, Ginjal, Mencit.
PENGARUH EMISI PARTIKEL ULTRAFINE PRINTER TERHADAP KERUSAKAN ORGAN GINJAL MENCIT Ekasari, Febriyanti
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Partikel ultrafine merupakan partikel yang memiliki ukuran kurang dari 0,1 µm(≤ 0,1 µm). Proses utama pembentukan partikel ini biasanya melalui kondensasi uap panas selama proses combustion dengan temperatur tinggi dan proses nukleasi material atmosferik yang membentuk partikel baru. Partikel ultrafine didapat dari hasil printing menggunakan printer. Partikel ultrafine dapat menyebabkan kerusakan pada organ ginjal, untuk mengetahui kerusakan organ ginjal akibat partikel ultrafine maka dilakukan penelitian tentang pengaruh emisi partikel ultrafine printer terhadap organ ginjal mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan proses printing yang dipaparkan langsung terhadap mencit yang dimasukkan kedalam Exposure Chamber sebanyak 0 lembar (kontrol), 700 lembar, 1400 lembar, 2100 lembar, 2800 lembar, 3500 lembar dan 4200 lembar. Kemudian dibuat preparat histologi organ ginjal dan kerusakannya diamati dengan perbesaran 400x. Pengukuran konsentrasi partikel ultrafine menggunakan P-Trak UPC model 8525 dengan cara melakukan proses printing didalam Exposure Chamber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa banyaknya lembar yang dihasilkan dari proses printing memberi pengaruh terhadap perubahan struktur histologi ginjal mencit (Mus musculus). Semakin besar partikel ultrafine yang diperoleh dari proses printing maka akan semakin besar pula persentase kerusakan organ ginjal pada mencit.