Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Food Safety and Processing Technology

Pengujian Tingkat Kesegaran Ikan Bandeng di Pasaran Kabupaten Gresik Berdasarkan Limit Cemaran Mikrobiologi SNI (SNI 2729:2021) Chotimah, Chusnul; Ningrum, Sugiyati; Putri, Silvy Novita Antrisna
Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT) Vol. 1 No. 1 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jfspt.v1i1.6341

Abstract

Ikan bandeng termasuk ikan yang banyak diminati dan memiliki harga yang relatif murah serta mengandung zat gizi lengkap. Berdasarkan kandungan gizinya, ikan bandeng termasuk dalam perishable food (pangan yang mudah rusak) karena aktivitas mikroorganisme apabila dilakukan penanganan yang tidak tepat. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (2021), ikan dikatakan segar apabila terbebas dari cemaran mikroorganisme patogen seperti E. coli dan Salmonella. Oleh karena itu, dilakukan pengujian mikrobiologis untuk memastikan adanya cemaran mikroorganisme diantaranya Salmonella dan Escherichia coli serta dilakukan pengujian Total Plate Count (TPC). Hasil pengujian mikrobiologi ikan bandeng di pasaran Kabupaten Gresik menunjukkan hasil yang negatif terhadap uji bakteri Salmonella, dan uji bakteri E coli menunjukkan hasil <3MPN/g, serta uji TPC memperoleh hasil dibawah ambang batas SNI sebanyak 8,0 x 10-1. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel ikan bandeng yang telah diuji secara mikrobiologi tergolong kedalam ikan bandeng segar.
Uji kualitatif karbohidrat pada makanan empat sehat lima sempurna Hani, Hilwatun Nisa'; Putri, Silvy Novita Antrisna; Ningrum, Sugiyati; Utami, Dwi Retnaningtyas
Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT) Vol. 1 No. 1 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jfspt.v1i1.6349

Abstract

Karbohidrat merupakan salah satu makronutrien yang berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh manusia dengan menghasilkan energi sebesar 4 kalori (Kiojoule). Makanan empat sehat lima sempurna merupakan hal penting untuk mendapatkan makanan dengan gizi seimbang. Uji kualitatif karbohidarat pada makanan empat sehat lima sempurna bertujuan untuk mengetahui adanya gula pereduksi dan amilum pada bahan pangan. Pada penelitian ini menggunakan dua metoda analisa uji kualitatif yaitu uji benedict dan uji iodium dengan menggunakan sampel makanan empat sehat lima sempurna diantaranya nasi, tempe, tahu, telur rebus, sayur hijau, susu dan perasan buah semangka. Pada hasil uji benedict menunjukkan bahwa susu dan perasan buah semangka positif mengandung gula pereduksi ditandai dengan munculnya warna kuning . Pada uji iodium sampel nasi mendapatkan hasil yang positif ditandai dengan terbentuknya warna ungu. Amilum pada nasi akan membentuk kompleks antara amilum dan iodium sehingga terbentuk warna ungu.
Analisis Mikrobiologi Pada Produk Garam yang Diproduksi Oleh PT.UNIChemCandi Indonesia Berdasarkan Regulasi DI Indonesia (SNI & BPOM) Putri, Vita Maulidah; Prayitno, Sutrisno Adi; Putri, Silvy Novita Antrisna
Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT) Vol. 1 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jfspt.v1i2.7440

Abstract

Garam yang berkualitas harus memenuhi standar keamanan yang telah ditetapkan di Indonesia yaitu berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Per-BPOM). Keamanan pangan pada suatu produk dapat terpenuhi salah satunya dengan menerapkan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan mikroorganisme pada garam dan membandingkan dengan standar yang telah ditentukan berdasarkan SNI dan Per-BPOM. Hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis mikrobiologi menunjukkan bahwa garam yang diuji dengan parameter Bacillus cereus, Enterobacteriaceae, dan Clostridium perfringens adalah <1x yang artinya garam yang diuji tidak melebihi batas yang ditentukan berdasarkan SNI 7388-2009 dan per-BPOM No 13 Tahun 2019 yang ditunjukkan setelah inokulasi bahwa tidak ada petumbuhan koloni bakteri pada msaing-masing media selektif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pertumbuhan mikroorganisme pada garam yang diproduksi PT.UNIChemCandi Indonesia sehingga garam telah memenuhi standar keamanan pangan dan aman dikonsumsi.