Melati Indri Hapsari, Melati Indri
Pamong Belajar PP-PAUDNI Regional II Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PESERTA DIDIK KURSUS BIDANG VOKASI (STUDI DI LEMBAGA PENDIDIKAN PROFESI GRAHA WISATA SEMARANG) Hapsari, Melati Indri; Kristiani, Ana
Journal of Nonformal Education Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v1i1.3978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kualitas layanan yang diberikan kepada peserta didik kursus bidang vokasi di LPP Graha Wisata Semarang. Penelitian deskriptif ini menggunakan kuisioner dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Kuisioner diberikan peserta didik untuk mengetahui ekspektasi dan persepsi layanan yang telah diberikan pada lima dimensi kualitas layanan yaitu bukti fisik, reliabilitas, daya tanggap, jaminan dan empati. Penelitian menghasilkan kualitas layanan dengan skor 5,69 dipersepsikan baik oleh peserta didik, tetapi dengan mengukur ekspektasi dan persepsi layanan ditemukan kesenjangan dengan skor -0,78 yang artinya kualitas layanan masih belum memuaskan. Berdasarkan kesenjangan itu strategi peningkatan kualitas layanan yang dilakukan LPP Graha Wisata Semarang dengan memperbaiki fisik sarana prasarana dan meningkatkan kualitas SDM melalui bimbingan, pembinaan, pendidikan dan latihan.
PENGKAJIAN PROGRAM KURSUS DAN PELATIHAN TERKAIT DENGAN JENIS KETERAMPILAN, SERTIFIKASI DAN PENEMPATAN LULUSAN Hapsari, Melati Indri
Journal of Nonformal Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v2i1.5314

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis keterampilan yang dibutuhkan di dunia usaha dan industri terutama pasar ASEAN yang telah tersedia lembaga sertifikasinya, mengetahui pelaksanaan sertifikasi kompetensinya, dan proses penempatan tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri. Lokasi penelitian dilakukan di BNSP, BKSP, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta BP3TKI. Subyek dipilih sesuai kompetensinya. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Keabsahan data menggunakan kriteria kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas. Simpulan penelitian ini adalah bahwa jenis-jenis keterampilan yang dibutuhkan di dunia usaha dan industri terutama pasar ASEAN antara lain pariwisata, operator produksi, kayu lapis, konstruksi. Yang telah siap MRA-nya adalah bidang pariwisata dengan dikeluarkannya ACCSTP dan CATC. Pelaksanaan sertifikasi kompetensi di Indonesia adalah Lembaga Sertifikasi Profesi yang telah mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Proses penempatan tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri hanya dapat dilakukan oleh pemerintah dan pelaksana penempatan TKI swasta. Prosedur penempatan dimulai dari pra penempatan, penempatan dan pasca penempatan.
Kesenjangan Implementasi Kebijakan Pendidikan Dasar di Indonesia: Analisis antara Desain Kebijakan dan Praktik Layanan Pendidikan Hapsari, Melati Indri; Handoyo, Eko; Rokhman, Fathur
Jurnal Pendidikan Madrasah Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Madrasah
Publisher : Pusat Pengembangan Madrasah (PPM), dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpm.2026.97-104

Abstract

Basic education is a strategic foundation for human resource development and a fundamental right of every Indonesian citizen as mandated by the 1945 Constitution. The development of basic education policies in Indonesia is directed toward improving access, equity, learning quality, and educational relevance to social dynamics and contemporary challenges. This article aims to describe basic education development policies in Indonesia, analyze their implementation, and identify challenges and development strategies. This study employs a qualitative approach using the library research method. Data was collected through documentation studies of regulations, scientific literature, and relevant research findings, then analyzed descriptively. The findings indicate that policy implementation has been carried out through various strategic programs, including the compulsory nine-year education policy extended toward thirteen years, implementation of National Education Standards, development of the Independent Curriculum, equalization of educational access, strengthening educational governance, and improving teacher competencies. These policies have positively contributed to increasing participation in basic education. However, implementation still faces challenges such as disparities in educational quality across regions, limited infrastructure, low digital literacy, and uneven teacher distribution. Therefore, evidence-based policy strengthening, equitable educational facilities, continuous teacher competency development, and multi-stakeholder collaboration are essential to achieve quality and inclusive basic education in Indonesia.