Ismi Lutfinur, Ismi
Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI ZONA SESAR OPAK DI DAERAH BANTUL YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI Lutfinur, Ismi; Wulandari, Ratna S; Fauziyah, Syifaul
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i1.5334

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi adanya sesar dan jenis batuan di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Opak, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode seismik refraksi, sebanyak 4 lintasan dengan masing – masing panjang lintasan 50 m. Hasil penelitian belum menunjukkan adanya struktur sesar minor. Oleh sebab itu, untuk mengetahui lebih lanjut digunakan metode lain yaitu geolistrik resistivity dengan konfigurasi schlumberger, sebanyak 3 lintasan dengan panjang masing –masing 75 m. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan persamaan resistivitas semu, kemudian dilakukan inversi menggunakan software Res2dinv untuk mendapatkan nilai resistivitas sesungguhnya. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai resistivitas sebesar 5 Ωm sampai 1400 Ωm. Litologi ditentukan dengan melakukan interpretasi, yaitu membandingkan tabel nilai resistivitas batuan dan peta geologi daerah penelitian. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki penyusun litologi yang sama, yaitu lempung berpasir, tuf dan lava. Terdapat indikasi patahan di sepanjang lintasan penelitian yang ditunjukkan dengan nilai resistivitas yang rendah Sesar minor tersebut dicirikan oleh adanya rekahan di sekitar DAS Opak dan penyebaran batuan ubahan di sekitar lokasi penelitian.
IDENTIFIKASI ZONA SESAR OPAK DI DAERAH BANTUL YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI Lutfinur, Ismi; Wulandari, Ratna S; Fauziyah, Syifaul
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i1.5334

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi adanya sesar dan jenis batuan di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Opak, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode seismik refraksi, sebanyak 4 lintasan dengan masing – masing panjang lintasan 50 m. Hasil penelitian belum menunjukkan adanya struktur sesar minor. Oleh sebab itu, untuk mengetahui lebih lanjut digunakan metode lain yaitu geolistrik resistivity dengan konfigurasi schlumberger, sebanyak 3 lintasan dengan panjang masing –masing 75 m. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan persamaan resistivitas semu, kemudian dilakukan inversi menggunakan software Res2dinv untuk mendapatkan nilai resistivitas sesungguhnya. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan nilai resistivitas sebesar 5 Ωm sampai 1400 Ωm. Litologi ditentukan dengan melakukan interpretasi, yaitu membandingkan tabel nilai resistivitas batuan dan peta geologi daerah penelitian. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki penyusun litologi yang sama, yaitu lempung berpasir, tuf dan lava. Terdapat indikasi patahan di sepanjang lintasan penelitian yang ditunjukkan dengan nilai resistivitas yang rendah Sesar minor tersebut dicirikan oleh adanya rekahan di sekitar DAS Opak dan penyebaran batuan ubahan di sekitar lokasi penelitian.
Identification of subsurface fault using schlumberger configuration geoelectricity method. Case study in Opak River Yogyakarta Lutfinur, Ismi; K, Khumaedi; Susanto, Hadi
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 5, No 02 (2015): October
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v5i02.278

Abstract

The Opak river is formed by fault. The earthquake in Yogyakarta on May 27th, 2006 had activated the Opak’s fault and caused secondary fault. The fault had made destruction of the infrastructure. This research aimed to determine the description of subsurface structure and to identify the location of the underground fault. The Schlumberger configuration of geoelectrical method was used for identifying the fault in the research area. The data collected in three lines of each which the length is 75 meters. The datas were processed by Res2dinv and Surfer 10.0. Based on the result of the process, the resistivity value are 5-1077 Ωm and the discontinue plane of the contour profile resistivity at depth function. The discontinuities of resistivity value can be interpreted the fault plane. The position of the fault in line A is 38 m, while on the line B and C, the fault locations are located at 33 m from the start point of the measurement. The faults in lines A, B, and C are straight with the strike N 113° E.