Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PRODUKSI TEBU DI JAWA TENGAH Tunjungsari, Ratna
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 7, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v7i2.3893

Abstract

This research are to analyze the influence of width of land area for growing the sugarcane plants, sugarcane seed , fertilizer and labour to the sugarcane production. A model was built by using Cobb-Douglas equation, in which it employed two or more variables. The variables were dependent (Y) and independent variables (X). By using panel data that consisted of 26 data regencies or cities in Central Java during 7 years ( from 2007 to 2013), it could be obtained a fixed effect model, as the most effective model. The research results show that the the width of land area for growing the sugarcane plants, fertilizer and employees are suitable with the theory while the seed is not suitable with the theory. It can be known statistically that the significance level of 0,05 on the width of land area, the quantity of the fertilizer and the number of labors can have smaller significant (prob) value than 0,05. It means that those three variables statistically and significantly influnce the quantity of sugarcane production in Central Java. Meanwhile, the quantity seed variable, statistically does not influence significantly to the sugarcane production. It is because its significant value is bigger than 0,05. Penelitian ini dilakukan pada provinsi di Jawa Tengah untuk melihat produksi tebu di Jawa Tengah. Peneli-tian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan terhadap produksi tebu, pengaruh bibit terhadap produksi tebu, pupuk terhadap produksi tebu dan menganalisis tenaga kerja terhadap produksi tebu. Model dibangun menggunakan model Cobb-Douglas merupakan persamaan dengan menggunakan dua atau lebih variabel, dimana variabel yang satu merupakan variabel yang dijelasakan atau variabel dependen (Y) dan lain-nya merupakan variabel indipenden atau yang menjelaskan (X). Dengan menggunakan data panel yang terdiri dari data 26 kabupaten/kota di Jawa Tengah, kurun waktu 7 tahun (2007-2013), diperoleh fixed effect model sebagai model yang paling efektif. Hasil penelitian menunjukkan luas lahan, pupuk dan tenaga kerja sesuai dengan teori sedangkan bibit tidak sesuai dengan teori. Secara statistik dapat diketahui bahwa pada tingkat signifikansi 0,05 variabel luas lahan, jumlah pupuk, dan jumlah tenaga kerja yang dipakai mempunyai nilai signifikansi (prob) lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa ketiga variabel ini secara statistik berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi tanama tebu di Jawa Tengah. Sementara itu, variabel jumlah bibit (karena nilai signifikansinya/ prob lebih besar dari 0,05) secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi tebu.
ANALISIS PRODUKSI TEBU DI JAWA TENGAH Tunjungsari, Ratna
JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Vol 7, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jejak.v7i2.3893

Abstract

This research are to analyze the influence of width of land area for growing the sugarcane plants, sugarcane seed , fertilizer and labour to the sugarcane production. A model was built by using Cobb-Douglas equation, in which it employed two or more variables. The variables were dependent (Y) and independent variables (X). By using panel data that consisted of 26 data regencies or cities in Central Java during 7 years ( from 2007 to 2013), it could be obtained a fixed effect model, as the most effective model. The research results show that the the width of land area for growing the sugarcane plants, fertilizer and employees are suitable with the theory while the seed is not suitable with the theory. It can be known statistically that the significance level of 0,05 on the width of land area, the quantity of the fertilizer and the number of labors can have smaller significant (prob) value than 0,05. It means that those three variables statistically and significantly influnce the quantity of sugarcane production in Central Java. Meanwhile, the quantity seed variable, statistically does not influence significantly to the sugarcane production. It is because its significant value is bigger than 0,05. Penelitian ini dilakukan pada provinsi di Jawa Tengah untuk melihat produksi tebu di Jawa Tengah. Peneli-tian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh luas lahan terhadap produksi tebu, pengaruh bibit terhadap produksi tebu, pupuk terhadap produksi tebu dan menganalisis tenaga kerja terhadap produksi tebu. Model dibangun menggunakan model Cobb-Douglas merupakan persamaan dengan menggunakan dua atau lebih variabel, dimana variabel yang satu merupakan variabel yang dijelasakan atau variabel dependen (Y) dan lain-nya merupakan variabel indipenden atau yang menjelaskan (X). Dengan menggunakan data panel yang terdiri dari data 26 kabupaten/kota di Jawa Tengah, kurun waktu 7 tahun (2007-2013), diperoleh fixed effect model sebagai model yang paling efektif. Hasil penelitian menunjukkan luas lahan, pupuk dan tenaga kerja sesuai dengan teori sedangkan bibit tidak sesuai dengan teori. Secara statistik dapat diketahui bahwa pada tingkat signifikansi 0,05 variabel luas lahan, jumlah pupuk, dan jumlah tenaga kerja yang dipakai mempunyai nilai signifikansi (prob) lebih kecil dari 0,05 yang berarti bahwa ketiga variabel ini secara statistik berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi tanama tebu di Jawa Tengah. Sementara itu, variabel jumlah bibit (karena nilai signifikansinya/ prob lebih besar dari 0,05) secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi tebu.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENGOPTIMALKAN PEMASARAN PRODUK PADA UMKM GALERY-IMAEY SEMARANG Widiyanti, Widiyanti; Tunjungsari, Ratna; Budiartono, Agung
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.4639

Abstract

Perubahan akan selalu terjadi dalam setiap aspek kehidupan, tidak terkecuali dalam aspek ekonomi dan bisnis, sehingga sebagai pelaku bisnis sangat perlu untuk senantiasa mampu beradaptasi. Semakin banyaknya bermunculan usaha sejenis, menjadi tantangan tersendiri bagi pebisnis untuk memiliki strategi yang tepat dalam implementasi bisnis proses yang dilakukan agar tetap bisa eksis dan mampu memenangkan persaingan. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pendampingan dan pelatihan tentang pentingnya optimalisasi pemasaran bagi UMKM karena dapat membantu memasarkan produk mereka dengan lebih mudah dikenal oleh konsumen sehingga memudahkan dalam mendapatkan pelanggan, menghemat biaya promosi dan meningkatkan kecepatan transaksi sehingga membuka potensi keuntungan yang lebih besar, dilanjutkan pelatihan dan diskusi tentang materi yang disampaikan sampai mitra benar-benar memahami tentang pentingnya memaksimalkan kebermanfaatan adanya digital marketing dan media sosial seperti facebook, whatsapp, instagram, tik tok, dan youtube yang menciptakan peluang lebih luas dan terbuka. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang akan dilakukan ini bertujuan untuk mendampingi mitra mengoptimalkan kebermanfaatan digital marketing untuk memaksimalkan keuntungan, dan mengupayakan strategi kelangsungan usaha, dan tujuan jangka panjang secara berkelanjutan dalam kondisi ketidakpastian yang melingkupi. Pemanfaatan Digital marketing notabene selain dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan mampu mendukung efisiensi biaya pemasaran, juga membuat ruang dan waktu pemasaran tidak terbatas. Selain itu digital marketing bersifat real time, sehingga pelaku bisnis dapat langsung memperhatikan minat dan feed back dari pasar yang dituju.