Fahmi Aldiamar, Fahmi
Kementerian Pekerjaan Umum

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Landslide Mechanisms in the Cisumdawu Toll Road through a Geoforensics Approach to Increase Slope Stability Mardjuni, Adhystira; Pramono Rahardjo, Paulus; Aldiamar, Fahmi
UKaRsT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/ukarst.v8i1.6587

Abstract

Landslides are a significant threat to infrastructure in tropical regions like Indonesia, especially in projects that cross volcanic slopes. A significant case occurred on the Cisumdawu Toll Road Section 2, triggered by high rainfall and water-saturated young volcanic soil. Given the complexity of such failures, comprehensive investigations are crucial. This study aims to analyze the causes and mechanisms of landslides in the Ciherang Village, specifically at STA 19 KM 65 using a geoforensics approach. This approach involves field investigations to collect geotechnical and geophysical data such as boring logs, SPT, pressure meters, inclinometers, and geoelectric resistivity testing. These were used to reconstruct subsurface conditions before failure. Numerical modeling was then performed with variations in groundwater level (GWL) and K₀ to simulate slope stability and identify failure triggers. The results show that landslides was translational, occurring in the transition zone between sandy silt (tuff) and weathered tuff breccia layers at depths of 30–35 meters, where differences in permeability made the zone vulnerable. The decrease in GWL significantly improved slope stability, increasing the safety factor to 1.435, while K₀ variation had a lesser impact. A combination of bored piles, ground anchors, soil nailing, and slope regrading effectively stabilized the slopes. These findings contribute to a better understanding of the mechanisms and causes of landslides so that mitigation strategies can be more targeted to increase slope stability.
Analisis Respons Tanah Di Permukaan Pada Beberapa Lokasi Pemboran Dangkal Stasion Gempa Bmkg Ridwan, Mohamad; Aldiamar, Fahmi
Jurnal Permukiman Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2017.12.45-57

Abstract

Analisis hazard gempa untuk wilayah Indonesia sudah disusun dalam peraturan gempa Indonesia (SNI-1726-2012) untuk Peak Ground Acceleration (PGA) dan spektrum respons dibatuan dasar, sedangkan aplikasi untuk disain struktur harus dihitung dipermukaan dengan mempertimbangkanefek tanah lokal. Analisis respon spesifik site dapat dilakukan dengan menggunakan analisis perambatan gelombang dari batuan dasar ke permukaan berdasarkan input parameter tanah dan goyangan di batuan dasar. Pada penelitian ini dilakukan analisis respon spesifik situs pada empat lokasi yang telah diketahui kondisi tanahnya berdasarkan hasil uji pengeboran dan Standard Penetration Test (SPT) yaitu di Serang, Sukabumi, Cilacap, dan Wonogiri yaitu lokasi stasion seismograf milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Hasil analisis pada seluruh lokasi tersebut diperolehspektrum respons dipermukaan pada perioda 1,0 detik terjadi amplifikasi, sedangkan pada PGA dan spektrum respons 0,2 detik terjadi deamplifikasi. Bila dibandingkan dengan ASCE-07-10 untuk jenis tanah sedang (SD) memperlihatkan nilai amplifikasi hasil penelitian yang lebih rendah. Hal ini tentunya akan menjadi bahan kajian dan evaluasi lebih lanjut untuk kebutuhan praktis. 
Kajian Awal Kelas Situs untuk Perencanaan Ketahanan Gempa Struktur Bangunan Gedung di DKI Jakarta Aldiamar, Fahmi; Ridwan, Mohamad; Rusli, Rusli
Jurnal Permukiman Vol 8 No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk kebutuhan perencanaan ketahanan gempa struktur bangunan gedung, diperlukan parameter disain berupa percepatan puncak dan spektra disain di permukaan tanah. Untuk mendapatkan parameter tersebut diperlukan klasifikasi kelas situs, sehingga parameter gempa di permukaan dihasilkan dari percepatan di batuan dasar atau pada kelas situs B (SB) dikalikan dengan faktor koefisien situs. Klasifikasi kelas situs ditentukan oleh SNI 1726 : 2012 untuk lapisan tanah setebal 30 m dapat ditentukan berdasarkan nilai uji penetrasi standar ( N ), kecepatan rambat gelombang geser ( V s ) atau kuat geser niralir ( S u ). Mengingat umumnya uji penetrasi standar dilakukan di Indonesia, maka pada tulisan ini disampaikan evaluasi kelas situs berdasarkan data penetrasi standar hingga kedalaman 30 m yang dikumpulkan dari kegiatan microzonasi Jakarta yang dilakukan oleh kerjasama antara Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pusat Litbang Pemukiman, Pemerintah DKI dan Institut Teknologi Bandung. Analisis awal menggunakan metode fungsi berbasis radial dengan fungsi spline Kernel pada data uji penetrasi standar di DKI Jakarta menunjukkan bahwa hampir keseluruhan area Jakarta Utara dan Jakarta Pusat masuk dalam kategori kelas situs E (tanah lunak) dengan nilai N <15, sedangkan beberapa bagian di Jakarta Barat, Timur dan Selatan terlihat area dengan nilai N >15 yang menunjukkan bahwa beberapa area di daerah tersebut masuk dalam kategori kelas situs D (tanah sedang).