Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERHITUNGAN PRODUKSI ALAT ANGKUT DUMP TRUCK HINO 500 PADA PT. PULAU LEMON DISTRIK RANSIKI KABUPATEN MANOKWARI SELATAN Bambang Triyanto; Riris Setyowati; Fahrul Indrajaya
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v5i2.7648

Abstract

PT. Pulau Lemon merupakan perusahan pertambangan yang berada di Distrik Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan Provinsi Papua Barat, adapun bahan galian yang di tambang adalah Sirtu (Pasir dan Batu).Dalam melakukan proses penambangan sering dihadapi masalah dalam pengoperasian alat-alat mekanis khususnya alat angkut yang menjadi kajian dalam penelitian ini, sehingga diperlukan perhitungan efisiensi dan besarnya produksi alat angkut tersebut antara lain: Berapa efisiensi kerja dump truck Hino 500, berapa produksi dump truck Hino 500 dan apa saja kendala pada proses pengangkutan di PT. Pulau Lemon. Berdasarkan hasil perhitungan efisiensi kerja dump truck HINO 500 pada PT. Pulau lemon diperoleh efektivitas E = 84.24 %. Ini bisa dikatakan kinerja operator adalah baik, ketersediaan fisik (PA) sebesar 88,82 % mengindikasikan keadaan dump truck yang digunakan dalam kondisi baik, utilitas (U) sebesar 72,100 % dikatakan bagus, efisiensi optimum ( eff opt ) 53.90 dapat dikatakan buruk. Berdasarkan hasil perhitungan, maka perhitungan dump truck didapatkan sebesar 9,084 m³ / jam. Produksi dump truck dapat dinilai dari waktu efektif alat yang bekerja sebab semakin tinggi nilai efektifitas kerja akan semakin tinggi produksi yang dicapai. Adapun kendala yang dihadapi di lapangan dari proses produksi adalah pengaruh cuaca, dalam hal ini hujan akan mengakibatkan terhentinya produksi dari alat angkut tersebut dan pengaruh kedisiplinan karyawan yang tidak tepat waktu bekerja sesuai jam kerja perusahaan.
PENGARUH DAN HUBUNGAN KESERASIAN ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT TERHADAP PRODUKSI SIRTU DI KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT Bambang Triyanto; Fahrul Indrajaya
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v6i1.7662

Abstract

Keserasian merupakan salah satu faktor penting yang dapat digunakan dalam penentuan jumlah alat muat dengan alat angkut terhadap produksi sirtu. Untuk menentukan keserasian alat muat dan alat angkut perlu menghitung pengaruh dan hubungan dari variabel tersebut. Metode penelitian yaitu menggunakan data sekunder atau data literatur dari skripsi terdahulu yang terdiri dari cycle time alat muat dan alat angkut, match factor perhari, dan data produksi perhari. Hasil dari alat muat dan alat angkut tidak memiliki keserasian kerja pada kegiatan pemuatan dan pengangkutan, hal ini disebabkan karena nilai match factor sebesar 0,17 atau kurang dari 1. Alat muat dan alat angkut memiliki pengaruh positif antara match factor dan produksi backhoe sebesar 76,36% dan memiliki hubungan yang sangat kuat dan searah sebesar 0,8738. Untuk match factor dan produksi dump truck juga memiliki pengaruh yang positif sebesar 80,82% dimana hubungannya sangat kuat dan searah antara match factor dan produksi dump truck sebesar 0,8989. Kesimpulannya yaitu alat muat bekerja kurang efisien dan alat angkut sibuk bekerja sehingga nilai match factor 0,17. Terdapat pengaruh yang positif dan hubungan yang sangat kuat antara keserasian alat muat dan alat angkut terhadap produksi sirtu.
EVALUASI DAMPAK KEGIATAN PELEDAKAN VERTICAL BENCHING TERHADAP GROUND SUPPORT PT. FREEPORT INDONESIA: EVALUATION OF THE IMPACT OF BLASTING ACTIVITIES VERTICAL BENCHING OF GROUND SUPPORT PT. FREEPORT INDONESIA Yulius B. Sirwutubun; Bambang Triyanto; Juanita R. Horman
JISTECH: Journal of Information Science and Technology Vol 6 No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the tunnel excavation method on underground mine Grasberg Block Caving method heading and bench, the size of the tunnel were observed (width, m x height, m) 6.8 x 6 (headings) and 6.8 x 3 (bench). After the excavation is done on a heading followed by the activities of ground support, then do the blasting vertical benching. Blasting activities can give bad impact among others fly rock and an excessive burst of energy that could damage ground support on drift back. Ground support is used namely splitset, wire mesh, threadbar and cable bolt. The geometry of the blasting is applied on the area of Grasberg And Drift 5 and 7 (exhaust) the burden of 1.75 m, spacing 1.40 m, height 3 m, benching depth hole explosive 4 m with a slope of 50 and 150, field 2.1 m, 0.8 m, drilling sub powder factor of 1.14 kg/m3 and stemming is not used. The draft of the proposed blasting, based on prediction method using C.J. Konya and Berta G produces a range of fly rock 2.61 m and energy blast 40,24 MJ.