This Author published in this journals
All Journal Teknofisika
Anggrata Adzdzantyawan, Anggrata
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Komputer Berbasis Delphi untuk Analisis Perhitungan Persebaran Dosis Radiasi Pesawat Sinar-X dalam Bentuk Kurva Isodosis Adzdzantyawan, Anggrata; Mondjo, Mondjo; Waseso, Probo
Teknofisika Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.608 KB)

Abstract

Pada instalasi radiasi seperti instalasi radiologi, aspek keselamatan pekerja radiasi harus diperhatikan. Setiap pekerja radiasi harus mengenali medan tempatnya melakukan pekerjaannya dengan tersedianya informasi yang jelas mengenai tingkat radiasi, terlebih radiasi sekunder. Bentuk informasi medan radiasi tersebut divisualisasikan dalam bentuk kurva isodosis. Analisis persebaran dan besarnya dosis radiasi sekunder di sekitar pesawat sinar-X dilakukan dengan adanya visualisasi informasi tersebut. Pembuatan program komputer sebagai alat bantu peraga bertujuan untuk mempermudah melakukan analisis kurva isodosis. Pada penelitian ini, dilakukan pengukuran laju dosis radiasi sekunder menggunakan phantom air sebagai media penghambur pada sudut hambur 90° dengan tabung pesawat sinar-X diarahkan ke bawah tegak lurus meja pasien pada 7 arah sudut di sekeliling phantom air, di setiap arahnya divariasikan 3 jarak titik pengambilan. Selanjutnya data yang sudah terkumpul akan diolah dengan menghitung laju dosis di setiap sudutnya, kemudian menghubungkan laju dosis yang sama antar sudut dan menghitung laju dosis pada titik-titik tertentu. Berdasarkan tahapan tersebut selanjutnya dibuat program komputer berbasis Delphi. Pengujian dilakukan dengan analisa data hasil perhitungan laju dosis radiasi menggunakan program dibandingkan dengan pengukuran sebenarnya. Hasil pengujian program tersebut didapat selisih hasil laju dosis menggunakan perhitungan program dengan pengukuran berkisar pada rentang 10,830-32,050% dan selisih rerata sebesar 17,334%.