Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MINAT MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEOLAHRAGAAN TERHADAP MATA KULIAH SPORT MASSAGE DI SEMESTER GASAL TAHUN AJARAN 2023/2024 UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA Dimas Alfikri; Yulius Agung Saputro
Jayabama: Jurnal Peminat Olahraga Vol. 3 No. 2 (2024): Jayabama: Jurnal Peminat Olahraga
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6732/jayabama.v3i2.4518

Abstract

Massase olahraga dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang penting, memungkinkan mereka menjadi individu yang baik dalam masyarakat. Dengan demikian, lulusan program studi Ilmu Keolahragaan fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mercu Buana Yogyakarta tidak hanya di persiapkan untuk bekerja di sektor formal, namun juga berkesempatan untuk menjajaki usaha mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan terhadap mata kuliah sport massage. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif dengan menggunakan metodelogi kuantitatif. Salah satu ciri utama pendekatan kuantitatif melibatkan pengumpulan data melalui survey atau kuesioner. Dalam penelitian ini populasinya berjumlah 40 mahasiswa angkatan 2022 Program Studi Ilmu Keolahragaan yang telah menyelesaikan mata kuliah sport massage. Data yang diperoleh dari respon mahasiswa dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui minat mahasiswa terhadap mata kuliah sport massage. Hasil penelitian minat mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan tahun 2022 terhadap mata kuliah sport massage di semester gasal Universitas Mercu Buana Yogyakarta khusunya tentang keinginan untuk mengetahui dan menguasai sport massage hasilnya terbagi dalam beberapa kategori yaitu kategori sangat ingin tahu sebanyak 13,2%, kategori ingin tahu sebanyak 78,9%, kategori sedikit ingin tahu 2,6%, tidak ingin tahu sebanyak 5,3%. Jadi berdasarkan hasil keseluruhan minat mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan tahun 2022 terhadap mata kuliah sport massage mahasiswa lebih dominan masuk kategori ingin tahu, dengan jumlah mahasiswa 30 mahasiswa sebesar (78,9%) dari total responden.
Kontribusi Permainan Javanese Kickfun Game untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Wayang Kulit Antonius Tri Wibowo; Yulius Agung Saputro; Febri Sulistiya; Alimatus Sahrah; Yusnia Vera Wulandari; Syafi Faiz Abdul Hakim; Tyas Listyowati; I Putu Bagus Wira Sukmana; Aidil Khairi Yuma
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v5i1.3136

Abstract

Remaja sudah banyak yang tidak mengenal dan meninggalkan wayang kulit padahal wayang kulit merupakan peninggalan warisan budaya leluhur Nusantara, maka dari itu perlu dilestarikan dan perlu dikenalkan pada remaja. Dalam penelitian ini, remaja dikenalkan dengan wayang kulit melalui permainan olahraga J-KIG. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan Quasi Eksperimen mengambil data pre-test dan post-test tanpa melakukan treatment tanpa adanya perlakuan khusus. Hasil penelitian ini berdasarkan nilai signifikansi (2-talled) 0,001<0,05 menunjukkan perbedaan yang signifikan antara variabel awal (pre-test) dengan variabel akhir (post-test). Kesimpulannya dari data itu menunjukkan terdapat pengaruh signifikan untuk mengenalkan wayang kulit para remaja menggunakan permainan olahraga J-KIG, sehingga ke depannya permainan olahraga J-KIG ini bisa menjadi alternatif untuk mengenalkan wayang kulit pada remaja.
The effectiveness of the Javanese Kickfun Game (J-KIG) as a medium for introducing Wayang Kulit to teenagers: The effectiveness of the Javanese Kickfun Game (J-KIG) as a medium for introducing Wayang Kulit to teenagers Wibowo, Antonio Tri; Setyowati, Servatia Mayang; Saputro, Yulius Agung; Sulistiya, Febri; Sahrah, Alimatus
Jurnal Keolahragaan Vol. 13 No. 2: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v13i2.90005

Abstract

Wayang kulit is a Javanese cultural heritage that is full of moral and philosophical values, but adolescents' interest in it is decreasing. Therefore, an innovative approach is needed to reintroduce wayang kulit to the younger generation. This study aims to test the effectiveness of the Javanese Kickfun Game (J-KIG) in introducing puppetry to adolescents. The method used was a quasi-experiment with a one group pretest-posttest design. The research sample consisted of 14 adolescents from Pundong 1, Sleman, Indonesia. The instrument used was the J-KIG cognitive test, and the data analysis was carried out by the Wilcoxon Signed-Rank Test. The results of the normality test showed that the pretest data were normal and the posttest data were not distributed normally, so non-parametric analysis was used. The results of the Wilcoxon test showed a significant improvement between pretest and posttest scores (Z = −3.210; p = 0.001), with 13 respondents improving and 1 respondent having the same score. These findings show that J-KIG is effectively used as an educational medium to introduce the values of wayang kulit to adolescents. The implication of this study is that sports games combined with Wayang kulit, which is a Javanese cultural heritage rich in moral and philosophical values, can be an innovative strategy in physical education, character building, and cultural preservation.
Workshop Rugby Masuk Sekolah untuk Sekolah Dasar di Yogyakarta Febri Sulistiya; Yulius Agung Saputro; Diva Anindya Sahrani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengadian kepada Masyarakat ini secara teoritis diharapkan dapat menambah pengetahuan dalam bidang olahraga baru yaitu cabang olahraga rugby, sekaligus secara praktis diharapkan dapat memberikan informasi bagi guru dan murid mengenai olahraga rugby memalui Workshop Rugby Masuk Sekolah (RMS). Metode dalam program pengabdian ini adalah dengan memberikan workshop. Materi diberikan teori dan praktik langsung di lapangan. Proses kegiatan workshop dimulai memberikan pemaparan dan diskusi tentang olahraga Rugby, menyusun session plan yang akan digunakan untuk praktik mengajar atau melatih, praktik bermain secara langsung di lapangan dari cara memegang bola (ball handling), mengoper (passing) dan menerima passing (receive), bermain Tag Rugby. Praktek mengajar/melatih dari session plan yang dibuat sesuai tema materi yang diberikan. Manfaat penelitian ini secara teoritis diharapkan dapat menambah pengetahuan dalam bidang olahraga, sekaligus secara praktis diharapkan dapat memberikan informasi bagi guru dan murid mengenai olahraga rugby.
Pengembangan Instrumen Tes Kondisi Fisik Khusus Cabang Olahraga Rugby Sevens Febri Sulistiya; Yulius Agung Saputro; Diva Anindya Sahrani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrument tes kondisi fisik khusus cabang olahraga rugby sevens. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan ini menggunakan langkah-langkah Sugiyono (2016: 298) yaitu: (1) potensi masalah, (2) mengumpulkan data atau informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk akhir, (10) produksi masal. Penelitian pengembangan pada penelitian ini hanya sampai pada tahap revisi produk akhir. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah instrument tes kondisi fisik cabang olahraga rugby sevens diantaranya: tes kecepatan sprint 10 (akselerasi) dan 40m, tes kelincahan T test (digunakan untuk tes kelincahan pada saat pemain bertahan), illinois agility test (digunakan untuk tes kelincahan pada saat pemain menyerang), tes VO2max menggunakan yo-yo intermittent recovery test, tes kekuatan (streght) menggunakan 1RM bench press dan leg press, tes kelentukan sit and reach, tes power menggunakan vertical jump dan shocken test.