Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin Poltanesa

Pengaruh Dampak Pandemi Kasus Varian Omicron Pada Harga Saham Dan Volume Perdagangan Saham PT Blue Bird Tbk Puminda, Alyajen Tri; Pujiati, Desi
Poltanesa Vol 23 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v23i2.1934

Abstract

Pandemi saat ini belum berakhir yaitu adanya virus baru Omicron. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap kinerja harga saham. Salah satu perusahaan yang memiliki efek besar dikarenakan virus Omicron adalah perusahaan yang bergerak dibidang transportasi seperti PT Blue Bird Tbk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan harga saham dan volume perdagangan saham PT Blue Bird Tbk sebelum dan selama pandemi Covid-19 kasus varian Omicron. Data yang digunakan adalah data sekunder, dengan sumber data berupa laporan ikhtisar saham PT Blue Bird Tbk dan IDN Financial. Data harga saham dan volume saham yang digunakan yaitu periode satu bulan sebelum dan satu bulan selama pandemi kasus varian Omicron. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov (K-S) dan uji paired sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan harga saham yang signifikan sebelum dan selama pandemi kasus varian Omicron. Sinyal keputusan investor terhadap saham PT Blue Bird Tbk cenderung menunda untuk membeli saham tersebut, dikarenakan khawatir pandemi Covid-19 varian Omicron dapat terus menurunkan nilai harga saham perusahaan PT Blue Bird Tbk. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan volume perdagangan saham yang signifikan sebelum dan selama pandemi kasus varian Omicron. Adanya volume perdagangan saham yang menurun menunjukkan bahwa investor cenderung menunda investasi bahkan melakukan penarikan modal dalam melakukan investasi saham tersebut
Profitability Performance of BUMN Banks and Bank Health Level Pujiati, Desi; Chaerunnisa, Chaerunnisa
Poltanesa Vol 24 No 2 (2023): December 2023
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v24i2.2932

Abstract

Bank health is one measure of financial performance achievement. Success in managing assets in banking companies is measured by the level of profitability in the Return On Assets ratio. Profitability can be achieved with healthy financial conditions. Good bank health with good management, bad credit ratio which is below the provisions of the OJK, sufficient capital ratio. The aim of this research is to examine in more depth how much profitability achieved is influenced by the level of bank health on profitability at BUMN commercial banks. BUMN banks are the main supporter of government banking services with private management. The choice of secondary data in financial reports is needed to obtain bank health and profitability ratios. An analytical tool that can measure whether there is an influence between the level of bank health and profitability using multiple linear analysis. The research findings confirm that GCG at BUMN banks in Indonesia has an influence on achieving profitability. The GCG Value Assessment produces the highest average GCG rating of 1. This high assessment is because BUMN banks are able to implement GCG principles to achieve accountable profitability. NIM influences the Profitability (ROA) management ability of BUMN banks in Indonesia in terms of revenue performance in a healthy condition with an average of above five percent. The healthy level of NPLs in BUMN banks with an average yield of three percent has no effect on profitability performance. Profitability (ROA) at BUMN banks is not influenced by capital management from achieving the CAR ratio.