Anggaunita Kiranantika, Anggaunita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploitation and objectification of women through Video Call Sex practice in radical feminism: The study of the phenomenon in working women Devi, Risma Auliana; Ridwan, Ahmad; Kiranantika, Anggaunita
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v11i1.28287

Abstract

The exploitation and objectification of women are issues that develop across various aspects of life, including the digital realm. From a radical feminist perspective, the phenomenon of Video Call Sex arises due to the rapid advancement of digital technology, leading to increased exploitation of women. This practice commodifies women's bodies to fulfill men's sexual desires. This study aims to analyze the forms of exploitation and objectification experienced by women in Video Call Sex practices. A qualitative approach with a phenomenological perspective was used. Data collection techniques included interviews and participatory observations. The research subjects were women with direct experience in Video Call Sex who were willing to openly share their personal experiences. The study involved three informants, and data collection continued until no new information was found. The study’s findings reveal that: (1) Women are reduced to sexual objects controlled by men, either as clients or as request regulators. (2) There is a power imbalance between men and women, as women are in a vulnerable position in responding to client demands. These findings indicate that women in Video Call Sex practices face not only economic exploitation but also structural oppression that sustains gender inequality. The novelty of this research lies in its in-depth analysis of how digital technology reinforces the exploitation of women within a radical feminist framework and how this practice contributes to the expanding patriarchal system in the digital era.
Sosialisasi 3-Ends Pada Anak Dan Remaja Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi Kiranantika, Anggaunita; Natalia, Rina; Rita Kumala, Mei
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang diberikan orang tua. Pola asuh yang diterapkan oleh setiap keluarga sangat bervariasi. Karakter anak akan ditentukan oleh lingkungan melalui pengalaman yang dibentuk dalam dunia sosialnya, sebagaimana diatur dalam UU no 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dan Kebijakan 3-Ends pada 3 isu nasional yang memfokuskan penghapusan kekerasan, Trafficking, dan Rentan Ekonomi. Melalui fokus prioritas ini, diharapkan semua kekuatan elemen, pemerhati persoalan ini bersinergi untuk mewujudkan dalam masyarakat. Sehubungan dengan itu, perlulah sekali diadakan sosialisasi 3 Ends di kalangan anak dan remaja dalam masyarakat untuk bisa memaksimalkan hak anak dan partisipasi anak dalam pembangunan yang berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan dilakukan dengan Action Research menggunakan Focus Group Discussion kepada anak-anak, remaja dan pendamping yang hadir. Kegiatan ini merupakan pengetahuan baru bagi masyarakat sebagai upaya pemenuhan hak anak yang masih belum dipenuhi secara maksimal. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara terjadwal untuk dapat menanggulangi masalah kekerasan dan human trafficking yang semakin rentan terjadi pada anak dan remaja di Kabupaten Banyuwangi.