Hasyim Nawawie, Hasyim
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUKUM ISLAM DALAM PERSPEKTIF SOSIAL-BUDAYA DI ERA REFORMASI Nawawie, Hasyim
Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum Islam di Indonesia muncul bersamaan dengan penyebaran Islam di Nusantara. Hal demikian berlangsung secara bertahap dan menyebabkan kaidah hukum Islam dijadikan sebagai pedoman kehidupan setelah terlebih dahulu mengalami institusionalisasi dan internalisasi karena masyarakat pada umumnya sudah memiliki aturan atau adat istiadat sendiri. Sehingga ketika Islam datang terjadi akulturasi antara hukum Islam dengan hukum adat. Hal ini juga mengakibatkan variasi hukum Islam di kalangan masyarakat Islam di Indonesia. Dari proses interaksi sosial inilah hukum Islam mulai mengakar dan menjadi sistem hukum dalam masyarakat. Di Indonesia sistem hukum Islam adalah sistem hukum yang hidup berdampingan dengan sistem hukum lainnya, hukum Islam itu bisa tumbuh dan berkembang dengan tidak tergantung pada kebijakan politik pemerintah atau tergantung pada kemauan pembentuk undang-undang. Both Islamic law and the spread of Islam in Indonesia take place in phases. It thus takes place gradually and cause the rule of Islamic law to serve as guidelines in life after first experiencing institutionalization and internalization because people generally already have their own rules or customs. So when Islam came occurs acculturation between Islamic law with customary law. This also results in a variation of Islamic law among the people of Islam in Indonesia. From this social interaction processes of Islamic law began to take root and become the legal system in society. In Indonesia, the Islamic legal system is a system of law that coexist with other legal systems, Islamic law it could grow and develop by not depending on government policies or depending upon the will of the legislators.
PERBANKAN SYARI'AH PARADIGMA EKONOMI ISLAM DALAM EPISTEMOLOGI Nawawie, Hasyim
Entrepreneur Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Entrepreneur
Publisher : Entrepreneur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.38 KB)

Abstract

Abstract Current marketing strategy no longer makes the achievement of profit as the main objective to be achieved, but customer satisfaction is the orientation of the main pillars of running a business. Customers are satisfied by the company become a great asset to the company's survival in this era Golbal. Absolute measures that must be handled is to improve the quality, because the main characteristic that is demanded by the global era it is the existence of an increasingly competitive climate sharp ignoring protection factors. Under these conditions we can not hide behind the greatness of the name, the proximity of informal and mentality of the like but have to come face an increasingly sharp competition. Efforts to win the competition was none other requires us to improve the quality of the ability to bersain with other parties objectively. These conditions require us to think and act mature by looking at reality in a reasonable and not overturned by a certain power. Step wise and observant is very important. One of the efforts to create customer satisfaction is to create total quality management (TQM) or quality of the integrated quality that has been used by many large companies. Keywords: Total Quality Management, Customer and Customer Satisfaction. Abstrak Strategi pemasaran saat ini tidak lagi membuat pencapaian laba sebagai tujuan utama yang ingin dicapai, tetapi kepuasan pelanggan adalah orientasi pilar utama menjalankan bisnis. Pelanggan puas dengan perusahaan menjadi aset besar untuk kelangsungan hidup perusahaan di era ini Golbal. Langkah-langkah mutlak yang harus ditangani adalah untuk meningkatkan kualitas, karena ciri utama yang dituntut oleh era global ini adalah adanya suatu faktor perlindungan yang semakin kompetitif iklim tajam mengabaikan. Dalam kondisi seperti ini kita tidak bisa bersembunyi di balik kebesaran nama, kedekatan informal dan mentalitas seperti tetapi harus datang menghadapi persaingan yang semakin tajam. Upaya untuk memenangkan persaingan itu tak lain mengharuskan kita untuk meningkatkan kualitas kemampuan untuk bersain dengan pihak lain secara objektif. Kondisi ini mengharuskan kita untuk berpikir dan bertindak dewasa dengan melihat kenyataan dalam waktu yang wajar dan tidak dibatalkan oleh kekuatan tertentu. Langkah bijak dan jeli sangat penting. Salah satu upaya untuk menciptakan kepuasan pelanggan adalah untuk menciptakan manajemen kualitas total (TQM) atau kualitas mutu terpadu yang telah digunakan oleh banyak perusahaan besar. Kata kunci: Total Quality Management, Pelanggan dan Kepuasan Pelanggan.
PERBANKAN SYARI'AH PARADIGMA EKONOMI ISLAM DALAM EPISTEMOLOGI Nawawie, Hasyim
Entrepreneur Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Entrepreneur
Publisher : Entrepreneur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Current marketing strategy no longer makes the achievement of profit as the main objective to be achieved, but customer satisfaction is the orientation of the main pillars of running a business. Customers are satisfied by the company become a great asset to the company's survival in this era Golbal. Absolute measures that must be handled is to improve the quality, because the main characteristic that is demanded by the global era it is the existence of an increasingly competitive climate sharp ignoring protection factors. Under these conditions we can not hide behind the greatness of the name, the proximity of informal and mentality of the like but have to come face an increasingly sharp competition. Efforts to win the competition was none other requires us to improve the quality of the ability to bersain with other parties objectively. These conditions require us to think and act mature by looking at reality in a reasonable and not overturned by a certain power. Step wise and observant is very important. One of the efforts to create customer satisfaction is to create total quality management (TQM) or quality of the integrated quality that has been used by many large companies. Keywords: Total Quality Management, Customer and Customer Satisfaction. Abstrak Strategi pemasaran saat ini tidak lagi membuat pencapaian laba sebagai tujuan utama yang ingin dicapai, tetapi kepuasan pelanggan adalah orientasi pilar utama menjalankan bisnis. Pelanggan puas dengan perusahaan menjadi aset besar untuk kelangsungan hidup perusahaan di era ini Golbal. Langkah-langkah mutlak yang harus ditangani adalah untuk meningkatkan kualitas, karena ciri utama yang dituntut oleh era global ini adalah adanya suatu faktor perlindungan yang semakin kompetitif iklim tajam mengabaikan. Dalam kondisi seperti ini kita tidak bisa bersembunyi di balik kebesaran nama, kedekatan informal dan mentalitas seperti tetapi harus datang menghadapi persaingan yang semakin tajam. Upaya untuk memenangkan persaingan itu tak lain mengharuskan kita untuk meningkatkan kualitas kemampuan untuk bersain dengan pihak lain secara objektif. Kondisi ini mengharuskan kita untuk berpikir dan bertindak dewasa dengan melihat kenyataan dalam waktu yang wajar dan tidak dibatalkan oleh kekuatan tertentu. Langkah bijak dan jeli sangat penting. Salah satu upaya untuk menciptakan kepuasan pelanggan adalah untuk menciptakan manajemen kualitas total (TQM) atau kualitas mutu terpadu yang telah digunakan oleh banyak perusahaan besar. Kata kunci: Total Quality Management, Pelanggan dan Kepuasan Pelanggan.
Kebijakan Formulasi Perlindungan Hukum Terhadap Anak Akibat Perceraian Nawawie, Hasyim
Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 1 No. 2 (2019): Legitima: Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/legitima.v1i2.920

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalahMendeskripsikan dan menganalisis perlindungan hukum terhadapanak akibat perceraian saat ini, Mendeskripsikan danmenganalisis perlindungan hukum terhadap anak akibatperceraian di masa yang akan datang. Metode penelitian yangdipergunakan adalah metode penelitian hukum yuridis normatifatau pendekatan kepustakaan, oleh karena itu penulis inginmenganalisis peraturan perundang-undangan di Indonesia yangberkaitan dengan perlindungan hukum bagi anak akibatperceraian orang tuanya. Analisis tersebut akan penuliskombinasikan dengan teori-teori perlindungan hukum bagi anak,sehingga mempunyai gambaran bagaimana bentuk perlindunganhukum bagi anak pada saat ini serta gambaran bagaimana bentukperlindungan hukum bagi anak di masa yang akan datang. Hasilpenelitian adalah akibat perceraian suami – istri, masalah yangpaling sering dialami adalah perebutan soal hak asuh anak,kemudian juga nafkah anak. Ketentuan hukum positif di Indonesiamengatur apabila ayah melalaikan nafkah terhadap anak, terdapatsanksi pidana yang akan menjeratnya, namun menurut penulis,ancaman sanksi pidana ini bukanlah suatu solusi yang terbaik saatayah melalaikan tanggung jawabnya, karena sanksi pidana malahakan memperburuk kondisi psikis dan ekonomi anak. Oleh karenaitu perlu dirumuskan bentuk perlindungan bagi anak korbanperceraian orang tua di masa yang akan datang.