Arina Faila Saufa, Arina Faila
Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro.

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lentera Pustaka

Penilaian Tingkat Usabilitas Pada Elektronik Repository Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Saufa, Arina Faila
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 3, No 2 (2017): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.594 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v3i2.16735

Abstract

Saat ini, layanan koleksi berbasis digital telah banyak dikembangkan oleh perpustakaan yaitu dalam bentuk institutional repository. Selain memberikan kemudahan dan keefektivan kepada pemustaka, layanan electronic repository ini juga perlu untuk dievaluasi agar perpustakaan mengetahui performa dari layanan tersebut. Penenelitian yang berjudul “Penilaian tingkat usabilitas pada elektronik repository perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta” ini bertujuan untuk menilai kinerja dan performa electronic repository perpustakaan perguruan tinggi dengan menggunakan beberapa indikator tingkat usabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti melalui observasi di lapangan, penyebaran kuesioner, dan wawancara untuk lebih mendalami. Populasi yang digunakan merupakan rata-rata pengguna e-repository selama 3 bulan terakhir sejak bulan Juli hingga September 2017. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan mengunakan rumus slovin untuk menentukan jumlah sampel . Dalam mengukur tingkat usabilitas peneliti menggunakan beberapa indikator meliputi; (1) usefulness, (2) efisien, (3) efektif, (4) learnability, dan (5) kepuasan. Berdasarkan hasil penyebaran angket/kuesioner didapatkan hasil sebagai berikut; sebanyak 36,9% responden setuju bahwa e-repository ini memenuhi kriteria usefulness, 28,2% responden menyatakan efisien, dan 43,4% menyatakan efektif. Sedangkan untuk indikator learnability hanya ada sebanyak 13% responden begitu juga dengan indikator kepuasan yang hanya mendapatkan 13% responden. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa e-repository UIN Sunan Klaijaga Yogyakarta hanya memenuhi indikator usefulness, efisien, dan efektif, namun tidak memenuhi indikator learnability dan kepuasan.Saat ini, layanan koleksi berbasis digital telah banyak dikembangkan oleh perpustakaan yaitu dalam bentuk institutional repository. Selain memberikan kemudahan dan keefektivan kepada pemustaka, layanan electronic repository ini juga perlu untuk dievaluasi agar perpustakaan mengetahui performa dari layanan tersebut. Penenelitian yang berjudul “Penilaian tingkat usabilitas pada elektronik repository perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta” ini bertujuan untuk menilai kinerja dan performa electronic repository perpustakaan perguruan tinggi dengan menggunakan beberapa indikator tingkat usabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti melalui observasi di lapangan, penyebaran kuesioner, dan wawancara untuk lebih mendalami. Populasi yang digunakan merupakan rata-rata pengguna e-repository selama 3 bulan terakhir sejak bulan Juli hingga September 2017. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dan mengunakan rumus slovin untuk menentukan jumlah sampel . Dalam mengukur tingkat usabilitas peneliti menggunakan beberapa indikator meliputi; (1) usefulness, (2) efisien, (3) efektif, (4) learnability, dan (5) kepuasan. Berdasarkan hasil penyebaran angket/kuesioner didapatkan hasil sebagai berikut; sebanyak 36,9% responden setuju bahwa e-repository ini memenuhi kriteria usefulness, 28,2% responden menyatakan efisien, dan 43,4% menyatakan efektif. Sedangkan untuk indikator learnability hanya ada sebanyak 13% responden begitu juga dengan indikator kepuasan yang hanya mendapatkan 13% responden. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa e-repository UIN Sunan Klaijaga Yogyakarta hanya memenuhi indikator usefulness, efisien, dan efektif, namun tidak memenuhi indikator learnability dan kepuasan.
Literasi Privasi di Sosial Media: Analisis Kesadaran Privasi pada Grup Facebook Komunitas Peduli HBV (Hepatitis B Virus) di Indonesia Saufa, Arina Faila; Yusuf, Shofwan
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 6, No 2 (2020): December
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v6i2.31407

Abstract

Hepatitis merupakan virus yang menyerang hati dan menyebabkan sirosis atau peradangan hati hingga menyebabkan kasus meninggal dunia. Didasari oleh kekhawatiran akan penularan, beberapa penderita hepatitis mendapatkan diskriminasi dalam berbagai bentuk. Hal itu membuat sebagian penderita hepatitis memilih menyembunyikan kasus penyakitnya agar tidak diketahui orang lain. Berbeda dengan dunia fisik, sosial media menyediakan kesempatan anonimitas bagi penggunanya sehingga membuka peluang untuk lebih mudah menyembunyikan identitas beserta privasinya terkait penyakit. Namun bagaimanakah jika pengguna sosial media tersebut adalah penderita hepatitis yang cenderung menyembunyikan identitasnya karena kekhwatiran akan diskriminasi, mungkinkah mereka sepenuhnya memiliki literasi akan privasi di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesadaran privasi pengguna grup Facebook “Komunitas Peduli HBV (Hepatitis B virus)” di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis konten media sosial yang menjadi obyek dari study ini. Analisis dilakukan terhadap postingan berupa foto pada grup facebook Peduli HBV mulai bulan Mei 2019 hingga bulan April 2020 untuk mengetahui kesadaran privasi pengguna media tersebut. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari 281 postingan gambar terdapat 151 gambar yang tidak memiliki relevansi dengan kesadaran privasi, 91 gambar yang menunjukkan kesadaran privasi, serta 39 gambar yang menunjukkan ketidaksadaran privasi. Jika hanya mengamati gambar yang memiliki relevansi dengan kesadaran privasi, maka terdapat 130 gambar dengan 70% menunjukkan kesadaran privasi dan 30 menunjukkan ketidaksadaran privasi. Peneliti menyimpulkan bahwa masih terdapat 30% pengguna Facebook menunjukkan ketidaksadaran privasi. Hal ini membuka kesempatan untuk dilakukan penelitian lanjutan terkait literasi privasi dalam konteks yang lebih luas dan mendalam.