Maria Goretti Wi Endang, Maria Goretti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kinerja keuangan: pengaruh struktur kepemilikan, biaya lingkungan dan ukuran perusahaan pada sektor pertambangan Wi Endang, Maria Goretti; Imamah, Nur; Fitria, Linvia
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 3 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256518

Abstract

Kinerja keuangan perusahaan merupakan variabel penting yang mencerminkan keberhasilan dan keberlangsungan hidup suatu entitas bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan, biaya lingkungan, dan ukuran terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor pertambangan yang (4) terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018 hingga 2022. Variabel independent dalam penelitian ini adalah struktur kepemilikan dan biaya lingkungan, sedangkan variabel dependen yaitu kinerja keuangan, serta variabel moderasi yaitu ukuran perusahaan. (2) Penelitian ini bersifat deskriptif  dengan menggunakan metode kuantitatif, dan menggunakan 9 perusahaan pertambagan sebagai sampel penelitian, serta menggunakan partial least square dalam menganalisis data statistik. (3) Hasilnya menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, biaya lingkungan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, ukuran perusahaan memoderasi secara positif dan signifikan pengaruh struktur kepemilikan terhadap kinerja keuangan, dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan tidak memoderasi secara signifikan pengaruh biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan. (5) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, sehingga secara normatif manajemen perlu meninjau kembali komposisi kepemilikan perusahaan. Manajemen disarankan untuk menciptakan struktur kepemilikan yang seimbang antara pemegang saham pengendali dan non-pengendali guna mengurangi potensi konflik kepentingan, pertambangan yang dapat menurunkan kinerja keuangan.