Imunisasi dasar lengkap adalah imunisasi yang di selenggarakan oleh pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan taraf kesehatan bayi di Indonesia yang di berikan mulai dari bayi lahir yakni hepatitis B sampai dengan umur sembilan bulan yakni campak, berdasarkan studi pendahuluan di Desa Sianipar Sihailhail pada tanggal 06 Desember 2022 s/d 08 Desember 2023 terdapat jumlah total bayi usia 12-23 bulan sebanyak 65 bayi mendapatkan imunisasi dasar lengkap Tujuan: untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 12-23 bulan di Desa Sianipar Sihailhail. Metode: Metodologi penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan secara deduktif, logik, empiris dan dapat diukur. Subyek penelitian ini adalah 56 ibu yang memiliki bayi usia 12-23 bulan di Desa Sianipar Sihailhail yang diambil menggunakan Probability Sampling. Hasil: dari 56 responden adalah 8 orang ibu yang berpengetahuan kurang, 8 diantaranya tidak memberikan memberikan imunisasi dasar lengkap (100%), dari 14 responden ibu yang bekerja sebagai petani, 2 diantaranya tidak memberikan imunisasi dasar lengkap (14,2%), dari 11 responden keluarga yang tidak mendukung, 11 diantaranya memberikan imunisasi dasar lengkap (19,6). Kesimpulan dan saran: Setelah dilakukan analisis menggunakan uji Chi -Squaer, di peroleh adanya faktor yang mempengaruhi sebesar (0,000), sehingga H0 di tolak, H1 diterima yang artinya “Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Desa Sianipar Sihailhail Kec. Balige Kab. Toba”. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah informasi ibu mengenai pemberian imunisasi dasar lengkap dan dapat meningkatkan pemberian imunisasi dasar lengkap.