Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN PEMBELAJARAN KNoS-KGS BERBASIS “6 LITERASI DASAR” KETERAMPILAN ABAD 21 PADA GURU GURU SMAN ANJIR PASAR Nefianthi, Rezky; Adawiyah, Rabiatul; Hidayah, Yulianti; Mukti, Bayu Hari
Bakti Banua : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): BAKTI BANUA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35130/bbjm.v5i1.526

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru SMAN Anjir Pasar dalam menerapkan pembelajaran KNoS-KGS berbasis "6 Literasi Dasar" Keterampilan Abad 21. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi, simulasi, dan praktik mengajar. Materi pelatihan meliputi, Konsep KNoS-KGS dan kaitannya dengan "6 Literasi Dasar" Keterampilan Abad 21, Strategi pembelajaran KNoS-KGS berbasis "6 Literasi Dasar" Keterampilan Abad 21, Pengembangan bahan ajar KNoS-KGS berbasis "6 Literasi Dasar" Keterampilan Abad 21, Penilaian pembelajaran KNoS-KGS berbasis "6 Literasi Dasar" Keterampilan Abad 21.Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru-guru SMAN Anjir Pasar memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konsep KNoS-KGS dan "6 Literasi Dasar" Keterampilan Abad 21. Guru-guru juga mampu mengembangkan bahan ajar dan melaksanakan pembelajaran KNoS-KGS berbasis "6 Literasi Dasar" Keterampilan Abad 21 dengan lebih baik.
PELATIHAN PENGEMBANGAN DIRI BAGI GURU SMAN ANJIR PASAR TENTANG MISKONSEPSI P5 DALAM KURIKULUM MERDEKA Nefianthi, Rezky; Adawiyah, Rabiatul; Syarwani, Akhmad
Bakti Banua : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): BAKTI BANUA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35130/zgwzqk41

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan menuntut pemahaman yang komprehensif dari para pendidik, khususnya terkait Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai miskonsepsi di kalangan guru mengenai konsep, tujuan, dan pelaksanaan P5. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru-guru SMAN Anjir Pasar terhadap esensi P5 serta mengoreksi miskonsepsi yang berkembang. Metode pelatihan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan refleksi praktik pembelajaran. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan pemahaman dan mampu mengidentifikasi serta memperbaiki kekeliruan dalam persepsi maupun pelaksanaan P5. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan profesional guru yang berkelanjutan serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara efektif dan bermakna.
Implementasi Model KNos-KGS Berbasis 6 Literasi Keterampilan Abad 21 Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa : (KNos-KGS Learning Model Based on 6 Literacy Skills for the 21st Century to Improve Student Learning Outcomes at Anjir Pasar Public Senior High School) Nefianthi, Rezky; Adawiyah, Rabiatul; Hidayah, Yulianti
BIODIK Vol. 10 No. 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v10i4.37508

Abstract

21st century learning needs to integrate the learning process by training literacy skills that are very important for students. This study is a Classroom Action Research which aims to improve the learning outcomes of SMAN students with the KNoS-KGS learning model based on 6 21st century literacy skills. This Classroom Action Research lasted for 2 cycles consisting of 4 meetings. Based on the research results obtained, in the first cycle and the first meeting 43% (13 students) obtained a passing grade, while 57% (15 students) had not obtained a passing grade. Then in the second meeting of the first cycle 96.44% (27 students) obtained a passing grade, while 3.56% (1 student) had not obtained a passing grade. Furthermore, in the third meeting of the second cycle 96.44% (27 students) obtained a passing grade, while 3.56% (1 student) had not obtained a passing grade. Until the last meeting all students (100%) were able to obtain a passing grade. Based on these findings, it can be said that the KNoS-KGS learning model based on 6 literacy skills of the 21st century is effective in improving the learning outcomes of high school students. The novelty of this study lies in the learning process that integrates 6 literacy skills of the 21st century. This study is still limited because the samples used are still not too many. Abstrak. Pembelajaran abad 21 perlu mengintegrasikan proses pembelajaran dengan melatihkan kemampuan literasi yang sangat penting bagi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMAN dengan model pembelajaran KNoS-KGS berbasis 6 literasi keterampilan abad 21. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini berlangsung selama 2 siklus yang terdiri atas 4 pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, pada siklus pertama dan pertemuan pertama 43% (13 siswa) memperoleh nilai tuntas, sementara 57% (15 siswa) belum memperoleh nilai tuntas. Kemudian pada pertemuan kedua siklus pertama 96,44% (27 siswa) memperoleh nilai tuntas, sementara 3,56% (1 siswa) belum memperoleh nilai tuntas. Selanjutnya, pada pertemuan ketiga siklus kedua 96,44% (27 siswa) memperoleh nilai tuntas, sementara 3,56% (1 siswa) belum memperoleh nilai tuntas.  Hingga pada pertemuan terakhir seluruh siswa (100%) dapat memperoleh nilai tuntas. Berdasarkan temuan ini, dapat dikatakan pembelajaran model KNoS-KGS berbasis 6 literasi keterampilan abad 21 efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA. Kebaruan penelitian ini terdapat pada proses pembelajaran yang mengintegrasikan 6 keterampilan literasi abad 21. Penelitian ini masih terbatas karena sampel yang digunakan masih tidak terlalu banyak.
Pengembangan Media Permainan Edukatif Berbasis Kahoot! Sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran pada Mata Kuliah Biologi Umum Lestari, Nana Citrawati; Adawiyah, Rabiatul; Nefianthi, Rezky
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3253

Abstract

Mata kuliah Biologi Umum di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Kalimantan mencakup berbagai konsep dasar biologi yang penting bagi mahasiswa untuk memahami prinsip ilmu biologi yang lebih kompleks. Namun, tantangan yang dihadapi dalam mengajar mata kuliah ini adalah bagaimana membuat pembelajaran menjadi menarik dan interaktif sehingga mahasiswa dapat memahami materi dengan lebih baik dan merasa termotivasi untuk belajar. Permainan edukatif telah terbukti menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar mahasiswa. Media pembelajaran yang sesuai untuk digunakan pada proses pembelajaran dengan kegiatan permainan salah satunya adalah media permainan edukatif. Adapun media yang dikembangkan pada penelitian ini ialah media pembelajaran permainan edukatif berbasis Kahoot!. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat kevalidan media pembelajaran permainan edukatif berbasis Kahoot! Selain itu juga untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap penggunaan media tersebut pada mata kuliah Biologi Umum. Jenis penelitian yaitu penelitian dan pengembangan. Model pengambangan yang digunakan adalah model 4D (Define, Design, Development, dan Disseminate) dari Thiagarajan. Tempat penelitian yaitu di Universitas PGRI Kalimantan. Subjek penelitian adalah validator ahli dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi. Data hasil penelitian yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis, media permainan edukatif berbasis Kahoot! pada mata kuliah Biologi Umum menunjukkan kevalidan yang sangat baik dengan rata-rata 96,67% dari aspek isi, media, dan bahasa. Media ini relevan dengan materi, menarik, serta komunikatif, sehingga layak digunakan sebagai dalam pembelajaran. Respon mahasiswa juga sangat positif dengan persentase 83%, mencerminkan efektivitas media ini dalam mendukung pemahaman materi dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.