Inajati Adrisijanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kota Yogyakarta Dan Beberapa Kota Pendahulunya Inajati Adrisijanti
Berkala Arkeologi Vol 18 No 2 (1998)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.036 KB) | DOI: 10.30883/jba.v18i2.781

Abstract

Dalam membahas Yogyakarta dari segi arkeologi perkotaan, sudah seharusnya jika pembicaraan tidak dilepaskan dari kota-kota kuno yang ada di sekitamya, sebab kota Yogyakarta adalah salah satu dari mata rantai perkembangan kota-kota di Jawa, khususnya di pedalaman. Sebagaimana diketahui, ibukota kerajaan Mataram-lslam pertama kali adalah di Kota Gede. lbukota yang pertama ini berfungsi sampai wafatnya Sultan Agung. Kemudian penggantinya, yaitu Susuhunan Amangkurat I, memindahkan ibukota ke Plered sampai ia meloloskan diri dari kraton yang kemudian diduduki Trunajaya. Tahun 1680 Susuhunan Amangkurat II mendirikan kota Kartasura yang berfungsi sampai tahun 1745, tatkala Susuhunan Pakubuwana II pindah ke Surakarta.
KOTA YOGYAKARTA DAN BEBERAPA KOTA PENDAHULUNYA Inajati Adrisijanti
Berkala Arkeologi Vol. 18 No. 2 (1998)
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30883/jba.v18i2.781

Abstract

In discussing Yogyakarta in terms of urban archeology, it should not be separated from the ancient cities around it, because the city of Yogyakarta is one of the chains of development of cities in Java, especially in the interior. As is known, the capital of the Mataram-Islam kingdom was first in Kota Gede. This first capital functioned until the death of Sultan Agung. Then his successor, namely Susuhunan Amangkurat I, moved the capital to Plered until he escaped from the palace which was then occupied by Trunajaya. In 1680 Susuhunan Amangkurat II founded the city of Kartasura which functioned until 1745, when Susuhunan Pakubuwana II moved to Surakarta.