nfn. Sarjiyanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Artefak Logam Dari Situs Buton, Sulawesi Tenggara Arti Pentingnya Bagi Kekuasaan Masa Kesultanan Buton nfn. Sarjiyanto
Berkala Arkeologi Vol 20 No 1 (2000)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1393.935 KB) | DOI: 10.30883/jba.v20i1.812

Abstract

Dapat dikatakan bahwa dengan ditemukannya artefak-artefak logam terutama yang terkait dengan perangkat perang, menunjukkan Buton memiliki potensi ekonomi serta posisi strategis. Keadaan ini yang kemudian mendorong pihak luar melakukan penyerangan dan berupaya menguasai. Akibat dari perang pula yang kemudian turut menentukan berbagai kebijakan politik pemerintah Buton, khususnya dalam aspek pertahanan. Sebagai institusi pemerintahan, meskipun mungkin secara internasional kesultanan Buton kurang begitu penting, tetapi dari segi perkembangan kebudayaan Islam di Nusantara mempunyai arti penting. Kesultanan Buton terbukti tetap eksis dengan berbagai dinamikanya dari tahun 1538-1960.
Benteng Balangnipa Di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Pola Tata Ruang Dan Arti Penting Kedudukannya) nfn. Sarjiyanto
Berkala Arkeologi Vol 22 No 1 (2002)
Publisher : Balai Arkeologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1281.643 KB) | DOI: 10.30883/jba.v22i1.852

Abstract

Kompleks benteng tidak terlalu luas sehingga hanya ada beberapa bangunan utama yang sederhana. Ini berhubungan dengan fungsi, tingkat kebutuhan ruang serta peranan benteng. Kondisi intern Belanda juga sedang mengalami kemerosotan kekuatan dan ancaman dari luar. Tinggalan artefaktual juga menunjukkan peran (Belanda) dalam pemakaian benteng. Pembangunan benteng mempertimbangkan kepentingan ekonomi dengan berusaha menguasai kerajaan Bone, dan teluk Bone yang strategis. Benteng Balangnipa pernah dimanfaatkan untuk pejuang kemerdekaan RI (angka tahun pada temuan mata uang punya korelasi kuat dalam hal ini), asrama kepolisian, dan saat ini belum dimanfaatkan rencananya untuk museum daerah. Benteng ini terbukti nyata menjadi arti penting khususnya bagi daerah Sinjai dan bagi Belanda ketika hendak menguasai Bone karena kepentingan ekonominya. Tinggalan benteng kolonial yang ada turut memperkaya data sejarah perjuangan bangsa Indonesia, khususnya kerajaan Bone.