Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN OUTBOND TRAINING PROGRAM (BEST PRACTICE) Klara Innata Arishanti
UG Journal Vol 16, No 6 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan outbond training dalammengembangkan kemampuan leadership pada karyawan. Subjek penelitian adalah 30karyawan dengan level unit head di PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan metodeexperiential learning selama periode satu tahun. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh peserta outbond training di tahun A. Hasil penelitian dari kedua kelompok adalah bahwa terdapat 2 orang dalam batch 1 yang tidak memenuhi standar minimal yang dipersyaratkan sehingga harus Menyusun ulang projek improvement. Di sisi lain seluruh peserta di batch 2 dinyatakan lulus dan memenuhi syarat dalam leadershiptraining program ini.
PENERAPAN TALENT MANAGEMENT (BEST PRACTICE) Klara Innata Arishanti
UG Journal Vol 16, No 9 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan terbesar bagian sumber daya manusia saat ini adalah perang talenta (talent war). Perang talenta terjadi karena tuntutan dan perubahan dunia industri yang membutuhkan talenta terbaik untuk memenangkan persaingan. Salah satu strategi untuk memenangkan talent war ini yakni dengan talent management yang diimplementasikan untuk menemukan, mengembangkan dan mengelola serta mempertahankan karyawan yang bertalenta guna mencapai sasaran strategis di masa depan. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang talent yang mengikuti management trainee program selama 12 bulan. Hasil penelitian menunjukkan perusahaan telah berhasil menyelaraskan talent strategy dengan strategi bisnis, mengembangkan future leader dan melakukan evaluasi yang komprehensif dalam menjalankan talent management.
JOB DEMANDS-RESOURCES (JD-R) DALAM MENGGAMBARKAN EMPLOYEE ENGAGEMENT (BEST PRACTICE) Klara Innata Arishanti
UG Journal Vol 17, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin mengetahui dan menggambarkan employee engagement pada karyawan staf marketing PT. X yang dipengaruhi oleh model job demands-resources (JD-R). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatoris. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 92 orang staf marketing di PT. X. Data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan metode survei dengan alat ukur Utrecht Work Engagement Scale (UWES) yang terdiri dari 17 aitem untuk mengukur employee engagement dan alat ukur The Job Demands-Resources Questionnaire (2014) yang terdiri dari 40 aitem untuk menggambarkan job demands dan job resources. Penelitian ini menggunakan teknik analisis berganda dengan bantuan progam IBM SPSS 22.0 for Windows. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa job resources memiliki pengaruh signifikan terhadap employee engagement (p=0,000; p= <0,05) sedangkan job demands tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap employee engagement (p=0,077; p= >0,05).
Pengaruh Tingkat Kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia, dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap Indeks Kebahagiaan Masyarakat Indonesia: Analisis Data Sekunder BPS Tahun 2021 Klara Innata Arishanti
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/t6b8jd05

Abstract

Happiness has become an important indicator for assessing community well-being beyond conventional economic measures. This study aimed to analyze the influence of poverty rate, Human Development Index (HDI), and Open Unemployment Rate (OUR) on the Happiness Index in Indonesia using secondary data published by Statistics Indonesia (BPS) in 2021. This research employed a quantitative explanatory approach with a saturated sampling technique involving 34 provinces. Data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression with IBM SPSS Statistics version 26. The results indicated that poverty rate, HDI, and OUR simultaneously had no significant effect on the Happiness Index (F = 0.698; p = 0.560). Partially, poverty rate (p = 0.196), HDI (p = 0.450), and OUR (p = 0.524) also showed no significant effect. The coefficient of determination (R² = 0.065) indicated that the three independent variables explained only 6.5% of the variation in the Happiness Index, while the remaining 93.5% was influenced by other factors outside the model. These findings suggest that subjective well-being in Indonesia is shaped not only by socioeconomic conditions but also by psychological, social, and environmental factors..