This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Anggun Resdasari
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN FONEMIK PADA ANAK USIA DINI Natasha Rahadianita; Anggun Resdasari
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.371 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.14986

Abstract

Kemampuan fonemik merupakan kemampuan terkait dengan bunyi bahasa dan manipulasi bunyi bahasa yang merupakan dasar menuju perkembangan bahasa yang lebih kompleks, yaitu membaca. Sebelum anak mampu membaca, anak-anak harus menguasai kemampuan fonemik dengan baik. Banyak metode yang digunakan untuk menstimulasi otak anak terkait dengan bahasa. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan fonemik, yaitu melalui brain gym. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif tidaknya brain gym terhadap peningkatan kemampuan fonemik terhadap anak usia dini. Penelitian dilakukan pada siswa kelas 1 di SDN Padangsari 01, Banyumanik, Semarang. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain penelitian eksperimen kuasi. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang dibentuk dengan teknik sampling non-randomized. Jumlah subjek kelompok kontrol sebanyak 16 subjek dan kelompok eksperimen sebanyak 13 subjek. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan independent sample t-test menunjukkan p = 0,197yang berarti hipotesis ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa brain gym kurang efektif untuk meningkatkan kemampuan fonemik pada anak usia dini.
HARGA DIRI PADA REMAJA YANG MEMILIKI IBU SEBAGAI TKI: Studi Kualitatif Fenomenologi Gitta Ardianingjakti; Anggun Resdasari
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016 (Januari 2016)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.642 KB) | DOI: 10.14710/empati.2016.14964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harga diri remaja ditinjau dari keberadaan ibu, yaitu remaja yang memiliki ibu sebagai TKI. Subjek dalam penelitian ini remaja perempuan berjumlah tiga orang berusia 15 tahun, 16 tahun, dan 17 tahun. Banyak remaja perempuan dari keluarga TKI yang mengalami hambatan dalam pembentukan harga dirinya. Kepergian ibu ke luar negeri ini juga menimbulkan masalah-masalah, yaitu anak (remaja) kurang mendapatkan perhatian, merenggangnya hubungan antara ibu dengan anak, dan mempengaruhi hubungan remaja dengan teman sebayanya. Remaja kemudian akan cenderung menjadi individu yang kurang percaya diri atas kemampuan yang dimiliki yang kemudian menghambat pembentukan harga dirinya. Hal ini, dipengaruhi oleh kurangnya pengakuan dari orang-orang disekitarnya. Harga diri juga mempengaruhi remaja dalam proses bersosialisasi. Kepergian ibu ke luar negeri juga menimbulkan kecemasan dalam diri subjek, karena adanya penilaian dari orang lain yang membuat kepercayaan diri subjek rendah dan kemudian menghambat pembentukan harga dirinya. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan Deskripsi Fenomena Individual (DFI). Pendekatan ini dipilih karena melihat bagaimana tahapan pembentukan harga diri pada individu secara bertahap. Teknik pengambilan subjek menggunakan teknik purposif dengan jumlah subjek tiga orang remaja yang memiliki ibu sebagai TKI dan berdomisili Kendal. Wawancara dilakukan dengan cara deep interview. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan harga diri pada subjek dipengaruhi oleh dukungan sosial, kemampuan diri, pola asuh, sehingga partisipan dapat mengembangkan diri dan bersosialisasi dengan lingkungan.