Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensi menonton tayangan anak dengan kecenderungan agresif pada anak usia 9-10 tahun. Populasi dalam penelitian ini adalah 204 siswa dan jumlahsampel penelitian 121 siswa.Penentuan sampel menggunakan simple random sampling.Pengumpulan data menggunakan Skala Intensi Menonton Tayangan Anak terdiri dari 31 aitem (α = 0,909) dan Skala Kecenderungan Agresif terdiri dari 30 aitem (α = 0,909).Hasil analisis regresi sederhanamenunjukkan adanya hubungan positif dan sangat signifikan antara intensi menonton tayangan anak dengan kecenderungan agresif pada anak usia 9-10 tahun yangditunjukkan oleh angka korelasi rxy = 0,722 dengan p= 0,000 (p<0,05) sehinggahipotesis yang menyatakan ada hubungan positif antara intensi menonton tayangan anak dengan kecenderungan agresif pada anak usia 9-10 tahun dapat diterima.Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara intensi menonton tayangan anak dengan kecenderungan agresif pada anak usia 9-10 tahun.Hubungan antara kedua variabel tersebut bahwa semakin tinggiintensi menonton tayangan anak maka akan semakin tinggi kecenderungan agresif pada anak usia 9-10 tahun,sebaliknya semakin rendahintensi menonton tayangan anak maka akan semakin rendahkecenderungan agresif pada anak usia 9-10 tahun. Sumbangan efektif intensi menonton tayangan anak dengan kecenderungan agresif pada anak usia 9-10 tahun sebesar 52,1% sedangkan 47,9% dipengaruhi faktor lain yaitu pengalaman masa kecil, pola asuh orang tua, perasaan balas dendam, kesenjangan sosial.