This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Dinnie Ratri Desiningrum
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN SECURE ATTACHMENT DENGAN BU DAN KECENDERUNGAN BERPERILAKU AGRESI PADA SISWA SMA N 2 UNGARAN Arina Tungga Dewi P; Dinnie Ratri Desiningrum
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.084 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21749

Abstract

Attachment merupakan hubungan emosional yang dibangun oleh anak dan ibu sejak lahir. Attachment akan digeneralisasi ke masa yang akan datang oleh anak pada sesuai dengan pengalaman yang telah diterima oleh anak tersebut. Hubungan attachment yang tidak baik antara orang tua dan anak akan menimbulkan misstrust yang digeneralisasikan anak pada masa remaja dengan kenakalan remaja yang dapat dikategorikan sebagai sikap agresi yang dilakukan yang bertujuan menyakiti sasaran yang dituju. Pelaksanaan penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara secure attachment dengan ibu dan kecenderungan berperilaku agresi pada siswa SMA N 2 Ungaran. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan skala attachment (α = 0,925) dan skala agresi (α = 0,865) sebagai alat pengambilan data. Penelitian dilakukan pada 388 siswa SMA. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rxy = -0,406 dengan p = 0,000 (p < 0,05). attachment memberikan sumbangan efektif pada agresi sebesar 16,5%. 
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN INTENSI AGRESIVITAS VERBAL INSTRUMENTAL PADA SUKU BATAK DI IKATAN MAHASISWA SUMATERA UTARA UNIVERSITAS DIPONEGORO Laili Nur Oktavin Anggraini; Dinnie Ratri Desiningrum
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.102 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan intensi agresivitas verbal instrumental pada suku Batak di ikatan mahasiswa Sumatera Utara Universitas Diponegoro. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa yang bersuku Batak di ikatan mahasiswa Sumatera Utara Universitas Diponegoro. Sampel penelitian berjumlah 103 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi, yaitu skala intensi agresivitas verbal instrumental (45 aitem valid dengan α= 0,982) dan skala regulasi emosi (27 aitem valid dengan α= 0,947). Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis Regresi Sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,432 dengan p= 0,00 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan negatif antara regulasi emosi dengan intensi agresivitas verbal instrumental pada suku Batak di ikatan mahasiswa Sumatera Utara Universitas Diponegoro dapat diterima. Nilai koefisien korelasi negatif menunjukkan bahwa arah hubungan kedua variabel adalah negatif, artinya semakin tinggi regulasi emosi maka akan semakin rendah intensi agresivitas verbal instrumental. Regulasi emosi memberi sumbangan efektif sebesar 18,7 % terhadap intensi agresivitas verbal instrumental.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN COPING STRESS PADA MAHASISWA TINGKAT PERTAMA JURUSAN MUSIK DI INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA Gebby Charitas Ignatia Situmorang; Dinnie Ratri Desiningrum
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 3, Tahun 2018 (Agustus 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.023 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan coping stress pada mahasiswa tingkat pertama Jurusan Musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Coping stress merupakan usaha untuk menghadapi setiap tuntutan yang menekan individu baik berasal dari dalam maupun luar diri sendiri. Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk memahami, mengenali, merasakan, mengelola dan mengatur perasaan diri sendiri dan orang lain. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat pertama Jurusan Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini 98 mahasiswa tingkat pertama. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kecerdasan Emosional 24 aitem (α = .886) dan skala Coping Stress 39 aitem (α = .935). Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi sederhana. Hasil hipotesis yang diperoleh menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan coping stress (Rxy = .671). Semakin tinggi kecerdasan emosional, maka semakin baik coping stress yang digunakan dan sebaliknya. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 45 %  (R square = .450) dengan nilai p = .000 (p > .05) terhadap coping stress mahasiswa tingkat pertama Jurusan Musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN AMAN DENGAN IBU DAN COPING PADA SISWA SMA KESATRIAN 2 SEMARANG Raenidar Istianah; Dinnie Ratri Desiningrum
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.523 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21666

Abstract

Coping merupakan usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatur situasi yang dialami atau dirasakan yang menjadi sumber stresor. Pada masa remaja mekanisme coping ini akan dipengaruhi oleh berbagai hal. Kelekatan aman pada ibu merupakan bentuk ikatan yang lekat dan aman antara ibu dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan dengan ibu dan coping pada siswa SMA Kesatrian 2 Semarang. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa berusia 15-18 tahun SMA Kesatrian 2 Semarang. Jumlah populasi yaitu 710 siswa, dan sample penelitian berjumlah 123 siswa. Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat ukur menggunakan skala coping (33 aitem, α= 0,867) dan skala kelekatan aman dengan ibu (30 aitem, α=0,921). Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Penelitian ini menunjukkan rxy= 0,362; ρ= 0,000 (ρ < 0,05). Hasil analisis data menjelaskan bahwa ada hubungan positif antara kelekatan aman dengan ibu dan coping. Semakin tinggi kelekatan aman dengan ibu maka semakin adaptif coping yang dimiliki. Sebaliknya, semakin buruk kelekatan ama n dengan ibu maka coping yang dimiliki menjadi tidak adaptif.