This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Rifky Nugroho
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI POLA ASUH AUTORITATIF DENGAN INTENSI WIRAUSAHA PADA MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Rifky Nugroho; Karyono Karyono
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2015.12997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi pola asuh autoritatif dengan intensi wirausaha pada Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang. Persepsi pola asuh Autoritatif adalah Persepsi terhadap pola interaksi yang digunakan orangtua terhadap remajanya yang ditandai dengan penerimaan dan kontrol dalam menghargai individualitas namun dengan tetap memberi batasan yang sesuai dengan norma yang ada sedangkan Intensi Wirausaha adalah niat yang ada pada individu untuk melakukan ataupun memulai kegiatan berwirausaha serta mencapai keberhasilan dalam berwirausaha. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang yang terdiri dari Fakultas Ilmu Sosial dan politik serta Fakultas Psikologi. Sampel penelitian berjumlah 50 orang yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua buah Skala Psikologi, yaitu Skala Intensi Wirausaha (41 aitem valid, α = 0.782) dan Persepsi pola asuh autoritatif (26 aitem valid, α = 0.867). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi 0,609 dengan p=0,000 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif antara pola asuh autoritatif dengan intensi wirausaha dapat diterima. Semakin tinggi persepsi pola asuh autoritatif maka semakin tinggi pula intensi wirausaha , sebaliknya semakin rendah persepsi pola asuh autoritatif maka semakin rendah pula intensi wirausaha yang dimiliki.