This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
M Fahli Riza
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI SISWA DENGAN KEDISIPLINAN PADA SISWA KELAS VIII REGULER MtsN NGANJUK M Fahli Riza; Achmad Mujab Masykur
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015 (April 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.038 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.14907

Abstract

Motivasi berprestasi adalah dorongan untuk berbuat sebaik mungkin, agar memperoleh hasil yang terbaik sesuai dengan kondisi yang diharapkan, dengan cara berusaha keras, dan mengungguli orang lain berdasarkan standar mutu tertentu. Kedisiplinan merupakan suatu sikap atau perilaku yang mencerminkan ketaatan atau kepatuhan kepada peraturan dan tata tertib yang berlaku secara sadar, sukarela dan senang hati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi siswa dengan kedisiplinan dan mengetahui seberapa besar sumbangan efektif motivasi berprestasi siswa terhadap kedisiplinan pada siswa kelas VIII reguler di MtsN Nganjuk. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII reguler di MtsN Nganjuk yang berjumlah 236 orang. Sampel penelitian sebanyak 153 siswa, sampel diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Pengambilan data menggunakan skala kedisiplinan (30 aitem valid, α = 0,888) dan skala motivasi berprestasi (29 aitem valid, α = 0,890). Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis regresi sederhana menunjukkan hasil koefisien korelasi sebesar 0,727 dengan p = 0,000 (p,0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan positif antara motivasi berprestasi siswa dengan kedisiplinan pada siswa kelas VIII reguler di MtsN Nganjuk dapat diterima. Nilai koefisien korelasi positif menunjukkan bahwa arah hubungan kedua variabel adalah positif, artinya semakin tinggi motivasi berprestasi maka semakin tinggi kedisiplinan, begitu pula sebaliknya. Motivasi berprestasi memberikan sumbangan efektif sebesar 52,9% terhadap kedisiplinan dan 47,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.